5 cara untuk Mempererat Hubungan dengan Pelanggan
Saya lihat artikel berikut cukup menarik, oleh karena itu saya coba posting disini, apalagi sudah lama gak posting karena kesibukan. Artikel ini sebenarnya dalam bahasa inggris, nggak tau (lupa) darimana, ada di dalam flash disk saya, jadi saya coba terjemahkan ke dalam bahasa indonesia. Kalau artikelnya belum sempurna, maklum aja ya. Selain itu, ada juga sedikit saya tambahkan dari pengalaman dan pandangan pribadi.
Judul: 5 cara untuk Mempererat Hubungan dengan Pelanggan
oleh: Dave Roth
Memperkuat hubungan dengan seseorang adalah hal yang sangat penting, khususnya seorang palanggan bisnis kita. Pelanggan akan merasakan nyaman dan mempunyai hubungan baik dengan seseorang secara khusus akan berdampak pada kelangsungan hubungan bisnis. Biasanya ada 5 jalan untuk mempererat hubungan dengan pelanggan.
Pertama, pelanggan harus diyakinkan dan merasa di pedulikan, dan ini sangat penting sekali. Pelanggan harus merasa bahwa salesmen atau karyawan kita memperdulikan mereka. Dan ada banyak hal bagaimana menunjukkan kepedulian kita tersebut. Dan tentu saja pemilik bisnis dan para karyawan dapat menggunakan beberapa cara untuk melakukannya.
Kedua, meng-harga-kan berbagai produk/ jasa secara wajar. Adalah wajar jika kita menghendaki untuk mendapatkan laba yang tinggi dalam sebuah transaksi bisnis, tetapi sangat penting untuk mengukur harga yang wajar dan pada tingkat mana konsumen bersedia membayar sehingga kita mendapatkan profit dan konsumen juga merasa puas dengan barang yang ia dapatkan. Artinya disini, kita tidak hanya sekedar berfikir bagaimana mendapatkan keuntungan setinggi-tingginya, tetapi kita juga harus berfikir apakah konsumen mendapatkan kepuasan terhadap nilai produk/ jasa jika dibandingkan dengan harga yang telah ia bayar.
Ketiga, usahakan supaya pelanggan mengingat kita dan alamat usaha kita. Karena tentu saja konsumen tidak akan bertransaksi dengan kita pada kali berikutnya jika ia lupa dimana alamat usaha kita. Promosi dan iklan, termasuk membagikan kartu nama dapat membantu dalam hal ini. Selain itu, usahakan mempunyai katalog dan price list-nya, karena costume pasti ingin mengetahui produk-produk lainnya yang yang kita miliki.
Keempat, jaga kebersihan dan kerapian toko dan gudang. Karena seseorang akan enggan untuk berbelanja di toko yang kotor, atau mungkin kelihatan tidak aman dan tidak sedap dipandang mata. Karena, pelanggan akan menceritakan kondisi toko kita kepada orang lain, entah itu kotor atau bersih.
Kelima, penting bagi karyawan untuk mempersiapkan diri mereka, termasuk kerapian dan mungkin dandanan yang cantik. Ini tidak berarti mereka harus berdandan bak fotomodel atau menggunakan make -up yang berlebihan. Paling tidak mereka harus terlihat bersih dan rapi, termasuk menjaga jangan sampai ada bau badan atau bau mulut, apalagi dalam profesi mereka sebagai seorang penjual profesional.
Dengan beberapa tips sederhana ini, sebuah bisnis dan karyawan pendukungnya akan membuat hubungan dengan pelanggan semakin erat. Hal ini akan membuat pelanggan selalu ingin berbelanja di toko tertentu, dan mereka akan kembali lagi dilain waktu.Dan mereka akan semakin berbelanja banyak barang di toko tersebut, dan secara otomatis membantu owner bisnis untuk menghasilkan profit yang lebih besar.
Catatan:
Selain beberapa poin dari Dave Roth diatas, menurut saya, yang tak kalah pentingnya dalam hal mengelola palanggan adalah keramahan dan kecepatan layanan. Sebagai contoh, saya akan selalu menservice sepedamotor saya di bengkal tertentu yang karyawannya / ownernya ramah, cepat dan memberikan solusi. Dan tentu saja, saya dengan senang hati merekomendasikan bengkel motor tersebut ke orang lain jika ada teman-teman saya yang bertanya: “Dimana bengkel motor terbaik di kota ini?“. Dan saya rasa, hal ini juga di rasakan dan dilakukan oleh kebanyakan pelanggan.
Related posts:
- Meminjam uang ke bank, pertimbangkan dengan matang terlebih dahulu
- Bisnis Networking dengan modal 1 dollar, skema matriks 3 x 20 level kedalaman
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.





