Home » Investasi » Jajaki peluang investasi di Kalimantan Barat, Dubes RRC sambangi Gubernur Kal-Bar

Jajaki peluang investasi di Kalimantan Barat, Dubes RRC sambangi Gubernur Kal-Bar

04.30.2008 · Posted in Investasi

Bertempat di pendopo rumah jabatan Gubernur Kal-bar, Duta Besar Republik Rakyat China beserta rombongan Indonesia China Business Council (ICBC) mendengarkan paparan peluang investasi yang cukup menjanjikan oleh Gubernur Kalbar, Bapak Drs. Cornelis, MH. Menurut bapak Cornelis, peluang investasi di Kalimantan Barat sangat terbuka bagi siapa saja yang berminat menanamkan modalnya di berbagai bidang bisnis. Menurut bapak Gubernur, di Kalimantan Barat terdapat potensi sumber daya alam yang belum ditangani secara maksimal. Beberapa sektor bisnis yang memiliki peluang investasi yang cukup menjanjikan antara lain sektor: pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan sektor pariwisata, yang meliputi wisata alam dan budaya, bahkan juga sektor pertambangan dan mineral yang memiliki potensi yang besar namun belum di eksplorasi lebih lanjut.

Apalagi dengan dibukanya dimasa mendatang rute perjalanan bus antar negara di pulau Kalimantan, yaitu Pontianak – Kuching – Bandar Seri Begawan, akan semakin memudahkan pergerakan /mobilitas barang dan jasa. Untuk saat rute tersebut belum dibuka secara resmi karena masih terkendala belum siapnya Brunei Darussalam, misalnya untuk masalah asuransi dan lainnya. Diharapkan dengan dibukanya jalur tersebut, akan memberi dampak pada menigkatnya jumlah wisatawan asing ke kalimantan Barat, dan ini tentunya juga sebuah peluang bagi investor yang berminat memasuki bisnis jasa dan wisata. Untuk saat ini, sudah dibuka rute bis antar negara jurusan Pontianak – Kuching dan sebaliknya, dan rata-rata setiap hari 15 bis dari kedua jurusan yang melayani jalur tersebut. Diharapkan kedepan dapat semakin meningkat jika sudah terkoneksi dengan Bandar Seri Begawan – Brunei.

Bapak Gubernur berharap, banyak dari pengusaha RRC yang berminat berinvestasi di Kalbar dan menjalin kerjasama bisnis dengan pengusaha lokal, apalagi letak geografis Kalbar berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia Timur. Dengan semakin bayaknya investor yang menggarap potensi investasi di Kalbar, diharapkan mendatangkan keuntungan bagi kedua pihak, baik pihak investor maupun masyarakat Kalbar, yaitu terciptanya lapangan kerja baru, pembangunan infrastruktur, alih teknologi dan semakin banyak dan cepatnya perputaran ekonomi di KalBar.

Lebih lanjut, bapak Gubernur kalbar memaparkan perkembangan investasi di Kalbar, dengan parameter nilai ekspor Kalbar sampai desember 2007 sebesar US$ 699,89 juta. Sedangkan pada periode sebelumnya tahun 2006 nilai ekspor kalbar hanya sebesar US$ 620,73 juta, dengan demikian terjadi penigkatan ekspor sebesar US$ 79,16 juta. Adapun 3 negara tujuan ekspor Kalbar, khusus untuk bulan Desember 2007, nomor satu ke RRC sebesar US$ 27,06 juta, lalu Jepang sebesar US$ 19,28 juta dan ke Vietnam sebesar US$ 6,96 juta. Ekspor Kalbar ke 3 negara tersebut memberikan kontribusi sekitar 70% dari total ekspor Kalbar.

Adapun nilai impor kalbar untuk periode bulan Januari 2007 sampai dengan bulan desember 2007 sebesar US$ 81,35 juta, yang sebagian besarnya adalah berupa barang mesin dan peralatan listrik yang mencapai US$ 23,90 juta atau sekitar 29,31 % dari total keseluruhan nilai impor Kalbar tahun 2007. Nilai impor terbesar Kalbar tahun 2007 berasal dari negara Malaysia, yaitu sebesar US$ 21,76 juta (26,69%), lalu RRC sebesar US$ 17,15 juta (21,04%) dan Thailand sebesar US$ 9,99 juta (12,26%).

Untuk periode 2007, terjadi peningkatan jumlah investasi di Kalimantan Barat dari tahun sebelumnya, baik dari segi jumlah investor maupun total nilai investasi. Tercatat terdapat investor PMDN sebanyak 158 perusahaan dengan nilai investasi sebesar Rp 40,02 triliun dan terdapat 131 perusahaan PMA dengan nilai investasi sebesar US$ 1,98 miliar.

Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar RRC, Mr. Lan Lijun , mengemukakan bahwa perkembangan ekonomi Kalbar telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan, baik dari segi ekonomi maupun sosial. Leih jauh Mr Lan Lijun mengatakan bahwa kerjasama ekonomi Cina mendapat kemajuan baru dan pasti ada prospek bagi Cina dan Indonesia, dari kunjungan ini juga diharapkan akan mendorong investor Cina menanamkan modalnya di Indonesia.

Sumber Berita: Blognya Gubernur Kalbar – Bapak Drs. Cornelis, MH

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Tags:
Langkah BUYBACK untuk mengelola laba bersih perusahaan
Bertempat di pendopo rumah jabatan Gubernur Kal-bar, Duta Besar Republik Rakyat China beserta rombongan Indonesia China Business Council (ICBC) mendengarkan ...
Warren Buffet, Manusia terkaya didunia rekomendasikan untuk membeli saham Amerika pada saat krisis finansial
Bertempat di pendopo rumah jabatan Gubernur Kal-bar, Duta Besar Republik Rakyat China beserta rombongan Indonesia China Business Council (ICBC) mendengarkan ...
Warren Buffett, manusia paling kaya sejagad
Bertempat di pendopo rumah jabatan Gubernur Kal-bar, Duta Besar Republik Rakyat China beserta rombongan Indonesia China Business Council (ICBC) mendengarkan ...


Leave a Reply