Bisnis Crepes, Peluang Usaha Paling Gila

February 4th, 2010

Awalnya sederhana sekali, bermula dari seringnya anak dan istri saya membeli crepes di Mall. Sedangkan produk crepes tidak ada di kota kami, yang notabene kota kecil. Sehingga anak dan istri saya baru dapat menikmati crepes kesukaaannya saat kami keluar kota ke Jakarta atau Bandung, mampir ke beberapa Mall yang menjual crepes.

Maka tercetuslah ide untuk membuat sendiri crepes di rumah, dan secara kebetulan ada beberapa rekan yang memberikan inspirasi tentang bahan dan resep yang diperlukan.

Saat itu mulai-lah istri menguji coba crepes buatannya, ternyata tanpa disangka-sangka crepes hasil karya istri sangat disukai anak kami, teman-temannya, anak-anak tetangga dan juga teman-teman kami. Mereka bilang rasanya luar biasa, malah mereka bilang crepes buatan kami lebih enak dari crepes yang ada di mall.
Read the rest of this entry »

Krisis Mortgage, Penyebab krisis keuangan di Amarika dan Dunia

January 4th, 2010
Catatan penting: Artikel dibawah ini merupakan sebuah artikel “rewrite” (Tulis ulang alias sudah tidak asli), adapun artikel originalnya ditulis oleh Dahlan Iskan – CEO Jawa Pos.

Pada tahun 2008, terjadi krisis keuangan yang sangat besar di Amerika Serikat yang merambat ke Eropa dan Asia atau pusat-pusat keuangan dunia lainnya. Krisis keuangan global tersebut berawal dari krisis perumahan di Amerika serikat. Krisis tersebut membuat sejumlah perusahaan besar akhirnya bangkrut. mengapa hal ini dapat terjadi?

Penyebab krisis keuangan tersebut berasal dari krisis perumahan, dimana ketamakan dan tidak hati-hatinya dalam berbisnis menyebabkan rantai krisis yang akhirnya melanda dunia.
Read the rest of this entry »

10 hal penting yang harus anda pertimbangkan sebelum membeli sebuah waralaba

October 23rd, 2009

Bagi sebagian orang, membeli sebuah waralaba (franchise) menjadi sebuah pilihan menarik jika dibandingkan dengan membuat dan membangun usaha sendiri dari nol.

Karena dengan membeli sebuah waralaba, sesorang tidak harus memikirkan pengembangan merek, promosi, produk, sistem management kerja dan lain sebagainya. Sebagai pembeli waralaba, ia hanya harus fokus terhadap pengawasan unit waralaba yang baru ia beli, supaya dapat berjalan sesuai dengan SOP baku yang telah di tetapkan perusahaan yang menjual waralaba tersebut.

Namun, sebelum anda membeli sebuah unit waralaba, ada beberapa hal yang harus anda pertimbangkan dan cermati, sehingga waralaba yang anda beli nantinya dapat memberikan income yang optimal kepada anda. Berikut adalah 10 hal yang harus anda pertimbangkan sebelum membeli waralaba:

1. Bagaimana pertumbuhan jenis produk tersebut di pasar

Hal ini patut anda pertimbangkan. Misalnya produk yang sedang trend seperti burger atau pisang goreng pontianak atau produk lainnya. Lihat bagaimana tingkat persaingannya ke depan, dan apakah produk tersebut kira-kira akan bertahan lama atau cuma trend sesaaat. Beberapa penjual waralaba juga melakukan riset pasar untuk jenis industri mereka, dan biasnaya informasi in diberikan juga kepada calon pembeli waralaba.

Namun, sebagaai calon pembeli waralaba, jangan hanya memakai data dari penjual waralaba, coba lakukan riset pasar sendiri dengan survey, atau melihat potensi pasarnya langsung atau bertanya kepada rekan-rekan pebisnis waralaba lainnya.

Dan pertimbangkan juga lokasi dimana anda nantinya akan membuka usaha waralaba anda. Jika di sekitar tempat usaha itu nantinya telah banyak orang yang menjual burger, sehingga telah jenuh, tentu kurang bijak jika harus memaksakan diri membeli waralaba burger dan membuka waralaba burger di tempat tersebut.

2. Apakah semakin banyak orang yang membeli waralaba tersebut

Jika anda tertarik pada sebuah waralaba, jangan langsung membeli. Coba cek terlebih dahulu berapa banyak cabang milik sendiri waralaba tersebut, dan berapa banyak waralaba tersebut telah di buka di berbagai tempat. Jika dalam beberapa bulan pertumbuhan pembeli waralaba tersebut stabil dan cenderung meningkat, berarti kemungkinannya waralaba tersebut memiliki prospek bagus. Coba juga cek, berapa banyak dari seluruh jaringan waralabanya yang gagal alias merugi.

Salah satu manfaat dari membeli sebuah waralaba jika dibandingkan dengan membangun usaha sendiri dari Nol adalah adanya pengenalan merek yang luas oleh konsumen. Dengan semakin banyak yang membeli suatu waralaba dan membukanya diberbagai daerah, akan membuat konsumen lebih ‘aware‘ dan akrab dengan merek waralaba tersebut.

3. Apakah penjual (pemilik) waralaba sangat mendukung pengembangan waralabanya

Dukungan kuat dari pemilik waralaba (Franchisor) dapat berupa traning yang kontinue, inovasi produk, review penjualan, promosi dan advertorial, monitoring semua garainya, dsb. Khusus untuk sebuah unit waralaba yang telah di beli, jika mengalami kesulitan dan kendala, bagaimana kepedulian dan bantuan dari franchisor terhadap franchisee-nya, dan lain sebagainya.

4. Pengelolaan manajemen yang baik dan profesional

Sebaiknya cari tahu siapa orang-orang yang berada dibelakang manajemen waralaba tersebut. Merupakan poin plus jika mereka mengerti betul seluk beluk produk dan pemasarannya. Misalnya orang-orang yang sebelumnya berada di industri pizza, tentu akan lebih mengerti jika menangani manajemen waralaba dengan produk utamanya berupa pizza.

5. Aktivitas periklan, promosi dan pembangunan brand

Seperti kita ketahui, promosi dan iklan adalah darah bagi dunia wirausaha, termasuk dalam dunia bisnis waralaba. Lihat, apakah perusahaan waralaba tersebut gencar melakukan promosi, dan perhatikan pula, apakah promosi yang dilakukan cukup inovatif dan tertarget?.

Saat ini, penting bagi berbagai perusahaan, termasuk perusahaan waralaba untuk juga melakukan promosi di dunia internet, mengingat pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Untuk berpromosi di dunia internet, dapat di lakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan meletakkan banner atau teks pada situs promosi Pay Per Clik (PPC), situs bisnis atau iklan baris instant gratis.

Yang terpenting adalah inovasi dalam beriklan, sehingga budget dari iklan dapat mencapai sebanyak mungkin prospek, dan tentunya tertarget. Kelebihan beriklan di program PPC dibanding offline adalah, pengunjung dan pembaca iklan adalah memang tertarik untuk membaca informasi yang di tawarkan. Jadi sangat tertarget, dan menghemat pengeluaran.

6. Bagaimana tingkat kepuasan pembeli waralaba lain

Coba kunjungi pembeli waralaba yang telah terlebih dahulu membeli waralaba tersebut, cari informasi, apakah puas dengan waralaba tersebut atau tidak, dan apa saja kendala yang dihadapi. Jika banyak pembali waralaba lain yang menyatakan puas dan tidak merugi, tentu ini sinyal bagi anda untuk tidak ragu menjadi franchisee waralaba tersebut.

7. Potensi income

kalau bisa, cari tahu potensi pembelian rata-rata produk waralaba tersebut, baik dari pembeli waralaba lain atau dari pemilik waralaba itu sendiri. Biasaya pemilik waralaba memiliki data estimasi penjualan rata-rata produk per garai per hari, dan potensi keuntungannya, termasuk estimasi BEP dan ROI-nya.

8. Bagaimana laporan keuangannya

Lihat track record keuangan perusahaan waralaba tersebut dalam 3 tahun terakhir, apakah sehat atau tidak. Untuk menilai hal ini, mungkin anda perlu seorang akuntan. Pastikan perusahaan tersebut memang memiliki sumber dana cukup untuk membawa seluruh jaringannya berkembang.

9. Apakah perusahaan waralaba tersebut jujur

Jika anda mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada pihak calon franchisor, bagimana jawaban mereka? cara dan bagaimana mereka merespon pertanyaan anda sebelum membeli waralaba merupakan indikator bagaimana mereka akan melayani anda jika nanti sudah menjadi franchisee mereka.

10. Apakah anda merasa cocok dengan waralaba tersebut

Jika anda tertarik pada sebuah waralaba dan memnuhi 9 kriteria diatas, masih ada 1 hal lagi yang harus anda pertimbangkan, yakni apakah anda merasa cocok dan menyukai waralaba / produk nya?

Jika anda hobi kuliner, tentu waralaba makanan mungkin sangat cocok dengan jiwa anda. Jika anda seorang pengajar, mungkin waralaba pendidikan sangat cocok untuk anda. Jika anda seorang pedagang, mungkin waralaba ritel sangat cocok untuk anda.

Bidang yang cocok, akan membuat anda lebih bergairah menekuni bisnis waralaba yang telah anda beli, karena walau bagaimanapun, perlu waktu yang cukup panjang untuk dapat sukses dari bisnis waralaba, paling tidak, melewati titik BEP dan ROI.

Dari berbagai sumber

Anda perlu 5 hal ini untuk sukses sebagai pemasar affiliasi

October 22nd, 2009

Masing-masing manusia memiliki “kapal kehidupannya sendiri”. Ada yang senang menjadi penumpang pada sebuah kapal laut dan kemudian berlayar untuk menangkap ikan kemanapun arah kapal tersebut pergi. Tentu bagi beberapa orang hal ini cukup menyenangkan, karena ia tidak memerlukan tenaga dan konsentrasi untuk mengarahkan kapal, ia cukup berkonsentrasi memancing ikan bagi dirinya sendiri.

Namun, ternyata hal tersebut tidak memuaskan bagi sebagian orang yang tidak suka bergantung kepada orang lain untuk menghasilkan jumlah ikan tangkapannya. Orang-orang ini ingin memiliki kendali atas kapal, kearah mana kapal bergerak, entah timur atau barat, entah ke laut dangkal atau dalam.

Masing-masing manusia memiliki keinginannya sendiri terhadap kapal kehidupannya, apakah dikendalikan orang lain atau dikendalikan oleh diri sendiri.

Jika di kaitkan dengan dunia afiliasi, mungkin seperti inilah alasan mengapa semakin banyak orang yang menekuni salah satu bisnis yang paling populer didalam dunia internet, yakni pemasaran afiliasi (affiliate marketing). Karena dalam dunia afiliasi, kita tidak akan menemukan bos yang menekan kita, tidak ada deadline waktu untuk meeting dan tidak ada ruang kerja yang berantakan. Dalam dunia afiliasi, yang diperlukan adalah mental, pola pikir dan beberapa alat online yang mendukung kesuksesan.

Apa sajakah yang dibutuhkan supaya bisa sukses dalam pemasaran afiliasi (affiliasi marketing)? Apa yang harus dimiliki untuk dapat melakukan pemasaran afiliasi dengan baik? karena begitu beratnya persaingan dalam bisnis afiliasi ini. Untuk dapat sukses dalam bisnis afiliasi, anda harus tampil diatas rata-rata orang lain, baik dalam strategi, persistensi dan fokus dan sikap mental yang menopang ia untuk sukses dalam bisnis ini.

Ada 5 hal penting yang harus dimiliki setiap pemain affiliasi untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal:

1. Kemauan untuk terus belajar dan berlatih

Bagi sebagian orang, pemasaran afiliasi adalah hal baru, ia akan merasa seperti orang asing yang memasuki suatu hutan yang ia tidak kenal, dimana jika ia tidak membawa perlengkapan yang memadai, bisa saja ia tersesat dalam belantara internet yang sangat luas ini. Mempelajari strategi perdagangan juga dan hal-hal lainnya sangat penting dalam dunia afiliasi. suatu kemauan keras untuk melajar dan mengatahui semakin banyak hal, menjadi pijakan penting seseorang untuk sukses dalam bisnis online, khususnya bisnis afiliasi.

2. Berani investasi waktu

Keberanian untuk menginvestasikan waktu dan usaha dalam pemasaran afiliasi sangat penting, bahkan pada saat hasil yang diharapkan tidak kunjung datang. Meski dalam beberapa waktu hasilnya belum kelihatan, tapi cobalah tetap fokus pada apa yang sudah anda mulai, review, dan investasikan waktu anda untuk belajar lebih banyak. Bersabar dan menunggu, jangan terlalu cepat menyerah jika hasil belum tampak. Ingat, sebuah bisnis tidak dapat di bangun dalam hitungan hari, namun memerlukan proses.

3. Berani menentukan nasib diri sendiri

Faktor ini penting sebagai mindset untuk sukses manaklukkan dunia pemasaran afiliasi. Ia harus memiliki keinginan dan kemampuan untuk mendorong dirinya sendiri lebih maju didepan. Pantang menyerah merupakan sikap mental yang harus dimiliki setiap pemasar afiliasi, dan kemampuan memotivasi diri dalam skala yang lebih tinggi harus dimiliki setiap pemain afiliasi.

4. Disiplin dan persisten

Anda perlu mendisiplinkan diri sendiri, membuat jadwal kerja secara teratur, sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan dengan lebih teroganisir dan terarah, dan lakukan itu dengan penuh persistensi. Jika ada yang tahu bagaimana mengajar diri sendiri untuk bekerja dengan semua sumber daya yang ada, maka ia berada dekat dengan tujuan yang hendak ia capai.

5. Berfikir positif dan optimis

Berfikir positif dan bersikap optimis merupakan salah satu sikap mental yang harus dimiliki affiliate marketer. Pola pikir negatif seharusnya dijauhkan dari dalam pikiran pemain afiliasi, karena akan berpengaruh buruk terhadap konsentrasi dan bisnis afiliasinya. Jangan sampai orang lain mempengaruhi dia dalam sikap bisnisnya. Karena ibarat sebuah kapal kehidupan, sudah menjadi keharusan bagi seorang kapten kapal untuk menguasai jiwa dan pikirannya, sehingga kapal dapat dibawa berlayar dengan selamat.

Demikian 5 hal yang harus dimiliki pemasar afiliasi untuk dapat sukses dalam dunia afiliasi ini. Namun, sebenarnya hal paling utama adalah ada pada diri si pemasar afiliasi itu sendiri. Keinginan untuk sukses, merupakan hal paling penting untuk menggerakkan bisnisnya, ibarat bensin yang membuat mesin terus berputar dan berjalan.

Dunia pemasaran afiliasi atau affiliasi marketing dapat dikatakan sebagai media kita menentukan nasib diri sendiri. Sikap yang tepat dan mental yang siap merupakan alat pendukung untuk dapat membawa kapal menuju lautan luas, dimana ia akan berlayar dengan gagah perkasa.

Dari berbagai sumber

Bagaimana cara benar memberhentikan karyawan?

October 12th, 2009

Apakah anda seorang atasan atau seorang pemilik bisnis yang memiliki karyawan yang kinerjanya memburuk? Anda sudah berada pada taraf tidak bisa lagi mempertahankan karyawan tersebut pada posisinya dan ingin segera mengeluarkannya dari perusahaan anda? Berikut ada 9 tips dari Cliff Enico, penulis buku Small Business Survival Guide, tentang bagaimana cara memberhentikan karyawan dengan baik dan benar.

Jika anda seorang pemilik bisnis atau pengusaha, suatu hari anda akan melakukan salah satu hal tersulit dalam management perusahaan anda, yakni memecat karyawan yang sudah tidak memiliki kinerja yang baik, berkelakuan tidak baik atau prestasinya yang tidak sesuai dengan harapan.

Mengapa PHK ini sampai terjadi, apakah bisa di hindari ?

Memang seyogyanya, jika anda seorang pimpinan perusahaan / pemilik bisnis, usahakan jangan sampai mem-PHK karyawan, karena walau bagaimanapun akan menambah beban pengangguran di negeri ini dan jika di pandang dari sudut kemunusiaan dan idealisme, sebisa mungkin jangan sampai melakukan pemutusan hubungan karja dengan seorang karyawan, mengingat bagi kebanyakan karyawan, perkerjaan yang ia miliki adalah satu-satunya sumber income untuk membiayaai kebutuhan hidupnya atau keluarganya.

Namun, kalau memang anda sudah tidak mampu lagi memberi tolerasi bagi karyawan yang bersangkutan, misalnya ia tidak disiplin waktu, tidak dapat menyelesaikan perkerjaan sesuai dengan deadline, malas, tidak dapat melaksanakan tugas dengan baik atau melawan perintah atasan dan banyak lagi hal lainnya yang tidak sesuai dengan standar perusahaan, memang melakukan pemecatan terhadap karyawan yang bersangkutan sudah tidak dapat di hindari lagi.

Oleh karena itu, berikut tips atau hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memberhentikan seorang karyawan. Dalam hal ini jika diasumsikan karyawan yang akan anda berhentikan adalah karyawan sukarela, seseorang yang tidak mempunyai kontrak kerja yang menjaminnya akan dipekerjakan selama periode tertentu.

Berikut adalah 9 hal yang harus diperhatikan dalam memberhentikan karyawan:

1. Periksalah masukan yang anda berikan selama ini

Jika selama ini anda memberikan pujian kepada kinerjanya dan menaikkan gajinya setiap tahun, tentu ia akan terkejut jika anda mengatakan akan memecat dia. Maka, tunjaulah hubungan anda dengan dia. Jika selama ini anda memberikan signal positif kepadanya, jangan langsung melakukan PHK terhadapnya. Lebih baik mulailah mengubah signal yang anda tunjukkan dan biarkan dia tahu bahwa dia tidak dalam posisi nyaman lagi.

2. Beri ia peringatan terlebih dahulu

Panggil si karyawan dan duduk dalam ruangan anda, jelaskan padanya bahwa anda tidak gembira dengan kinerjanya dan beri dia waktu tertentu  (misalnya 30 hari) untuk mengubah keadaan. Jelaskan, bila tidak ada perubahan, anda akan memberhentikannya segera. Siapkan memo untuk merinci apa yang anda katakan kepadanya.

3. Fokuskan pada perilaku tertentu

Jelaskan kepada si karyawan mengenai daftar perilakunya yang tidak dapat anda terima, dan katakan kepadanya apa yang harus ia lakukan untuk bisa kembali menjadi baik. Jangan biarkan ia membawa anda berdebat pada hal lain selain yang anda agendakan.

4. Berhentikan dia pada awal pekan , jangan di akhir pekan

Misalnya setelah anda beri kesempatan ia untuk memperbaiki diri dan ternyata ia tidak melakukan hal yang anda katakan, berhentikan lah ia dari pekerjaannya pada awal pekan. Jangan pernah memberhentikannya pada hari Jum’at, karena dia akan suntuk & uring-uringan sepanjang akhir pekan dan akan kembali ke kantor pada hari senin untuk “siap perang”.

5. Katakan dengan singkat, halus dan to the point

Jangan terperangkap pada emosi si karyawan, dan sediakan kotak tisue di meja anda. Hadirkan seorang saksi selama pertemuan anda dengan dia, mengantisipasi kemungkinan ancaman pembalasan. Kemudian, proseslah langkah-langkah berikut:

  • katakan kepada sang karyawan bahwa ia diberhentikan dan kapan harus meninggalkan pekerjaannya.
  • Terangkan bahwa dia diberhentikan karena ada sebabnya, tetapi hindari memberitahu rinciannya. Sebab, anda tidak perlu memulai perdebatan. Katakan saja bahwa dia tidak mencapai tujuan yang anda inginkan dari dia berdasarkan peninjauan kinerja terakhir. Jika dia masih berkeberatan dan menjurus defensif, katakan saja: “Maaf, keputusan saya sudah bulat“.
  • Terangkan berapa pesangon yang tersedia baginya serta tunjangan-tunjangan lain yang menjadi haknya.
  • Terangkan kepadanya apa yang akan anda katakan jika suatu saat anda diminta memberi referensi kerja tentang sang karyawan.

6. Mintakan surat pengunduran diri dan berikan dia insentif untuk menandatanganinya.

Mintakan saran ahli hukum untuk merumuskan surat semacam ini. Berikan insentif agar sang karyawan mau menandatanganinya. Misalnya: “Anita, menurut peraturan pesangon anda adalah tiga bulan gaji, tetapi saya dengan senang hati menambahnya satu bulan lagi dengan anda menandatangani form ini“. Berikan pula kesempatan kepadanya berbicara dengan pengacaranya, untuk memberi tanda bahwa anda tidak takut akan dituntut suatu waktu nanti.

7. Jangan biarkan dia menunda-nunda

Jika tidak ada alasan membiarkan sang karyawan menyelesaikan tugasnya, katakan padanya untuk segera meninggalkan kantor anda. Pastikan ada orang mendampinginya meninggalkan pintu kantor anda untuk menghindari dia mengambil data penting atau aset lain.

8. Segera cari pengganti karyawan tersebut

Segera sesudah sang karyawan berhenti bekerja, tempatkan karyawan lain menggantikannya. Jelaskan kepada seluruh karyawan bahwa ia telah diberhentikan dan alasannya seara umum. Ini untuk menghindari adalanya rumor atau gosip tidak sedap terutama dari sang karyawan yang telah diberhentikan itu.

9. Selsaikan sampai tuntas

Hal paling buruk yang mungkin dapat terjadi dengan mempertahankan karyawan yang mudah marah, emosional dan suka merusak adalah tetap mempertahankannya. Membiarkan dia tetap ada di perusahaan anda akan memperburuk suasana kerja, dan berpengaruh secara umum bagi produksi atau hasil yang ingin dicapai.

Sumber referensi: Majalah Duit, oleh Eben Ezer Siadari. Sumber original: www.entrepreneur.com. Tambahan uraian oleh Partisimon.Com

Apa saja yang harus diperhatikan dalam memasang iklan pada billboard sehingga dapat menancap kuat di benak konsumen?

October 10th, 2009

Anda yang tinggal di Ibukota Jakarta atau kota-kota besar lainnya, tentu tidak asing dengan berbagai iklan yang di pajang pada billboard dengan ukuran besar dengan merek atau kalimat yang kadang-kadang membuat kita tertawa geli karena humornya.

Biasanya, billboard tersebut didisplay di perempatan jalan utama, persimpangan jalan atau didinding gedung bertingkat. Bahkan pada jembatan penyebrangan, sekitar hotel dan mall, dan lain sebagainya dimana banyak orang lalu-lalang.

Tentu tujuan dari pemasangan iklan pada billboard adalah untuk menginformasikan kepada khalayak ramai atau calon kunsumen tentang sebuah produk atau layanan atau logo dan gambar merek beserta tagline-nya. Yang pada akhirnya, diharapkan iklan pada billboard dapat menancap kuat dalam benak calon kunsumen.

Jika anda adalah seorang pemilik produk atau orang yang bertugas membangun brand, atau seseorang yang bekerja pada bagian advertising (periklanan), perlu secara matang mempertimbangkan bentuk penampilan iklan anda pada billboard. Dan yang harus selalu anda ukur adalah efektivitas pasca pemasangan iklan pada billboard tersebut. Jangan sampai hanya membuang uang percuma.

Bagaimana tingkat awareness iklan pada billboard di pinggir jalan utama dengan ukuran raksasa yang selama ini kita lihat? Menurut sebuah survey yang dilakukan oleh MARS dengan 300 responden yang dilakukan di ibukota Indonesia, Jakarta, terdapat sekitar 55 merek produk yang ditampilkan pada billboard yang menancap dibenak konsumen.

Namun yang menarik, tingkat “awareness” masyarakat terhadap billboard sangat rendah. Dari 300 responden, sekitar 36% yang tidak mampu menyebut merek produk pada billboard. Ada gambaran, makin tinggi usia responden, semakin tidak aware terhadap billboard.

Ini ditunjukkan dengan semakin banyak dari mereka yang tidak tahu merek yang dipajang di billboard. Selain itu, semakin tinggi kelas sosial masyarakat, semakin tinggi pula awareness terhadap billboard.

Hal lain yang menarik adalah tampaknya ada hubungan antara jenis kelamin dengan merek yang dipajang di billboard. Hal ini ditunjukkan oleh adanya kecendrungan kaum lelaki yang lebih mengingat produk-produk “lelaki” seperti rokok, minuman berenergi, suplemen penambah keperkasaan pria dan sebagainya jika dibandingkan perempuan. Sebaliknya dengan kalangan peremuan, mereka juga lebih mengingat produk-produk seperti “toiletries” seperti sabun, sampo, pasta gigi serta alat-alat rumah tangga dan sebagainya jika dibandingkan dengan lelaki.

Untuk produk teknologi seperti handphone, televisi, mobil, nampaknya tingkat awarenes-nya sama antara pria dan wanita.

Lalu, hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam memasang iklan pada billboard sehingga dapat menancap kuat di benak konsumen? Berikut hal yang harus diperhatikan sebelum memasang iklan pada billboard:

1. Menampilkan artis atau bintang iklan yang cantik atau ganteng. Memang tidak dapat dipungkiri, daya tarik tampilan luar seseorang sangat mempengaruhi reaksi psikologis orang lain. Apalagi jika seseorang yang sangat terkenal, ia bahkan dapat menjadi trend setter dari gaya hidup dan penampilan,bahakn bayak fans-nya yang berbondong-bondong mengikuti gayanya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memakai “commercial people” yang cantik, terkenal dan iconnya dapat mempengaruhi opini massa.

2. Usahakan gambar iklannya semenarik mungkin. Desain gambar yang menarik, yang membuat mata calon kunsumen tidak mengabaikan gambar tersebut, dan sertakan kalimat yang menjelaskan informasi iklan teresebut. Jika tidak ada, masukkan tagline produk, misalnya merek “intel” dengan taglinenya “Intel Inside” atau merek “Nike” dengan taglinenya “just do it!“.

3. Pilih warna yang cerah dan bagus. Tentu massa lebih senang melihat iklan yang berwarna bagus dan cerah daripada yang berwarna agak kusam dan tidak menarik.

4. Ukuran gambar atau iklan. Semakin besar semakin bagus, karena lebih mudah dilihat oleh orang dari jarak jauh.

5. Lampu penerangan pada malam hari. Ini sangat penting, saya sering milihat billboard yang lampu penerangannya dibiarkan mati beberapa lama, atau dari sekian lampu, hanya beberapa yang menyala. Tentu hal ini sangat merugikan pemasang iklan, selain ia kehilangan kesempatan menyampaikan informasi produknya, ia juga rugi karena oleh waktu dan biaya yang terus berajalan.

6. Lokasi Jalan Raya. Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah lokasi jalan, walaupun sama-sama ramai, tapi sebuah jalan tentu di lalui oleh mayoritas “kelas sosial” yang berbeda, misalnya, Jalan Mangga Dua Jakarta, tentu berbeda dengan jalan Tanjung priok, dan berbeda pula dengan jalan Sudirman, jalan TOL, dan lain sebagainya.

7. Posisi Billboard. Selain tingkat keramaian dan kelas sosial yang menjadi target iklan, juga posisi billboard, apakah mudah dilihat, di sebelah kiri atau kanan jalan, tinginya dari horizon pandangan mata, apakah terlindung oleh billboard lain atau oleh pepohonan dan lain sebagainya. Perlu dipertimbangkan pula, jika display iklan pada billboard yang terlalu rendah, rentan dicorat-coret graffiti.

Selamat beriklan !

Data: Dari berbagai sumber

Haruskah berfikir di luar kotak?

October 9th, 2009

saat ini seringkali para tenaga marketing membicarakan tentang “berfikir diluar kotak“. Jika anda berprofesi sebagai penjual, saya yakin anda juga pernah mendengar istilah ini. Apakah yang dimaksud dengan berfikir diluar kotak? bagaimana halnya jika anda seorang selesman atau salesforce?

Mungkin Jika anda memiliki pekerjaan sebagai seorang salesmen yang sudah menjadi salesforce, pasti anda telah sering mendengar istilah “berfikir di luar kotak” (We have to think outside the box, not Inside the box), dimana tujuannya supaya kita bisa berbeda sehingga lebih sukses dibanding kompetitor.

Intinya, bagaimana melihat secara keseluruhan gerak laju bisnis / penjualan perusahaan kita dan perusahaan lainnya, sehingga dengan mudah kita dapat menilai strategi, kekurangan dan kelebihan, baik yang ada pada perusahaan kita atau perusahaan lainnya (kompetitor).

Jika anda seorang seniman atau pelukis atau seseorang yang bekerja dibagian produk development, atau jika anda bekerja di salah satu advertizing agency, mungkin ada benarnya jika anda harus selalu berfikir diluar kotak, agar selalu mendapatkan ide-ide kreatif dan inovatif.

Namun, jika anda bekerja sebagai seorang salesforce, sebaiknya anda berfikir didalam kotak saja terlebih dahulu sebelum berfikir diluar kotak.

Ternyata, banyak hal-hal dasar yang seharusnya diketahui dan dilakukan oleh seorang salesforce, namun banyak dari salesforce yang mengabaikannya.

Hanya dengan melakukan hal-hal yang mudah dan jelas, serta dasar-dasar marketing yang benar, anda sudah menjadi berbeda secara positif dan satu langkah di depan pesaing. Dan tidak banyak perusahaan yang melakukan dan menjalankan dasar-dasar management pemasaran dengan baik dan konsisten.

Contohnya, setiap salesforce seharusnya mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan pelanggan, produk, perusahaan tempat ia bekerja dan sebanyak mungkin informasi tentang pesaing.Hal-hal tersebut adalah hal-hal mendasar yang harus ia ketahui.

Tetapi kalau boleh jujur, apakah setiap salesforce sudah menguasai tentang perusahaan tenpat ia bekerja, siapa pelanggannya, produk yang akan dijual atau siapa pesaingnya, serta kelebihan dan kekurangan produknya dibanding produk pesaing? Ternyata masih banyak salesforce yang masih belum menguasai benar apa saja hal-hal mendasar bagi seorang salesforce.

Jadi, berfikirlah didalam kotak terlebih dahulu sebelum berfikir diluar kotak. Bila anda telah menguasai dan melakukan semua hal yang mendasar, saatnya anda boleh berfikir diluar kotak, selama hal tersebut berhubungan dan berpusatkan pada kepedulian pelanggan anda.

Selamat menjual!

Sumber referensi: Majalah Marketing Mix

Jajal Usaha Penitipan Motor, Modal Kecil Untung Lumayan

October 6th, 2009

Usaha penitipan motor merupakan sebuah usaha yang tidak memerlukan modal besar, melainkan ketelitian dan tanggung jawab, untung yang dapat di raih juga lumayan.

Apakah anda memiliki lahan yang cukup luas di halaman rumah atau di pinggir jalan raya? daripada lahan tersebut kosong molompong, mengapa tidak di berdayakan untuk menambah penghasilan keluarga? Caranya? dengan membuka usaha PENITIPAN MOTOR.

Beberapa pebisnis telah sukses mendapatkan penghasilan tambahan dari usaha penitipan motor, padahal usaha ini tidak memerlukan modal besar. Pada awalnya, ada yang cuma sekedar iseng dimana aktivitas “menjaga motor orang” hanya sebagai usaha sampingan, ternyata sekarang ada yang mampu menggaji 6 orang pegawai dengan gaji harian berkisar
30.000 - 40.000. Bahkan, ada yang telah fokus pada usaha tersebut sebagai sumber utama incomenya.

Untuk memulai usaha inipun tidaklah begitu rumit jika dibandingkan dengan memulai usaha lainnya. Yang diperlukan hanyalah lahan yang cukup luas yang mampu menampung
puluhan motor sebagai tempat parkirnya.

Tugas utamanya ada pada pegawai yang ditugaskan menjaga motor. Mereka harus waspada agar motor-motor yang di parkir tidak hilang. Mungkin sebagai modal usaha ini adalah penerangan di sekitar area parkir dan televisi yang disediakan untuk para penjaga motor.

Para pemakai jasa penitipan motor ini biasanya adalah para pegawai yang rumahnya agak jauh dari lokasi terminal bis, atau mereka dari luar kota. Untuk mempermudah transportasi, mereka akan membawa sepeda motornya ke lokasi penitipan motor, dan melanjutkan perjalanan mereka menggunakan bis atau kereta ke tempat kerja mereka.

Dengan biaya jasa Rp 2.000 atau Rp 3.000 setiap motor yang dititipkan, para pebisnis penitipan motor ini dapat meraup untung Rp 300.000 hingga Rp 400.000 per harinya. Dengan tarif sekitar Rp 2.000, para pemakai jasa dapat menitipkan motor mereka dari sejak jam 6 pagi sampai jam 22 malam, dengan denda Rp 1.000 jika melanggar batas waktu yang telah di tentukan.

Bahkan, usaha penitipan motor inipun dapat menerima penitipan inap, dengan tarif Rp 3.000 atau Rp 4.000 setiap unit motornya. Selain usaha penitipan motor ini sebagai layanan utama, ternyata masih ada peluang dari banyaknya motor yang diparkir, yakni dengan menjual jasa “cuci motor” dengan biaya Rp 5.000 untuk sekali cuci.  Dari puluhan atau ratusan motor yang dititipkan, pasti ada yang ingin motornya tampak kinclong saat di bawa pulang.

Dengan membuka layanan tambahan berupa cuci motor, ternyata terbuka peluang usaha lainnya, yakni berupa berjualan kopi, teh, extrajoss susu dan minuman serta makanan lainnya seperti Indomie telor, roti panggang atau bubur ayam. Karena para pemilik motor yang sedang menunggu motornya dicuci, tentu memilih menunggu dengan ditemani secangkir kopi hangat atau makanan lainnya.

Selain jenis usaha tambahan diatas, juga terbuka peluang usaha lain, yakni penjualan bensin eceran. Para pemakai sepeda motor, tentu ingin agar persediaan bensin pada tangki motor mereka dalam keadaan cukup dan tidak kehgabisan bensi di perjalanan. Untung per liter bensin berkisar sekitar Rp 1.000 - Rp 1.500. Kalau sehari bisa menjual bensin sekitar 200 liter, tentu untungnya juga lumayan.

Dengan modal yang sedikit, tentu saja usaha penitipan motor ini termasuk jenis usaha yang cukup menggiurkan, karena untuk mendapatkan hasil besar, pelaku usaha ini hanya perlu duduk santai, dan selanjutnya, para pelanggan yang mendatangi mereka untuk menitipkan motornya.

Saat ini, banyak usaha yang prospeknya bagus dan untungnya besar, tapi memiliki resiko yang besar pula. Tampaknya, dalil tersebut tidak berlaku untuk bisnis penitipan motor ini.

Menurut para pelaku bisnis penitipan motor ini, selama ini mereka jarang mengalami kerugian. Adapun kerugian yang terjadi berupa kerusakan sepeda motor saat dititipkan. Tetapi, dana penggantian kerugian itupun tidak sebesar keuntungan yang mereka dapatkan dari bisnis tersebut.

Demi kepercayaan para pelanggannya, para pelaku bisnis penitipan motor ini menjamin akan mengganti 100% jika motor yang dititipkan hilang. Karena bisnis ini dilakukan atas dasar kepercayaan, karena banyak dari para pemakai jasa ini yang tidak lagi memerlukan bukti penitipan motor mereka karena telah merasa aman dan percaya bahwa sepeda motonya akan dijaga dengan baik.

Selain harus dijaga dari pencurian, para penjaga motor harus selalu diingatkan untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran, jauhkan anak-anak yang bermain korek api, karena walau bagaimanapun, setiap motor memiliki bensin pada setiap tangkinya.

Sumber referensi: Tabloid Bisnis Uang

3 hal penting bagi Affiliate Marketer untuk mendapatkan penghasilan online

July 19th, 2009

Pernah mendengar atau membaca kisah para affilisi marketing yang sukses? Saya yakin anda sering membaca dan mungkin mengenal secara pribadi orang-orang yang sukses mendapatkan penghasilan tambahan melalui program affiliasi, baik program affiliasi yang berasal dari luar negeri maupun lokal. Apakah yang telah mereka lakukan sehingga mereka sukses dalam dunia affiliasi? Apa resep rahasia sukses pemasaran affiliasi? dan apakah ada jalan pintas untuk sukses menjadi affiliate marketer? Demikian beberapa pertanyaan yang selalu muncul dalam pikiran seorang pemasar affiliasi pemula, yang ingin mendapatkan income online dari program affiliasi, termasuk saya sendiri yang juga harus selalu banyak belajar.

Memang banyak orang mengatakan bahwa affiliate marketing merupakan salah satu program penghasil uang paling efektif dan mudah di dunia internet, namun ternyata tidaklah semudah apa yang digembar-gemborkan. Seorang pemasar affiliasi yang pintar akan merencanakan dengan cermat setiap aktivitas dengan pilihan dan pertimbangan yang matang, hal ini tentu berkenaan dengan kegiatan affiliasi marketing itu sendiri membutuhkan dana, energi dan waktu. Selain itu, ia juga harus mendapatkan income sebesar-besarnya dengan menggunakan alat-alat yang tepat (tools) untuk menjadi seorang affiliate marketer yang sukses dengan income yang memuaskan. Menelaah dunia internet, saya mendapatkan beberapa informasi mengenai hal-hal penting untuk menjadi seorang affiliasi marketing yang sukses dan akan saya sharing di halaman ini. Ada 3 hal utama yang harus di perhatikan untuk menjadi seorang pemasar affiliasi yang sukses, antara lain:

# 1. Alat penting pemasaran affiliasi: Website atau blog anda

Alat paling penting dan paling utama untuk dapat menjalankan program affiliasi adalah situs web atau blog anda sendiri. Hal penting dalam pertimbangan tampilan layout situs atau blog anda adalah desain yang baik, navigasi dan tampilan situs / blog yang professional. Tidak masalah menggunakan blogspot atau wordpress.com yang gratisan, namun yang penting adalah tampilan situs / blog yang agak berbeda dengan situs / blog pribadi, Lebih cenderung sederhana, tidak banyak gambar / banner yang memberatkan loading, dan penggunaan tata bahasa serta font hurup yang baik. Dan lebih baik lagi jika memakai domain sendiri, karena hal ini sedikit banyak berpengaruh terhadap ‘image’ anda sendiri, anda akan tampak lebih ‘bergengsi’ atau ‘coorporate’ jika menggunakan domain sendiri daripada sub domain gratisan.

Website atau blog harus dibuat ‘user-friendly’ yang menarik bagi prospek dan mendorong mereka untuk melakukan klik pada link yang menuju ke halaman presentasi produk dan jasa yang anda promosikan, dimana akhir dari semuanya adalah terjadinya pembelian (sales). Karena itu, pusatkan perhatian anda untuk membangun sebuah situs atau blog yang memudahkan prospek menemukan apa yang ia butuhkan.

Yang yang harus anda ingat dan menjadi pertimbangan utama adalah bahwa hampir semua pengguna internet mencari suatu informasi di dunia internet, baik yang mengakses internet dari rumah, kantor atau warnet, dan mereka tidak perlu keluar untuk membeli apa yang mereka butuhkan. Dan yang paling penting dari semuanya itu adalah bagaimana membuat sebuah situs atau blog yang memiliki konten relevan dan berguna, sebuah web atau blog yang berisi artikel-artikel berkualitas dan bermanfaat bagi pengunjung.

Perlu di ketahui, bahwa di dunia internet, untuk dapat menarik sebanyak mungkin pengunjung, yang paling utama adalah konten. Konten adalah Raja, artinya, dalam menjaring traffik atau pengunjung, konten melebihi hal-hal lainnya, sepeti desain situs, layout, pemilihan warna, gambar dan lain sebagainya. Sebuah situs atau blog yang diisi dengan konten yang bagus dan berkualitas akan membangun kredibilitas anda, dan konten yang berkualitas akan sangat diperhitungkan oleh situs pencari, sehingga aliran pengunjung dari situs pencari akan semakin besar ke situs atau blog anda.

Relevannya sebuah situs atau blog, misalnya berisi konten pada satu topik khusus, akan membuat anda tampil sebagai ahli di bidang tersebut, dan apa yang anda promosikan lebih mudah di respon oleh pengunjung. Membangun reputasi yang baik, merupakan prinsip bisnis utama didunia nyata, dan berlaku pula di dunia maya, adalah langkah yang baik dalam membuat konsumen loyal pada produk yang anda tawarkan.

# 2. Alat penting pemasaran affiliasi: Insentif berupa bonus atau diskon

Kerasnya persaingan didunia internet, khususnya di dunia pemasaran affiliasi, harus membuat selalu inovatif dan kreatif sehingga maju satu langkah melampaui para pesaing anda untuk dapat lebih cepat dan lebih banyak menguasai pangsa pasar anda. Oleh karena itu, gunakan semua cara untuk mendorong pengunjung tidak hanya membaca artikel anda, melainkan juga membuka halaman penawaran produk atau jasa yang anda promosikan. Membangun “opt-in email list” merupakan salah satu cara paling cerdas untuk mengumpulkan prospek. Tawarkan sebuah newsletter atau majalah online, atau bahkan ebook gratis. Atau anda dapat juga memberikan softwere gratisan, atau hal-hal lainnya yang gratis.

Penawaran produk gratis, akan menggerakkan keinginan konsumen dan mereka meninggalkan nama dan email mereka untuk anda. Karena secara natural, manusia sangat menyukai barang-barang gratis, walaupun mungkin nilai dan manfaatnya sangat jauh dibandingkan dengan produk berbayar (bukan gratis). Selain kiat diatas,anda juga dapat memberikan promo diskon untuk pembelian berulang atau pembelian dalam jumlah tertentu pada moment- moment khusus, misalnya dalam rangka menyambut hari kemerdekaan atau hari tahun baru.

# 3. Alat penting pemasaran affiliasi: Link Popularitas

Melakukan hal penting untuk mendapatkan traffik pengunjung tertarget ke situs atau blog anda tidak hanya cukup sampai disitu. Satu hal yang sangat penting untuk mendapatkan pengunjung adalah terlisting pada halaman pertama atau kedua pada situs pencari untuk kata kunci yang ditargetkan. Sebuah web atau blog yang ingin  tampil di halaman pertama atau kedua pada situs pencari, harus memiliki pupularitas link yang tinggi atau banyak. Hal ini sangat menentukan peringkat pada situs mesin pencari. Pupulernya sebuah situs atau blog (URL), salah satu indokatornya adalah banyaknya link yang mengarah ke URL tersebut dari situs lainnya. Hal ini biasanya disebut backlink. Untuk itu, anda harus mulai mencari dan membuat banyak backlink bagi situs atau blog anda.

Salah satu cara mudah untuk mendapatkan backlink adalah dengan mensubmit artikel ke situs-situs directory atau free articles. Dan tentu saja biayanya adalah gratis. Artikel anda yang di submit ke situs free articles, pertama-tama akan di lihat oleh admin, jika tidak ada masalah, baik dari segi tata bahasa atau hak cipta, ia akan menyetujuinya. Artikel anda akan muncul di situs mereka yang dapat secara bebas digunakan orang lain di blognya. Dengan URL link ke situs anda dalam artikel yang copy tersebut pada sebuah halaman blog, akan menambah populer situs atau blog anda, baik dimata pengunjung atau robot situs pencari. Supaya banyak yang tertarik menggunakan artikel anda, tulislah artikel yang bermanfaat, berkualitas serta orisinil.

Inilah tiga hal penting dari sekian banyak hal lainnya yang juga harus diperhatikan seorang pemasar affiliasi untuk memaksimalkan penghasilan onlinenya. Kemungkianan batas pendapatan anda hanya dibatasi oleh imajinasi, kreativitas dan pola pikir anda. Selain itu, terus lakukan riset untuk mencari ide brilian lainnya dan menerapkannya dalam dunia affiliasi marketing, yang anda pikir sangat berguna bagi anda untuk suskes menjadi seorang pemasar affiliasi.

salam

Komersial:

Rahasia tersembunyi metode mencari uang di dunia internet!

Pemasaran Affiliasi: teknik paling murah untuk mempromosikan produk dan bisnis anda

July 18th, 2009

Apakah anda pernah mendengar tentang program affiliasi? program ini adalah salah satu bentuk periklanan di dunia internet yang sangat efektif untuk mendatangkan pengunjung kepada pemasang iklan atau untuk menjual suatu produk di internet dengan imbalah tertentu kepada si pemasar. Pemasang iklan (advertiser) membayar sejumlah uang kepada pemilik website, dimana link pengiklan diletakkan pada website tersebut, yang akan mengalirkan traffik, dalam hal ini pengunjung ke website si pengiklan. Sistem kerjanya sederhana, pengiklan membayar komisi kepada orang yang membantu mereka melakukan penjualan. Semudah itu kah? ternyata tidak.

Pemasaran affiliasi dapat dikatakan gampang-gampang susah. Dan tentu saja akan sangat menyulitkan bagi kita yang tidak melengkapi diri dengan pengetahuan teknis tentang bagaimana cara terbaik menjadi pemasar affiliasi. Dan artikel ini mencoba memberikan sharing beberapa hal yang harus kita ketahui dalam memasarkan affiliasi.

Berikut adalah beberapa hal mengapa para internet marketer menyukai affiliasi marketing sebagai bentuk yang dipilih dalam beriklan via internet:

1. Biaya yang rendah

Banyak yang takut untuk memulai bisnis rumahan mereka karena alasan modal yang diperlukan lumayan besar. Dalam pemasaran afiliasi, Anda tidak perlu menghabiskan terlalu banyak uang untuk memulai mendapatkan uang.

2. Tidak perlu melakukan stok / punya gudang

Manajemen produk merupakan hal yang dapat membuat kita strees. Tetapi pada affilisi marketing, tidak diperlukan perawatan, termasuk pada marchant.

3. Pendapatan tanpa batas melalui “leverage” atau alat bantu

Bila Anda memiliki pekerjaan yang dibayar, pendapatan bulanan anda tergantung apakah anda berkerja atau tidak. Dengan memakai teknik affiliasi, afiliasi Anda bisa saja membawa semua lalu lintas ke situs Anda tanpa harus mengalami kesulitan seperti dialami oleh seorang “calo” pada dunia nyata, cukup dengan sebuh link atau URL  replika yang di letakkan pada web affiliates. Walaupun tidak setiap web marketer mendapatkan penghasilan yang memadai, namun sistem affilasi ini sangat memudahkan para affilites unutk mendapatkan penghasilan dengan lebih mudah.

4. Koneksi langsung ke funia Global tanpa batas

Dengan sistem afiliasi, Anda terhubung dengan pasar global (internasional) dengan biaya sangat murah. Yang harus anda siapkan adalah memilih produk tertentu yang kira-kira laku keras (sangat dibutuhkan konsumen) namun persaingannya sedikit, lalu mempersiapkan semua peralatan perangkat lunak yang diperlukan untuk sebuah sistem affilisi yang mana akan mengalirkan lalu lintas pengunjung ke website anda.

5. Resiko lebih rendah

Alasan utama bagi para Internet marketer lebih antusias terhadap afiliasi pemasaran karena faktor resiko yang lebih rendah. Khususnya mereka yang memiliki anggaran iklan yang kecil, sistem affiliasi merupakan salah satu cara untuk menyiasatinya.

6. Buka 24 jam sehari

Dengan pemasaran afiliasi, bisnis Anda bekerja 24 jam setiap hari dengan target pasar yang tidak dibatasi jarak (nasional atau Internasional) Apa bisa lebih baik daripada itu?
Namun semua ini hanya akan menjadi sampah jika Anda tidak memiliki hak cipta untuk produk yang anda miliki, atau jika anda tidak memiliki alat-alat penting lainnya (tools) untuk membuat affiliasi anda berkembang, misalnya sebuah website yang search engine friendly. Jadi, lebih baik benahi hal-hal mendasar terlebih dahulu sebulum mempertimbangkan berapa keuntungan yang akan di dapat.

Komersial:

Kunjungi situs iklan baris instant