11 Oct
Posted by: partisimon in: Seputar Bisnis
Judul diatas merupakan pertanyaan yang ada didalam benak saya sejak lama. Yakni, mengapa naik atau turunnya harga dollar bisa merugikan pelaku bisnis? bukankah yang untung atau rugi disini adalah mereka yang mencoba mendapatkan gain dari pergerakan nilai tukar mata uang saja (spekulan) ? mengapa pula naik dan turunnya nilai tukar mata uang asing dapat merugikan pelaku bisnis lainnya? demikian beberapa hal yang kadang muncul dalam pikiran saya.
Apalagi saat ini nilai tukar dollar semakin menguat terhadap rupiah akibat krisis finanasial di Amerika Serikat yang menjalar ke Eropa dan akhirnya menulari pasar modal di Indonesia. Dan seperti kita ketahui saat ini, aktivitas pasar modal di Bursa Efek sedang disuspend oleh pemerintah sebagai antisipasi terhadap kepanikan pasar yang terus berlanjut. Semoga saja kondisi pasar modal kita dan Amerika + Eropa + Asia kembali pulih dalam waktu cepat.
Sebagai akibat dari krisis ekonomi global ini, Menurut beberapa pengamat nilai tukar dollar terhadap rupiah bisa menembus 10.000 atau bahkan 11.000.Dengan pergerakan nilai tukar yang sedemikian tajam ini, akan mendorong pelaku bisnis mata uang untuk memburu dollar Amerika alias menimbun USD, sehingga mengakibatkan nilai rupiah semakin terkoreksi terhadap dollar Amerika.
Beberapa waktu lalu, saya pernah iseng-iseng bertanya kepada seorang teman saya, yakni pak Handoko Tio, kebetulan beliau salah satu pebisnis pakaian di daerah mangga dua dan pernah maen di lantai bursa. “Kira-kira mengapa naik turunnya dollar Amerika bisa merugikan pebisnis pak?” tanya saya.
Kemudian pak Handoko Tio menjawab, dan dapat saya simpulkan sebagai berikut. Adapun contoh adalah ilustrasi dari saya. Begini: Biasanya, jika nilai USD menguat terhadap rupiah, akan memukul importir, karena pendapatan importir dalam rupiah dan harus membayar utang di dalam dollar. Makanya pelaku bisnis, khususnya importir, yang sangat di idamkan adalah nilai tukar mata uang yang stabil, walau nilai tukarnya tinggi tidak masalah, misalnya USD 1 = Rp 12.000 atau 13.000, yang penting nilainya stabil.
Jika nilai tukar USD menguat tajam terhadap rupiah, hal ini akan membuat importir ketar-ketir, dan sebaliknya jika nilai USD melemah tajam terhadap rupiah, ini justru menjengkelkan eksportir. Sebagaimana lazimnya dalam dunia bisnis, dimana rata-rata bisnis tidak bisa di lepaskan dari apa yang namanya KREDIT alis bayar-nya telat alias pakai tempo.
Contoh kasus sebagai berikut: Si A seorang pedagang GROSIR PAKAIAN di Tanah Abang, dan memesan 50.000 pcs pakaian ke importir (dalam rupiah) dangan pembayaran tempo selama 1 bulan setelah penyerahan barang. Misalnya harga modal barang tersebut dari produsen di RRC adalah USD 3 per pcs, dan dengan asumsi nilai tukar dollar Amerika terhadap rupiah adalah USD 1 = Rp 10.000, maka si importir berani mamberikan harga kepada si A sebesar Rp. 40.000 per pcs.
Disini, si importir berharap akan mendapatkan keuntungan kotor sebesar Rp 10.000 per pcs (belum dipotong pajak, dministrasi, dan ongkos transport). Kemudian, si pedagang Grosir pakaian ini ( Si A ) dan si importir sepakat untuk melakukan transaksi bisnis dengan nilai jual Rp 40.000 per pcs dan pembayaran mundur selama 1 bulan setelah barang diserahkan. Lalu si importir memesan 50.000 pakaian ke produsen di RRC dengan harga USD 3 per pcs dan tentu juga dengan pembayaran tempo, misalnya 1,5 bulan.
Kemudian si produsen membuatkan pesanan pakaian tersebut dan mengapalkannya ke Indonesia. Lalu barang yang sudah diterima si importir diserahkan kepada si A. Si importir tinggal menunggu pembayaran dari Si A bulan depan. Di sini dapat dihitung berapa yang akan di bayar si A, yaitu: 50.000 pcs x Rp 40.000 = Rp 2 miliar.
Jika nanti si importir menerima Rp 2 miliar dari si A, maka ia akan membayar produsen sebesar : 50.000 pcs x USD 3 = USD 150,000. Jika di rupiahkan, berarti USD 150,000 x Rp 10.000 = Rp 1,5 miliar. Jadi si importir ancang-ancangnya akan mendapat untung (selisih) sebanyak Rp 500 juta (keuntungan kotor).
Bagaimana jika nilai tukar dollar naik terhadap rupiah?
Nah … inilah yang menjadi masalah bagi importir yang memasukkan barang ke pasar domestik dengan sistem utang / non cash. Sebagai contoh, dalam 1 bulan, nilai tukar berubah menjadi USD 1 = Rp 12.000, maka ia harus membayar produsen dengan harga awal sebesar USD 150,000. Tetapi karena nilai tukar berubah, maka yang ia bayarkan bukan lagi Rp 1,5 miliar, tetapi Rp 1,8 miliar, yakni dari perkalian USD 150,000 x Rp 12.000 (nilai tukar baru).
Jadi keuntungan kotor-nya berkurang dari Rp 500 juta menjadi Rp 200 juta saja. Dan Rp 200 juta tersebut hanya bisa menutupi biaya transportasi, pajak dan administrasi saja. Belum lagi jika ada biaya tak terduga dan pungli di sana-sini.
Mungkin kita akan berkata, “salah sendiri kenapa tidak memakai transaksi cash untuk meminimalkan resiko…!“. Memang dalam dunia bisnis, transaksi pembayaran tempo alias utang tidak bisa di hindarkan. Karena jika si importir ngotot memberlakukan pembayaran cash, kemungkinan pesaingnya berani memberikan utang 1 bulan.
Dari contoh diatas, maka jelaslah mengapa kenaikan nilai tukar dollar memukul pelaku bisnis, khususnya importir. Karena pendapatan mereka dalam rupiah, sedangkan pengeluaran dalam dollar Amerika. Selain itu, bagi pedagang dalam negeri yang barangnya berasal dari luar juga mengalami kesulitan, karena makin hari harga modal barangnya semakin tinggi dan semakin sulit menjual barang tersebut ke konsumen. Namun, jika pendapatan anda dalam DOLLAR AMERIKA dan pengeluaran dalam RUPIAH, kenaikan nilai tukar USD terhadap rupiah merupakan suatu “berkah”. Apalagi jika anda seorang pebisnis online internet, yang mendapatkan duit dollar dari program-program PPC atau affiliasi yang membayar anda dalam dollar.
05 Oct
Posted by: partisimon in: Marketing
Menurut Joko Susilo di blognya, ada 4 hal yang harus diperhatikan oleh seorang owner suatu situs atau affiliate dalam menghadapi persaingan yang ketat dalam bisnis internet. Selain hal-hal tersebut, salah satu hal yang lumayan kruisial adalah promosi. Karena, walau bagaimanapun, promosi merupakan darah dari suatu bisnis.
Promosi adalah salah satu cara mendongkrak penjualan dengan tujuan akhir meningkatkan jumlah omzet. Tapi hati-hati dalam berpromosi, jangan sampai terlalu jor-joran, karena biaya promosi yang besar belum tentu tepat sasaran. Dan hal ini hanya akan membuang uang secara percuma. Salah satu kiat menekan biaya iklan sekaligus mendapatkan promosi yang tepat sasaran (tertarget), patut dipertimbangkan untuk berpromosi melalui milis. Melalui jejaring email ini, anda dapat mempromosikan produk, jasa atau bisnis anda dengan mudah dan biaya yang rendah. Namun, perlu di perhatikan etika dan peraturan yang telah di tetapkan oleh moderator milis. Jangan sampai anda akhirnya harus di keluarkan dari keanggotaan sebuah milis gara-gara tidak mematuhi peraturan dan terlampau bernafsu dalam berpromosi.
Apakah yang dimaksud dengan milis? Milis atau Mailing List adalah suatu forum diskusi atau publikasi elektronik dengan menggunakan teknologi internet. Setiap pesan atau artikel yang di posting dari sebuah email ke milis, akan di terima atau masuk ke email seluruh anggota milis. Hal inilah yang membuat “pesan” kita secara cepat dan murah dapat di baca oleh orang lain.
Sejak lahirnya internet, email merupakan suatu pilihan yang menarik untuk digunakan. Bahkan, dewasa ini, memiliki email sudah merupakan suatu “keharusan” jika dibandingkan dengan sistem pengiriman surat konvensional. Karena selain murah, kualitas kirimannya juga bagus dan konon bahkan dapat pula mengirim pesan dalam format audio-vidio. Selain itu, yang paling menarik dalam penggunaan email adalah faktor kecepatan kirim. Dalam hitungan detik pesan kita akan terkirim ke email penerima.
Dan dengan semakin banyaknya orang yang memiliki email, maka mulai semakin banyak terbentuk grup-grup milis. Malalui milis, semua anggota dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi, bahkan kadangkala melakukan kopi darat (pertemuan). Milis sebagai tempat saling berinteraksi di dunia cyber semakin populer dengan semain banyaknya situs yang memberi layanan milis. Yang paling populer adalah yahoo! Groups, yang diikuti oleh google, lalu Topica serta layanan milis produksi dalam negeri seperti plasa.com dan Groups.or.id. Kebanyakan anggota yang bergabung dalam suatu milis karena adanya persamaan hobi, profesi, satu alumni atau sekedar komunitas gaul. Bahkan, semakin banyak orang-orang yang tertarik pada suatu topik yang lebih spesifik dalam suatu milis. Misalnya milis pebisnis online internet, milis pebisnis garmen dan pakaian, milis komputer dan lain sebagainya.
Biaya bermilis lebih murah
Saat ini, sudah mulai banyak pebisnis yang memanfaatkan milis sebagai media pengembangan bisnis. Melalui milis, anda bisa berpromosi ke seluruh anggota mengenai bisnis anda. Tentunya hari dan waktu untuk berpromosi tergantung masing-masing moderator milis. Promosi melalui milis biayanya lebih murah dibandingkan beriklan di tv, koran, majalah, radio atau media massa lainnya. Disamping murah, berpromosi di milis lebih tetap sasaran, karena biasanya anggota milis adalah orang yang menaruh minat pada hal-hal tertentu. Selain itu, melalui milis anda dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi, meminta saran dari anggota lain atau sekedar curhat. Melalui milis, anda semakin memiliki banyak teman dan partner bisnis atau jaringan bisnis. Hal ini sangat menguntungkan, karena semakin banyak informasi yang dapat membantu anda dalam berbisnis.
Aktivitas promosi atau iklan sangat vital dalam suatu bisnis untuk mengenalkan produk atau jasa yang ditawarkan. Selain itu,iklan juga bertujuan meningkatkan brand awareness konsumen terhadap produk anda. Jika anda takut mengeluarkan biaya untuk berpromosi, maka putaran roda bisnis anda akan tersendat-sendat bahkan berhenti. Yang jadi masalah, adalah bagaimana menekan biaya promosi sehingga promosi efektif dari segi hasil yang didapat dan efisien dari segi biaya yang dikeluarkan.
CEO Let’s Go Indonesia, Valentino Dinsi, menyatakan bahwa omzet penjualan tergantung dari besarnya jumlah prospek. Dan untuk memperbesar prospek, anda harus berpromosi. Sebagai contoh, anda membuka sebuah minimarket di suatu kompleks perumahan dengan jumlah penduduk 1.000 orang. Maka, 1.000 orang tersebut merupakan prospek bisnis anda, calon konsumen anda. Mereka memiliki potensi menjadi pembeli atau pelanggan minimarket anda. Jika anda ingin mendongkrak omzet, maka harus memperbesar prospek. Salah satu cara yakni dengan membuat brosur dan menyebarkan brosur-brosur tersebut ke kompleks tetangga. Atau ke area sekitar yang lebih jauh lagi. Sehingga rospek (calon pembeli) dari minimarket anda bukan hanya penduduk di lingkungan kompleks saja. Pokoknya, bagaimana caranya supaya semakin banyak orang tahu bahwa ada minimarket anda di tempat tersebut.
Milis merupakan salah satu media yang dapat dipakai untuk berpromosi, yang tujuannya adalah memperbesar prospek bisnis (calon konsumen). Melalui milis kita dapat memperkenalkan produk, jasa atau bisnis yang sedang di jalani kepada anggota milis yang lain. Dengan mempromosikan produk, jasa atau bisnis anda disuatu milis, siapa tahu ada anggota yang tertarik dan akhirnya menjadi konsumen atau pun mitra bisnis anda.
Promosi melalui milis memang belum begitu populer, para usahawan masih lebih sering berpromosi menggunakan media konvensional seperti koran, majalah, tabloid, radio,tv dan lain-lain. Promosi dengan media konvensional ini biayanya mahal dan kurang tertarget. Semakin luas jangkauan media-nya, semakin malah pula biaya untuk beriklan di media tersebut. Berbeda dengan milis, dengan jadi anggota milis, anda dapat berpromosi dengan biaya lebih murah sekaligus jangkauan global, baik target se-Indonesia atau pun mancanegara.
“Hal yang mendorong pebisnis untuk beriklan ke grup-grup milis adalah karena biayanya relatif murah jika dibandingkan dengan media konvensional,” kata penulis buku Panduan Penggunaan Milis Untuk Memenangkan Bisnis, Arwin Soelaksono.
Anda akan pusing jika mengikuti banyak milis
Sewaktu anda ingin memperkenalkan atau menjual produk / jasa atau bisnis kepada calon konsumen, dapat dipastikan anda akan memilih media yang tepat untuk beriklan. Seperti dalam hal memilih media seperti tv, radio, koran, majalah atau media massa lainnya pasti dipilih berdasarkan kualitasnya dan target pembacanya. Demikian juga halnya dengan milis, anda harus selektif memilih milis mana yang cocok anda masuki dimana nantinya anda dapat berpromosi secara efektip.
Walaupun berpromosi di milis dapat dikatakan murah, namun dapat juga berpotesi menyedot keuangan. Mengingat biaya akses internet dan hilangnya waktu akibat salah memilih milis yang tepat. Anda tidak perlu mengikuti semua milis yang ada.Akan sangat memboroskan waktu, biaya dan tenaga jika anda mempromosikan produk / jasa / bisnis anda kepada semua grup milis yang ada.
Lebih lanjut Arwin Soelaksono membagi grup-grup milis menjadi 4 katagori:
Dari semua milis yang ada, tentu tidak semuanya cocok dan bermanfaat untuk bisnis anda. Oleh karenanya, sebaiknya anda selektif dalam memilih mana milis yang sesuai. Jika asal-asalan, promosi anda hanya akan membuang-buang energi karena tidak tepat sasaran. Contohnya: jika produk yang anda jual adalah produk untuk kebutuhan bayi dan balita, akan sangat tepat jika anda bergabung dengan grup milis yang membahas seputar dunia anak dan balita, daripada berpromosi di grup yang mendiskusikan masalah politik.
Identitas anda harus jelas
Selain produk/ jasa / bisnis yang anda miliki sesuai dengan milis yang hendak anda pilih, anda juga harus bisa menilai kualitas dari grup milis yang hendak anda masuki. Kualitas grup terlihat dari banyaknya member dan aktif atau tidaknya anggota melakukan posting (mengirim email ke milis). Tentu mubazir jika anda berpromosi dimilis yang sedikit anggota dan jarang posting.
Sampai tidaknya pesan yang anda sampaikan tergantung dari kemampuan anda dalam berkomunikasi. Perhatikan peraturan milis yang di tetapkan oleh moderator. sebagai contoh, milis TDA hanya membolehkan anggotanya berpromosi hanya pada hari senin. Jika, melanggar, akan mendapat peringatan atau bahkan di keluarkan dari keanggotaan.
Dengan semakin banyaknya penipuan di dunia maya, banyak orang yang tidak mudah untuk percaya terhadap promosi yang ditawarkan melalui media internet. Salah satu cara untuk membangkitkan kepercayaan orang lain terhadap produk / jasa / bisnis yang anda tawarkan adalah dengan mencantumkan identitas yang jelas.
Misalnya mencantumkan no telp dan URL blog anda, dimana di blog tersebut di cantumkan identitas detail anda, termasuk alamat dan photo anda. Juga sertakan photo produk, testimoni dan garansi jika diperlukan. Identitas jelas tersebut merupakan awal untuk membangun kepercayaan calon pelangga anda.
“Bila anda tidak bersedia mengungkapkan alamat anda dengan jelas, siapa yang mau berbisnis dengan anda?” ujar Arwin.
Hal penting lainnya dalam membangun kepercayaan member lain adalah dengan memberikan kontribusi positif kepada milis yang anda masuki. Jangan hanya melulu berfikir untuk berpromosi. Coba berinteraksi dan berkomunikasi dengan member lainnya. Jika anda member lain yang memposting pesan berisi permintaan saran atau bahkan minta tolong, jangan segan untuk menanggapinya. Berikan masukan, saran atau tips sesuai dengan kemampuan anda. Yang jangan dilupakan adalah, mencantumkan URL link ke blog atau presentasi bisnis anda pada bagian footer pesan anda. Misalnya di bawah nama dan nomor telpon.
Semoga artikel ini bermanfaat, dan jika ada yang ingin menambahkan, silakan isi di form komentar.
Catatan:
Sebagian artikel diatas bersumber dari tabloid “Bisnis Uang”, yang ditulis oleh Didik Darmanto.
.
Info komersial:
03 Oct
Posted by: partisimon in: Bisnis Online
Saat ini situs-situs yang menawarkan produk-produk digital, seperti ebook, script, atau vidio tutorial semakin bertambah banyak. Belum lagi yang menawarkan produk-produk lainnya, dimana hampir semua situs tersebut menjual produknya dengan sistem affiliasi atau reseller. Semakin banyak produk yang bermunculan di pasar bisnis internet, hal itu berarti menambah ketatnya persaingan di dalam merebut pelanggan di bisnis internet.
Jika anda merupakan affiliate dari sebuah bisnis, atau anda owner dari sebuah produk, anda harus memperhitungkan kehadiran kompetitor tersebut. Karena bisa jadi hal ini akan mempengaruhi jumlah penjualan atau tergrogotinya pangsa pasar bisnis anda. Dan pada akhirnya, anda bisa tergusur. Lalu, bagaimana cara menyikapi hal tersebut?
Menurut Joko Susilo, owner dari FormulaBisnis - Sistem Mesin Uang Otomatis, ada 4 hal yang harus dilakukan untuk menghadapi persaingan di dunia ‘bisnis internet‘:
1. Untuk menghadapi tingkat kompetisi yang semakin ketat, anda perlu membuat beberapa situs atau blog yang saling berhubungan dan saling melengkapi. Sebuah situs sebisa mungkin memiliki hubungan dengan situs lainnya, walaupun mungkin isinya berbeda. Contohnya: jika sebuah situs anda menjual produk pertanian, untuk mendukung situs tersebut, anda bisa membuat blog mengenai kiat-kiat pertanian yang baik. Jika anda menjual produk digital berupa softwere, baik yang bisa di download atau di kirim dalam bentuk CD, untuk mendukungnya anda bisa membuat sebuah blog atau situs mengenai komputer. Bukankah keduanya masih bertalian satu sama lain, bukan?
2. Carilah affiliate yang memiliki situs atau blog yang terkait dengan produk anda. Misalnya, anda memiliki produk untuk wanita, carilah pemilik situs atau blog yang berisi informasi seputar dunia wanita. Atau jajaki kerjasama dengan forum yang berkaitan dengan produk anda. Pada inti-nya, carilah situs atau blog apa saja yang bertalian dengan produk yang anda jual. Dan usahakan menjadikan mereka sabagai affiliate atau reseller anda dimana secara tidak langsung membantu anda berpromosi.
3. Penilai paling efektif untuk situs anda adalah pengunjung anda. Karena itu, posisikan diri anda sebagai pengunjung dan bangun jaringan juri paling objektif untuk menilai dan memberi saran terhadap situs web anda. Saat anda membutuhkan informasi mengenai Bisnis Internet, kira-kira apa yang akan anda lakukan? kemungkinan anda akan mengunjungi situs pencari dan mengetikkan kata kunci “bisnis internet“. Nah, jangan lupa untuk memperhatikan dan mendata lingkup bisnis yang masih berkaitan dengan bisnis anda. Contohnya: anda seorang penjual grosir pakaian, bukan berarti yang dapat anda jual hanya pakaian, dapat juga anda menerima pesanan pakaian seragam, topi, atau kaos partai dan lain sebagainya. Disini, anda dapat membangun jaringan untuk sama-sama memasarkan produk. Dibisnis konvensional, biasanya dibentuk sistem keagenan, sedangkan di bisnis internet biasanya dalam bentuk reseller atau affiliasi.
4. Submit situs atau advertorial anda ke Direktori Bisnis yang ada di indonesia, atau ke situs-situs iklan gratis. Pastikan affiliate program anda masuk didalamnya, sehingga promosi anda semakin luas dan fokus. Dengan beberapa kiat diatas, anda tak perlu gentar menghadapi affiliate program yang siap menjadi kompetitor anda. Empat hal diatas akan membantu anda menghadapi dan memenangkan kompetisi.
Selain hal-hal diatas, yang tidak kalah pentingnya adalah anda harus menjual produk yang berkualitas dan di butuhkan pasar. Jangan jual produk yang tidak berkualitas, karena hanya akan merugikan reputasi anda dalam jangka panjang.Tak lupa, pastikan anda memanage client / pembeli anda dengan baik, layanan support yang cepat dan solusi yang tepat, dan akan lebih baik lagi jika anda mampu memberikan value lebih dari harapan konsumen. Jika ada ide lain, silakan tambahkan di form komentar.
Catatan:
Sebagaian besar artikel diatas bersumber dari blognya Joko Susilo, owner dari FormulaBisnis - Panduan penghasilkan uang dari internet.
Saya lihat artikel berikut cukup menarik, oleh karena itu saya coba posting disini, apalagi sudah lama gak posting karena kesibukan. Artikel ini sebenarnya dalam bahasa inggris, nggak tau (lupa) darimana, ada di dalam flash disk saya, jadi saya coba terjemahkan ke dalam bahasa indonesia. Kalau artikelnya belum sempurna, maklum aja ya. Selain itu, ada juga sedikit saya tambahkan dari pengalaman dan pandangan pribadi.
Judul: 5 cara untuk Mempererat Hubungan dengan Pelanggan
oleh: Dave Roth
Memperkuat hubungan dengan seseorang adalah hal yang sangat penting, khususnya seorang palanggan bisnis kita. Pelanggan akan merasakan nyaman dan mempunyai hubungan baik dengan seseorang secara khusus akan berdampak pada kelangsungan hubungan bisnis. Biasanya ada 5 jalan untuk mempererat hubungan dengan pelanggan.
Pertama, pelanggan harus diyakinkan dan merasa di pedulikan, dan ini sangat penting sekali. Pelanggan harus merasa bahwa salesmen atau karyawan kita memperdulikan mereka. Dan ada banyak hal bagaimana menunjukkan kepedulian kita tersebut. Dan tentu saja pemilik bisnis dan para karyawan dapat menggunakan beberapa cara untuk melakukannya.
Kedua, meng-harga-kan berbagai produk/ jasa secara wajar. Adalah wajar jika kita menghendaki untuk mendapatkan laba yang tinggi dalam sebuah transaksi bisnis, tetapi sangat penting untuk mengukur harga yang wajar dan pada tingkat mana konsumen bersedia membayar sehingga kita mendapatkan profit dan konsumen juga merasa puas dengan barang yang ia dapatkan. Artinya disini, kita tidak hanya sekedar berfikir bagaimana mendapatkan keuntungan setinggi-tingginya, tetapi kita juga harus berfikir apakah konsumen mendapatkan kepuasan terhadap nilai produk/ jasa jika dibandingkan dengan harga yang telah ia bayar.
Ketiga, usahakan supaya pelanggan mengingat kita dan alamat usaha kita. Karena tentu saja konsumen tidak akan bertransaksi dengan kita pada kali berikutnya jika ia lupa dimana alamat usaha kita. Promosi dan iklan, termasuk membagikan kartu nama dapat membantu dalam hal ini. Selain itu, usahakan mempunyai katalog dan price list-nya, karena costume pasti ingin mengetahui produk-produk lainnya yang yang kita miliki.
Keempat, jaga kebersihan dan kerapian toko dan gudang. Karena seseorang akan enggan untuk berbelanja di toko yang kotor, atau mungkin kelihatan tidak aman dan tidak sedap dipandang mata. Karena, pelanggan akan menceritakan kondisi toko kita kepada orang lain, entah itu kotor atau bersih.
Kelima, penting bagi karyawan untuk mempersiapkan diri mereka, termasuk kerapian dan mungkin dandanan yang cantik. Ini tidak berarti mereka harus berdandan bak fotomodel atau menggunakan make -up yang berlebihan. Paling tidak mereka harus terlihat bersih dan rapi, termasuk menjaga jangan sampai ada bau badan atau bau mulut, apalagi dalam profesi mereka sebagai seorang penjual profesional.
Dengan beberapa tips sederhana ini, sebuah bisnis dan karyawan pendukungnya akan membuat hubungan dengan pelanggan semakin erat. Hal ini akan membuat pelanggan selalu ingin berbelanja di toko tertentu, dan mereka akan kembali lagi dilain waktu.Dan mereka akan semakin berbelanja banyak barang di toko tersebut, dan secara otomatis membantu owner bisnis untuk menghasilkan profit yang lebih besar.
Catatan:
Selain beberapa poin dari Dave Roth diatas, menurut saya, yang tak kalah pentingnya dalam hal mengelola palanggan adalah keramahan dan kecepatan layanan. Sebagai contoh, saya akan selalu menservice sepedamotor saya di bengkal tertentu yang karyawannya / ownernya ramah, cepat dan memberikan solusi. Dan tentu saja, saya dengan senang hati merekomendasikan bengkel motor tersebut ke orang lain jika ada teman-teman saya yang bertanya: “Dimana bengkel motor terbaik di kota ini?“. Dan saya rasa, hal ini juga di rasakan dan dilakukan oleh kebanyakan pelanggan.
22 Jun
Posted by: partisimon in: Umum / Non Bisnis
Harga BBM yang meningkat menyebabkan pengguna kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor harus kreatif dan inovatif dalam mencari cara bagaimana menghemat BBM, sehingga pengeluaran bisa ditekan, apalagi pada masa sulit yang ditandai dengan inflasi tinggi dan naiknya harga bahan-bahan pokok.
Beberapa Tips Menghemat BBM antara lain:
Pada waktu mengendarai mobil, usahakan untuk tetap bersikap tenang, lembut dan menjaga kecepatan. Karena, dengan melakukan hal tersebut dapat menghemat konsumsi BBM serta membuat usia mesin kendaraan bisa lebih panjang. Selain itu, saat meluncur di jalan tol, lebih baik memakai perseneling tinggi karena putaran mesin akan tetap rendah dan secara otomatis dapat menghemat konsumsi bahan bakar.
Eitts … jangan lupa rencanakan terlebih dahulu jalur perjalanan yang akan dilewati sebelum berangkat. Bila memang memungkinkan, jangan berangkat di jam-jam sibuk (macet) atau upayakan mencari jalur alternatif lain untuk menghindari kemacetan. Barang bawaan juga perlu dipertimbangkan, bawa seperlunya saja sehingga beban kendaraan tidak terlalu besar.
Selain itu, batasilah penggunaan AC, karena penggunaan AC menyebabkan meningkatnya penggunaan BBM. Dan kontrol kebiasaan melepas roof rack bila tidak diperlukan karena hal ini berpengaruh terhadap aerodinamika mobil. Roof rack mengakibatkan hambatan udara yang cukup besar yang memicu mesin bekerja lebih keras dan otomatis membuang bahan bakar lebih banyak.
Selain menjaga sikap dan kebiasaan saat mengendarai mobil, cara menghemat bahan bakar juga berkenaan dengan performa kendaraan itu sendiri. Oleh sebab itu, setiap pengendara atau pemilik mobil perlu memperhatikan komponan-komponan mesin, antara lain yang penting untuk diperhatikan adalah setelan gas dan spuyer.
Hal sederhana ini merupakan langkah awal dari pemeriksaan selanjutnya. Gunakan buku petunjuk manual untuk mengetahui setelah gas yang paling tepat untuk kendaraan bermotor. Bagi yang bertempat tinggal di kota besar, perlu pertimbangan lebih jika hendak memperbesar setelan gas untuk memperoleh ‘tarikan‘ yang lebih mantap, karena lalu lintas kota Jakarta yang padat dan sering macet dimana-mana.
Hal lain yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah kebersihan karburator, saringan bensin, & saringan udara. Usahakan perawatan dan membersihkan komponen-komponen tersebut dilakukan secara berkala. Contohnya untuk saringan udara, yang perlu dibersihkan adalah busa urethane yang terdapat didalamnya dengan memakai bensin atau bahan kimia lain yang keras, sementara untuk bagian lain bisa memakai kuas, blower atau air compressor. Kalau sudah aus, segera lah ganti supaya didapat hasil yang maksimal, karena jika saringan udara rusak, akan menghambat masuknya uadara dan perangkat ini akan berubah fungsi menjadi chuck yang pada akhirnya membuat konsumsi BBM menjadi meningkat. Inilah alasan mengapa komponen ini harus dirawat secara berkala, karena mempengaruhi kinerja mobil dan konsumsi bahan bakarnya.
Selain itu, periksa juga perangkat pengapian, seperti busi dan bagian lainnya untuk prose pengapian, seperti kabel. Dan kembali setiap pemilik kendaraan bermotor / mobil perlu melihat buku petunjuk manual ataupun bertanya langsung kepada mekanik/ teknisi yang paham mengenai busi yang paling pas untuk dipergunakan (busi yang beredar di pasaran saat ini ada dua jenis, yaitu busi tipe panas atau yang sering disebut busi konvensional dan busi dingin atau biasa disebut busi racing yang disukai oleh mereka yang menyukai kecepatan tinggi).
Jangan lupa memperhatikan kondisi kabel busi dan platina (bagi kendaraan yang masih mempergunakan sistem pengapian ini). Sebab, pengapian yang sempurna, belum tentu membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien?
Untuk mobil yang memakai AC, sebaiknya memeriksa kondensor apakah masih baik atau tidak. Dengan demikian perangkat ini tidak akan membebani kinerja mesin. Selain itu, rem juga perlu diperhatikan secara seksama, misalnya apakah sudah aus atau malah posisinya menghambat laju roda, sebab otomatis memaksa mobil bekerja lebih keras. Dan tak lupa di ingat juga kopling, usahakan untuk menyetel kopling ini dengan tepat, karena jika salah dalam penyetelannya bisa berpengaruh besar terhadap konsumsi bahan bakar sebab kopling tidak mengangkat tenaga dengan sempurna.
Hal lain yang perlu diperiksa adalah isi tangki anda, karena tangki yang hampir kosong sangat potensial menimbulkan penguapan. Jika hal sampai terjadi bensin yang tercampur akan berkurang kualitasnya, dan pada akhirnya mempengaruhi performa mesin.
Sumber: Kompas
20 Jun
Posted by: partisimon in: Seputar Bisnis
Sebagai market leader produk “pisau cukur”, Gillette meluncurkan ke pasar produk teranyarnya, yakni ‘Gillette Vector Plus Speed‘ yang ditargetkan pada segmen pasar pria dewasa dan remaja. Menurut Junita Kartikasari, PR Manager P & G Gillette Indonesia, peluncuran produk tersebut karena terinspirasi dari kejuaraan dunia seri MotoGP. Karena ajang MotoGP sangat mewakili karakter pria yag menyukai olahraga dan berkompetisi dengan kecepatan.
“Karena itu, acara peluncuran produk baru ini bekerjasama dengan beberapa klub sepeda motor dan Polwiltabes Bandung. Jika dikaitkan dengan Safety Riding Course tampaknya kegiatan ini sangat cocok dan bermanfaat bagi para rider yang identik dengan kecepatan. Hal ini sama dengan misi gillette; cepat, aman dan nyaman tanpa bikin luka,” tandas Junita kepada koran Nonstop yang didampingi Brand Ambassador Gillette Bandung, Darius Sinathrya.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan rangkaian keliling kota Bandung bersama para rider asal kota kembang yang di kawal oleh Polwiltabes Bandung. “Saya harap melalui kegiatan ini, masyarakat akan lebih dekat dengan produk-produk kami,” ujar Junita. (Herwan).
Sumber: Nonstop
14 Jun
Posted by: partisimon in: Seputar Bisnis
Meningkatnya harga minyak dunia berpengaruh pada biaya produksi barang pada berbagai perusahaan diberbagai macam bidang usaha, termasuk pada produsen barang-barang elektronik. Widi Nugroho Sahib, Head of Public Relations LGEIN mengatakan bahwa pasar elektronik dunia juga terkena dampak dari naiknya harga minyak dunia, namun harus disikapi sebagai tantangan dengan tetap optimis bisa merebut pangsa pasar.
Salah satu strategi LG dalam menghadapi kenaikan harga minyak yakni dengan tetap menerapkan strategi penjualan 80% untuk ekspor dan 20% untuk memenuhi pasar domestik. Dengan sistem marketing seperti itu, Widi yakin LG bisa memperluas pasar ekspornya secara global, baik untuk barang-barang seperti Kulkas, LCD atau monitor, televisi dan produk lainnya. “Peluang ini adalah suatu kemungkinan, karena produsen lain juga menghadapi tantangan yang berat” ujarnya. Berkenaan dengan pengaruh dari naiknya harga BBM didalam negeri, menurutnya hal ini tidak berpengaruh besar terhadap pasar elektronik di Indonesia, dan barang-barang elektronik tetap bisa terjangkau masyarakat
Dari berbagai sumber
12 Jun
Posted by: partisimon in: Seputar Bisnis
Properti ke-13 Shangri-la Hotels and Resorts, yakni “Shangri-la Residences“, yang hadir ditengah kesibukan bisnis Jakarta, resmi di buka pada hari Rabu, 28 Mei 2008. Apartemen Shangri-la Residences ini terdiri dari 2 menara 31 lantai, yaitu Menara Jasmine, dimana furniture-nya sudah komplit dan Menara Lotus yang di jual kosong alias tanpa furniture.Sangri-la Residences ini berada disebelah Hotel Shangri-la, Jakarta, kurang lebih satu jam dari bandara internasional Soekarno-Hatta.
Pada setiap menara terdiri atas 54 unit apartemen dengan dua kamar seluas 180 meter2, 54 unit dengan tiga kamar masing-masing seluas 236 meter2, 54 unit lainnya dengan tiga kamar plus satu kamar kerja seluas 327 meter2 plus, satu unit garden residence dengan kebun pribadi dan akses langsung ke lobi, dan dua unit seluas 938 meter2 penthouse lengkap dengan kolam renang pribadi dan kebun yang terletak dilantai paling atas.
Semua unit apartemen di Shangri-la Residences dilengkapi dengan 57 kanal televisi, akses broadband internet dan IDD dengan sistem kotak suara. “hadirnya Shangri-la Residences, kami percaya akan menjadi standar baru apartemen di Jakarta,” ujar Divya Prakash Ahuja, Direktur pemasaran Shangri-la Hotel and Residences, Jakarta.
Untuk fasilitas keamanan, dapat dikatakan cukup canggih karena sudah menggunakan alat identifikasi sidik jari yang dapat mengenali karakter biologis, sistem kamera intercom, pintu masuk pribadi untuk masing-masing apartemen dan pengawasan video televisi 24 jam. Untuk sistem pengamanan, Shangri-la Residences memilih Assessments Group Indonesia atau AGI, yakni konsultan specialis keamanan, politik dan intel bisnis.
Shangri-la Residences ini di desain oleh pakar desain interior terkemuka dunia, Hirsh Bedner Associates (HBA) dari Hongkong. Hirsh Bedner Associates (HBA) inilah yang merancang dan mengubah setiap unit menjadi paket tempat tinggal dengan desain yang indah, modern, aman dan nyaman. Sedangkan arsitek bangunan adalah Wong Tung and Partners, yang telah berpengalaman selama lima dekade.
Sumber Referensi: Koran Tempo, Koran Kontan dan sumber lainnya.
12 Jun
Posted by: partisimon in: Seputar Bisnis
Tak lama lagi, kegiatan belajar mengajar akan segera berakhir. Khususnya di tingkat pendidikan SD, SMP dan SMU. Menjelang kembali sekolah, PT Sepatu Bata Tbk mulai melakukan inovasi terhadap produk-produk yang akan dikeluarkan pada saat anak-anak mulai masuk sekolah. Sementara target yang ingin dicapai tahun 2008 dalam program “back to school” optimis bisa lebih besar dari tahun lalu.
Dikatakan Direktur PT Sepatu Bata, H. Ibnu Baskoro, MBA, bahwa persiapan sepatu bata dalam memasuki masa sekolah bisa diatas 100%, baik dari segi desain serta konsep terbaru dari desain itu sendiri. “Kami optimis target tahun ini lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Ibnu.
Lebih lanjut Ibnu mengatakan, untuk daerah Indonesia Timur seperti Papua, pihaknya mulai melakukan pengiriman barang sejak 2 bulan sebelum Back to School. Hal ini dikarenakan kondisi daerah yang jauh. Dia juga menambahkan, sepatu bata ini masih merajai pasar sepatu sandal maupun sandal. “Target sepatu sandal mupun sandal merek sepatu Bata sudah menguasai diatas 50% disegmen pasar sandal,” ungkapnya.
Setelah program back to school beberapa bulan kemudian masuk ke bulan puasa dan Lebaran, Natal dan Tahun Baru, sepatu Bata akan lebih banyak memproduksi sandal maupun sepatu sandal dalam jumlah besar. “Produksi yang kami lakukan dibulan Puasa dan Lebaran, Natal dan Tahun Baru diperkirakan bisa mencapai 11 juta pasang sandal,” katanya.
Untuk persaingan, sepatu bata melihat pasar, tidak sama dengan produk lainnya. “Kami melihat persaingan ini hanya ada di segmen market. Dan kami optimis dalam menghadapi persaingan dan berharap bisa diatas para pesaing kami,” tegas Ibnu. Ia menambahkan, segmen pasar sepatu Bata lebih pada kelas medium dan pasar domestik. (Asp)
Sumber: Koran L a m p u M e r a h
Operator seluler PT Telkomsel menargetkan jumlah pengguna prabayar Blackbbery Telkomsel sebanyak 70.000 pelanggan pada akhir tahun ini. “Dengan didukung jaringan berkualitas yang telah menjangkau hingga 95% populasi penduduk, target 70.000 pelanggan prabayar optimis dapat dicapai,” kata VP Marketing and CRM Telkomsel, Hendri Mulya Sjam, pada peluncuran Blackberry Telkomsel Prabayar di Jakarta. (15/5/2008)
Telkomsel mengklaim layanan prabayar Blackberry ini merupakan yang pertama di Asia. Menurut Hendri, bekerja sama dengan Research in Motion (RIM) layanan ini memungkinkan pengguna seluler melakukan push e-mail dengan akses email hingga 10 account (alamat email).
“Pelanggan dapat mengakses email hingga 10 accountsekaligus dari berbagai penyedia (provider) terkemuka seperti Hotmail Plus, Yahoo, Google Mail, dan semua penyelenggara jasa internet (ISP) yang didukung protokol POP3/ IMAP4, dengan biaya Rp 180.000 selama 30 hari,” ujar Hendri.
“Layanan ini melangkapi layanan push e-mail Telkomsel yang telah ada sebelumnya, yaitu Halo Ventus, Blackberry, Microsoft Direct Push, dan Telkomsel You’ve Got Mail,” tegas Hendri sambil menambahkan bahwa pelanggan pascabayar Blackberry telkomsel hingga kuartal 1/2008 tercatat sebanyak 5.000 pelanggan korporasi, dan 1.200 pelanggan perorangan.
Pada bagian lain, operator seluler PT EXcelcomindo Pratama Tbk (XL) tidak lagi menjadi grup anak usaha dari Telekom Malaysia Berhad (TM) menyusul selesainya proses demerger (pemisahan) TM Group. “Pada 25 April 2008, TM Group telah menyelesaikan proses pemisahan. Dengan selesainya pemisahan itu, maka TM dan TM International Berhad (TMI) menjadi dua entitas yang terpisah dan masing-masing menjadi Holding Company. TM difokuskan untuk layanan fixed line, sednagkan TMI untuk layanan mobile services,” kata Sekretaris Perusahaan XL, Ike Andrani.
“Dengan demikian, secara tidak langsung XL akan menjadi anak usaha dari TM International Berhad (TMI) melalui Indocel Holding Sdn Bhd, sekaligus tidak lagi menjadi anak usaha TM,” kata Ike. Lebih lanjut Ike mengatakan, berdasarkan prospektus TMI yang dipublikasikan semata-mata hanya untuk pencatatan saham TMI di bursa Malaysia Securities Berhad. Hal ini tidak dimaksudkan sebagai dokumen penawaran umum saham TMI dalam yuridiksi negara manapun, termasuk Indonesia sebagaimana dimaksud dalam undang-undang dan peraturan di Bursa efek Indonesia. (*/yok)
Sumber: Koran W a r t a K o t a