Jajal Usaha Penitipan Motor, Modal Kecil Untung Lumayan

October 6th, 2009

Usaha penitipan motor merupakan sebuah usaha yang tidak memerlukan modal besar, melainkan ketelitian dan tanggung jawab, untung yang dapat di raih juga lumayan.

Apakah anda memiliki lahan yang cukup luas di halaman rumah atau di pinggir jalan raya? daripada lahan tersebut kosong molompong, mengapa tidak di berdayakan untuk menambah penghasilan keluarga? Caranya? dengan membuka usaha PENITIPAN MOTOR.

Beberapa pebisnis telah sukses mendapatkan penghasilan tambahan dari usaha penitipan motor, padahal usaha ini tidak memerlukan modal besar. Pada awalnya, ada yang cuma sekedar iseng dimana aktivitas “menjaga motor orang” hanya sebagai usaha sampingan, ternyata sekarang ada yang mampu menggaji 6 orang pegawai dengan gaji harian berkisar
30.000 – 40.000. Bahkan, ada yang telah fokus pada usaha tersebut sebagai sumber utama incomenya.

Untuk memulai usaha inipun tidaklah begitu rumit jika dibandingkan dengan memulai usaha lainnya. Yang diperlukan hanyalah lahan yang cukup luas yang mampu menampung
puluhan motor sebagai tempat parkirnya.

Tugas utamanya ada pada pegawai yang ditugaskan menjaga motor. Mereka harus waspada agar motor-motor yang di parkir tidak hilang. Mungkin sebagai modal usaha ini adalah penerangan di sekitar area parkir dan televisi yang disediakan untuk para penjaga motor.

Para pemakai jasa penitipan motor ini biasanya adalah para pegawai yang rumahnya agak jauh dari lokasi terminal bis, atau mereka dari luar kota. Untuk mempermudah transportasi, mereka akan membawa sepeda motornya ke lokasi penitipan motor, dan melanjutkan perjalanan mereka menggunakan bis atau kereta ke tempat kerja mereka.

Dengan biaya jasa Rp 2.000 atau Rp 3.000 setiap motor yang dititipkan, para pebisnis penitipan motor ini dapat meraup untung Rp 300.000 hingga Rp 400.000 per harinya. Dengan tarif sekitar Rp 2.000, para pemakai jasa dapat menitipkan motor mereka dari sejak jam 6 pagi sampai jam 22 malam, dengan denda Rp 1.000 jika melanggar batas waktu yang telah di tentukan.

Bahkan, usaha penitipan motor inipun dapat menerima penitipan inap, dengan tarif Rp 3.000 atau Rp 4.000 setiap unit motornya. Selain usaha penitipan motor ini sebagai layanan utama, ternyata masih ada peluang dari banyaknya motor yang diparkir, yakni dengan menjual jasa “cuci motor” dengan biaya Rp 5.000 untuk sekali cuci.  Dari puluhan atau ratusan motor yang dititipkan, pasti ada yang ingin motornya tampak kinclong saat di bawa pulang.

Dengan membuka layanan tambahan berupa cuci motor, ternyata terbuka peluang usaha lainnya, yakni berupa berjualan kopi, teh, extrajoss susu dan minuman serta makanan lainnya seperti Indomie telor, roti panggang atau bubur ayam. Karena para pemilik motor yang sedang menunggu motornya dicuci, tentu memilih menunggu dengan ditemani secangkir kopi hangat atau makanan lainnya.

Selain jenis usaha tambahan diatas, juga terbuka peluang usaha lain, yakni penjualan bensin eceran. Para pemakai sepeda motor, tentu ingin agar persediaan bensin pada tangki motor mereka dalam keadaan cukup dan tidak kehgabisan bensi di perjalanan. Untung per liter bensin berkisar sekitar Rp 1.000 – Rp 1.500. Kalau sehari bisa menjual bensin sekitar 200 liter, tentu untungnya juga lumayan.

Dengan modal yang sedikit, tentu saja usaha penitipan motor ini termasuk jenis usaha yang cukup menggiurkan, karena untuk mendapatkan hasil besar, pelaku usaha ini hanya perlu duduk santai, dan selanjutnya, para pelanggan yang mendatangi mereka untuk menitipkan motornya.

Saat ini, banyak usaha yang prospeknya bagus dan untungnya besar, tapi memiliki resiko yang besar pula. Tampaknya, dalil tersebut tidak berlaku untuk bisnis penitipan motor ini.

Menurut para pelaku bisnis penitipan motor ini, selama ini mereka jarang mengalami kerugian. Adapun kerugian yang terjadi berupa kerusakan sepeda motor saat dititipkan. Tetapi, dana penggantian kerugian itupun tidak sebesar keuntungan yang mereka dapatkan dari bisnis tersebut.

Demi kepercayaan para pelanggannya, para pelaku bisnis penitipan motor ini menjamin akan mengganti 100% jika motor yang dititipkan hilang. Karena bisnis ini dilakukan atas dasar kepercayaan, karena banyak dari para pemakai jasa ini yang tidak lagi memerlukan bukti penitipan motor mereka karena telah merasa aman dan percaya bahwa sepeda motonya akan dijaga dengan baik.

Selain harus dijaga dari pencurian, para penjaga motor harus selalu diingatkan untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran, jauhkan anak-anak yang bermain korek api, karena walau bagaimanapun, setiap motor memiliki bensin pada setiap tangkinya.

Sumber referensi: Tabloid Bisnis Uang

3 hal penting bagi Affiliate Marketer untuk mendapatkan penghasilan online

July 19th, 2009

Pernah mendengar atau membaca kisah para affilisi marketing yang sukses? Saya yakin anda sering membaca dan mungkin mengenal secara pribadi orang-orang yang sukses mendapatkan penghasilan tambahan melalui program affiliasi, baik program affiliasi yang berasal dari luar negeri maupun lokal. Apakah yang telah mereka lakukan sehingga mereka sukses dalam dunia affiliasi? Apa resep rahasia sukses pemasaran affiliasi? dan apakah ada jalan pintas untuk sukses menjadi affiliate marketer? Demikian beberapa pertanyaan yang selalu muncul dalam pikiran seorang pemasar affiliasi pemula, yang ingin mendapatkan income online dari program affiliasi, termasuk saya sendiri yang juga harus selalu banyak belajar.

Memang banyak orang mengatakan bahwa affiliate marketing merupakan salah satu program penghasil uang paling efektif dan mudah di dunia internet, namun ternyata tidaklah semudah apa yang digembar-gemborkan. Seorang pemasar affiliasi yang pintar akan merencanakan dengan cermat setiap aktivitas dengan pilihan dan pertimbangan yang matang, hal ini tentu berkenaan dengan kegiatan affiliasi marketing itu sendiri membutuhkan dana, energi dan waktu. Selain itu, ia juga harus mendapatkan income sebesar-besarnya dengan menggunakan alat-alat yang tepat (tools) untuk menjadi seorang affiliate marketer yang sukses dengan income yang memuaskan. Menelaah dunia internet, saya mendapatkan beberapa informasi mengenai hal-hal penting untuk menjadi seorang affiliasi marketing yang sukses dan akan saya sharing di halaman ini. Ada 3 hal utama yang harus di perhatikan untuk menjadi seorang pemasar affiliasi yang sukses, antara lain:

# 1. Alat penting pemasaran affiliasi: Website atau blog anda

Alat paling penting dan paling utama untuk dapat menjalankan program affiliasi adalah situs web atau blog anda sendiri. Hal penting dalam pertimbangan tampilan layout situs atau blog anda adalah desain yang baik, navigasi dan tampilan situs / blog yang professional. Tidak masalah menggunakan blogspot atau wordpress.com yang gratisan, namun yang penting adalah tampilan situs / blog yang agak berbeda dengan situs / blog pribadi, Lebih cenderung sederhana, tidak banyak gambar / banner yang memberatkan loading, dan penggunaan tata bahasa serta font hurup yang baik. Dan lebih baik lagi jika memakai domain sendiri, karena hal ini sedikit banyak berpengaruh terhadap ‘image’ anda sendiri, anda akan tampak lebih ‘bergengsi’ atau ‘coorporate’ jika menggunakan domain sendiri daripada sub domain gratisan.

Website atau blog harus dibuat ‘user-friendly’ yang menarik bagi prospek dan mendorong mereka untuk melakukan klik pada link yang menuju ke halaman presentasi produk dan jasa yang anda promosikan, dimana akhir dari semuanya adalah terjadinya pembelian (sales). Karena itu, pusatkan perhatian anda untuk membangun sebuah situs atau blog yang memudahkan prospek menemukan apa yang ia butuhkan.

Yang yang harus anda ingat dan menjadi pertimbangan utama adalah bahwa hampir semua pengguna internet mencari suatu informasi di dunia internet, baik yang mengakses internet dari rumah, kantor atau warnet, dan mereka tidak perlu keluar untuk membeli apa yang mereka butuhkan. Dan yang paling penting dari semuanya itu adalah bagaimana membuat sebuah situs atau blog yang memiliki konten relevan dan berguna, sebuah web atau blog yang berisi artikel-artikel berkualitas dan bermanfaat bagi pengunjung.

Perlu di ketahui, bahwa di dunia internet, untuk dapat menarik sebanyak mungkin pengunjung, yang paling utama adalah konten. Konten adalah Raja, artinya, dalam menjaring traffik atau pengunjung, konten melebihi hal-hal lainnya, sepeti desain situs, layout, pemilihan warna, gambar dan lain sebagainya. Sebuah situs atau blog yang diisi dengan konten yang bagus dan berkualitas akan membangun kredibilitas anda, dan konten yang berkualitas akan sangat diperhitungkan oleh situs pencari, sehingga aliran pengunjung dari situs pencari akan semakin besar ke situs atau blog anda.

Relevannya sebuah situs atau blog, misalnya berisi konten pada satu topik khusus, akan membuat anda tampil sebagai ahli di bidang tersebut, dan apa yang anda promosikan lebih mudah di respon oleh pengunjung. Membangun reputasi yang baik, merupakan prinsip bisnis utama didunia nyata, dan berlaku pula di dunia maya, adalah langkah yang baik dalam membuat konsumen loyal pada produk yang anda tawarkan.

# 2. Alat penting pemasaran affiliasi: Insentif berupa bonus atau diskon

Kerasnya persaingan didunia internet, khususnya di dunia pemasaran affiliasi, harus membuat selalu inovatif dan kreatif sehingga maju satu langkah melampaui para pesaing anda untuk dapat lebih cepat dan lebih banyak menguasai pangsa pasar anda. Oleh karena itu, gunakan semua cara untuk mendorong pengunjung tidak hanya membaca artikel anda, melainkan juga membuka halaman penawaran produk atau jasa yang anda promosikan. Membangun “opt-in email list” merupakan salah satu cara paling cerdas untuk mengumpulkan prospek. Tawarkan sebuah newsletter atau majalah online, atau bahkan ebook gratis. Atau anda dapat juga memberikan softwere gratisan, atau hal-hal lainnya yang gratis.

Penawaran produk gratis, akan menggerakkan keinginan konsumen dan mereka meninggalkan nama dan email mereka untuk anda. Karena secara natural, manusia sangat menyukai barang-barang gratis, walaupun mungkin nilai dan manfaatnya sangat jauh dibandingkan dengan produk berbayar (bukan gratis). Selain kiat diatas,anda juga dapat memberikan promo diskon untuk pembelian berulang atau pembelian dalam jumlah tertentu pada moment- moment khusus, misalnya dalam rangka menyambut hari kemerdekaan atau hari tahun baru.

# 3. Alat penting pemasaran affiliasi: Link Popularitas

Melakukan hal penting untuk mendapatkan traffik pengunjung tertarget ke situs atau blog anda tidak hanya cukup sampai disitu. Satu hal yang sangat penting untuk mendapatkan pengunjung adalah terlisting pada halaman pertama atau kedua pada situs pencari untuk kata kunci yang ditargetkan. Sebuah web atau blog yang ingin  tampil di halaman pertama atau kedua pada situs pencari, harus memiliki pupularitas link yang tinggi atau banyak. Hal ini sangat menentukan peringkat pada situs mesin pencari. Pupulernya sebuah situs atau blog (URL), salah satu indokatornya adalah banyaknya link yang mengarah ke URL tersebut dari situs lainnya. Hal ini biasanya disebut backlink. Untuk itu, anda harus mulai mencari dan membuat banyak backlink bagi situs atau blog anda.

Salah satu cara mudah untuk mendapatkan backlink adalah dengan mensubmit artikel ke situs-situs directory atau free articles. Dan tentu saja biayanya adalah gratis. Artikel anda yang di submit ke situs free articles, pertama-tama akan di lihat oleh admin, jika tidak ada masalah, baik dari segi tata bahasa atau hak cipta, ia akan menyetujuinya. Artikel anda akan muncul di situs mereka yang dapat secara bebas digunakan orang lain di blognya. Dengan URL link ke situs anda dalam artikel yang copy tersebut pada sebuah halaman blog, akan menambah populer situs atau blog anda, baik dimata pengunjung atau robot situs pencari. Supaya banyak yang tertarik menggunakan artikel anda, tulislah artikel yang bermanfaat, berkualitas serta orisinil.

Inilah tiga hal penting dari sekian banyak hal lainnya yang juga harus diperhatikan seorang pemasar affiliasi untuk memaksimalkan penghasilan onlinenya. Kemungkianan batas pendapatan anda hanya dibatasi oleh imajinasi, kreativitas dan pola pikir anda. Selain itu, terus lakukan riset untuk mencari ide brilian lainnya dan menerapkannya dalam dunia affiliasi marketing, yang anda pikir sangat berguna bagi anda untuk suskes menjadi seorang pemasar affiliasi.

salam

Komersial:

Rahasia tersembunyi metode mencari uang di dunia internet!

Pemasaran Affiliasi: teknik paling murah untuk mempromosikan produk dan bisnis anda

July 18th, 2009

Apakah anda pernah mendengar tentang program affiliasi? program ini adalah salah satu bentuk periklanan di dunia internet yang sangat efektif untuk mendatangkan pengunjung kepada pemasang iklan atau untuk menjual suatu produk di internet dengan imbalah tertentu kepada si pemasar. Pemasang iklan (advertiser) membayar sejumlah uang kepada pemilik website, dimana link pengiklan diletakkan pada website tersebut, yang akan mengalirkan traffik, dalam hal ini pengunjung ke website si pengiklan. Sistem kerjanya sederhana, pengiklan membayar komisi kepada orang yang membantu mereka melakukan penjualan. Semudah itu kah? ternyata tidak.

Pemasaran affiliasi dapat dikatakan gampang-gampang susah. Dan tentu saja akan sangat menyulitkan bagi kita yang tidak melengkapi diri dengan pengetahuan teknis tentang bagaimana cara terbaik menjadi pemasar affiliasi. Dan artikel ini mencoba memberikan sharing beberapa hal yang harus kita ketahui dalam memasarkan affiliasi.

Berikut adalah beberapa hal mengapa para internet marketer menyukai affiliasi marketing sebagai bentuk yang dipilih dalam beriklan via internet:

1. Biaya yang rendah

Banyak yang takut untuk memulai bisnis rumahan mereka karena alasan modal yang diperlukan lumayan besar. Dalam pemasaran afiliasi, Anda tidak perlu menghabiskan terlalu banyak uang untuk memulai mendapatkan uang.

2. Tidak perlu melakukan stok / punya gudang

Manajemen produk merupakan hal yang dapat membuat kita strees. Tetapi pada affilisi marketing, tidak diperlukan perawatan, termasuk pada marchant.

3. Pendapatan tanpa batas melalui “leverage” atau alat bantu

Bila Anda memiliki pekerjaan yang dibayar, pendapatan bulanan anda tergantung apakah anda berkerja atau tidak. Dengan memakai teknik affiliasi, afiliasi Anda bisa saja membawa semua lalu lintas ke situs Anda tanpa harus mengalami kesulitan seperti dialami oleh seorang “calo” pada dunia nyata, cukup dengan sebuh link atau URL  replika yang di letakkan pada web affiliates. Walaupun tidak setiap web marketer mendapatkan penghasilan yang memadai, namun sistem affilasi ini sangat memudahkan para affilites unutk mendapatkan penghasilan dengan lebih mudah.

4. Koneksi langsung ke funia Global tanpa batas

Dengan sistem afiliasi, Anda terhubung dengan pasar global (internasional) dengan biaya sangat murah. Yang harus anda siapkan adalah memilih produk tertentu yang kira-kira laku keras (sangat dibutuhkan konsumen) namun persaingannya sedikit, lalu mempersiapkan semua peralatan perangkat lunak yang diperlukan untuk sebuah sistem affilisi yang mana akan mengalirkan lalu lintas pengunjung ke website anda.

5. Resiko lebih rendah

Alasan utama bagi para Internet marketer lebih antusias terhadap afiliasi pemasaran karena faktor resiko yang lebih rendah. Khususnya mereka yang memiliki anggaran iklan yang kecil, sistem affiliasi merupakan salah satu cara untuk menyiasatinya.

6. Buka 24 jam sehari

Dengan pemasaran afiliasi, bisnis Anda bekerja 24 jam setiap hari dengan target pasar yang tidak dibatasi jarak (nasional atau Internasional) Apa bisa lebih baik daripada itu?
Namun semua ini hanya akan menjadi sampah jika Anda tidak memiliki hak cipta untuk produk yang anda miliki, atau jika anda tidak memiliki alat-alat penting lainnya (tools) untuk membuat affiliasi anda berkembang, misalnya sebuah website yang search engine friendly. Jadi, lebih baik benahi hal-hal mendasar terlebih dahulu sebulum mempertimbangkan berapa keuntungan yang akan di dapat.

Komersial:

Kunjungi situs iklan baris instant

Untung rugi kartu kredit yang menawarkan cash back

July 17th, 2009

Jika ada perusahaan kartu kredit yang menawarkan “uang kembali / cash back” selalu sangat menarik hati konsumen. Penawaran dari perusahaan kartu kredit untuk  mendapatkan uang kembali selalu terdengar sangat menarik. Adakah yang lebih baik dari pemakaian kartu kredit sekaligus memperoleh ‘cash back’?

Memang ada jenis kartu kredit yang memberikan uang gratis, tetapi biasanya hanya sekitar 1% saja. Namun, walau bagaimanapun, walau  hanya 1% gratis tetaplah gratis. bukankah demikian? Tentu sangat menarik bukan ? …

Jika Anda ingin membeli banyak barang dalam satu bulan, mungkin kartu kredit jenis ini yang bersuara lebih keras dalam kepala anda. Tetapi, Anda perlu diingat bahwa mereka tidak akan memberikan uang tunai kembali pada setiap pembelian yang Anda lakukan. Bahkan jika mereka mengatakan akan memberikan uang tunai kembali pada setiap pembelian, mereka hanya akan memberikan anda sampai pada jumlah tertentu untuk setiap transaksi. Perusahaan ini juga memiliki batasan ketat mengenai besaran jumlah yang akan mereka berikan kembali kepada pelanggan. Jika anda mau membaca sedikit, Bagian yang tercetak agak kecil pada formulir yang Anda tanda tangani, Anda akan melihat sebuah klausul jumlah batasan dalam persyaratan dan kesepakatan.

Hal ini adalah salah satu cara untuk mencoba untuk menarik pelanggan baru bagi perusahaan. Hal ini sepertinya merupakan jenis kartu kredit yang baik untuk dimiliki dan dalam penilaian calon pelanggan sangat menarik, tetapi mereka harus memeriksa nilai kredit Anda sebelum mereka menyetujui untuk memberikan anda kartu kredit.

Penelitian pada berbagai perusahaan kartu kredit untuk melihat apa yang mereka tawarkan. Anda mungkin akan terkejut untuk mendapatkan uang tunai kembali kartu kredit yang menawarkan anda hanya pada dan apa yang Anda inginkan dengan tinggi persentase uang kembali (hanya pada transaksi besar), beberapa persyaratan pada jumlah yang akan mereka berikan kembali, dan instant cash deposit setiap kali Anda berbelanja dengan dengan kartu mereka.

Walaupun kartu kredit jenis ini terlihat menguntungkan untuk dimiliki, namun beberapa perusahaan kartu kredit terlebih dahulu akan menilai rating atau kemampuan finanasial anda. Tetapi, ada juga perusahaan yang menawarkan kartu kredit mereka kepada orang-orang dengan rating kredit rendah (berpenghasilan rendah) untuk membantu mereka membangun kredit anda. Kaji ulang semua opsi yang anda miliki.

Jadi, bagaimana seharusnya anda memutuskan untuk memilih jenis kartu kredit? Jika Anda memiliki peringkat kredit yang baik, maka kartu ini merupakan pilihan bagi Anda. Pelajari penawaran dari perusahaan Kartu kredit yang berbeda, anda perusahaan diluar sana yang berani memberikan cash back lebih besar, bahkan sampai 3% dengan persyaratan lebih sedikit. Namun, jika Anda memiliki peringkat kredit yang buruk, Anda mungkin perlu mencari kartu kredit yang akan membantu Anda membangun kembali kredit Anda.

Tips cara mensponsori downline

April 19th, 2009

Salah satu hal penting dalam strategi mensponsori calon downline adalah menemukan apa yang diinginkan prospek dan sekaligus menunjukkan bagaimana cara memperolehnya. Karena kebanyakan pelaku bisnis MLM ingin mengendalikan prospek yang akan bergabung. Padahal yang harus dikendalikan adalah  hal-hal seperti bagaimana mempresentasikan rencana kepada prospek.

Dalam dunia bisnis jaringan, mensponsori atau mengajak orang lain bergabung bersama-sama menjadi member sebuah MLM untuk mencapai tujuan, adalah hal paling pokok dan penting. Karena, mensponsori adalah titik awal terbentuknya jaringan, yang nantinya akan berpengaruh terhadap besar kecilnya bonus yang akan diperoleh, terutama bonus-bonus yang bersifat “passive income” atau yang biasa disebut bonus penjualan grup. Hal ini disebabkan oleh semakin banyaknya jaringan, akan menyebabkan semakin besarnya omset dan semakin besar pula bonus yang dapat dinikmati.

Karena sponsoring merupakan sebuah keharusan dalam dunia MLM, hal ini menjadi sumber keluhan sebagian besar member MLM, sehingga topik pembicaraan mengenai sponsoring ini merupakan salah satu topik paling populer di kalangan para networker. Biasanya, para member yang baru bergabung dalam suatu MLM memiliki semangat yang menggebu-gebu, namun saat diperhadapkan dengan tantangan untuk mengambil langkah “action” mensponsori orang lain, mereka sangat sulit untuk mulai bertindak. Seperti ada suatu tembok besar yang menghalangi mereka melakukan tindakan mengajak orang lain bergabung.

Mengapa hal ini dapat terjadi? Seorang pengamat dunia bisnis jaringan, Gary Thompson, dalam sebuah tulisannya, mengatakan bahwa para networker dalam menjalani bisnis ini terbelenggu oleh pikirannya sendiri, daripada melakukan sesuatu. Misalnya, saat menelpon prospek, dipenuhi pikiran “takut mengganggu prospek”, ataupun “prospek saat ini sibuk” dan sabagainya. Hasilnya, ya tak satupun kontak dilakukan. Begitulah seterusnya, sehingga daftar prospek tetap tergeletak diatas meja, menjadi sesuatu yang tak berguna.

Kesalahan lainnya adalah, banyak diantara para newbie di bisnis jaringan menganggap bahwa mereka yang telah sukses dibisnis ini tidak memiliki rasa takut. Namun tidak demikian. Semua pebisnis jaringan mengalami hal yang sama. Karena itu menurut Gary, banyak distributor yang merasa kalah sebelum melakukannya. Alasan yang sama, yaitu ketidakyakinan mereka mencapai setting goal yang diinginkan. Akibatnya, mereka tidak pernah memulai dan melakukan aktivitas bisnis ini, termasuk sponsoring.

Sebagai gambaran, Gary menceritakan pengalamannya saat terjun ke Network Marketing. Ia punya target mencapai sebuah peringkat. Walaupun empat kali kandas dan gagal, hal itu tidak membuatnya menyerah. “Saya tetap pergi menghadiri pertemuan. Dan tidak di sangka, dimalam itu saya menemukan apa yang harus saya lakukan“, tulis Gary.

Setelah selesai pertemuan, Gary menemui seorang Leader dan mananyakan beberapa cara “ajaib” untuk mengetahui cara menetapkan tujuan akhir. Leader tersebut bertanya, apa yang hendak dicapainya selama bulan Agustus ini? Dia menulis dan memberikan garis bawah terhadap tujuan yang akan dicapai Gary. Begitupun target-target tersebut, baik tanggal, bulan dan seterusnya. Di akhir pertemuan, Leader tersebut bertanya, “Anda tidak sepenuhnya yakin ini akan berjalan?” Gary menolak, dan yakin akan berjalan.

Dua Orang Dalam 1 Minggu

Leader tersebut tidak berhenti disitu. Lagi-lagi sebuah pertanyaan diajukan kepada Gary, “Dapatkah anda mempresentasikan pada 2 orang dalam 1 minggu?” Gary hanya diam sambil berfikir. Namun, sebelum Gary sempat menjawab, Leader tersebut sudah lebih dulu berujar, “Anda terlalu banyak berfikir. Dapatkah anda menunjukkan dua orang dalam seminggu?” pada poin ini Gary meng-iya-kan.

Apakah anda ragu?”
Tidak!” tegas Gary.

Dapatkah anda menambahkan tiga nama ke dalam daftar nama prospek setiap minggu nya?” lagi-lagi Gary menganggukkan kepala.

Lakukan hal tersebut,” perintah Leader tersebut.

Lakukan apa?” Gary bertanya.

Leader tersebut menjelaskan agar melakukan presentasi kepada dua orang dalam minggu ini. Lalu menambahkan tiga nama baru ke dalam daftar prospek. Dia menulis 2/3 di papan tulis.

Lalu minggu depan anda lakukan kembali -2/3. Begitu juga minggu depan berikutnya -2/3. Lakukan ini sebanyak 10 kali,” ujar si Leader tersebut, sambil bertanya kepada Gary apa yang dimilikinya saat ini. Gary hanya menyebut empat buah tujuannya yang gagal.

Di sini anda punya sebuah untaian dari kegagalan secara keseluruhan. Demikian juga untaian kesuksesan. Setiap anda berhasil, anda merasa lebih baik,” jelas Leader tersebut.

Menurut Gary, inti dari kisah tersebut adalah sebuah tujuan yang dapat dikendalikan. Disini, anda tidak mengendalikan siapa yang akan bergabung, kecuali mengendalikan soal bagaimana mempresentasikan rencana anda kepada orang lain. Dengan menetapkan tujuan yang dapat dikendalikan, andapun dapat mengawasi bisnis anda.

Gary tidak yakin, bila menetapkan tujuan seperti berangkat ke sebuah mall untuk mendapatkan 10 nama baru prospek. Itu sama halnya dengan meletakkan diri anda dalam masalah. Sebab, jika gagal mendapatkan 10 kontak tersebut, ini akan menyuarakan suara kecil didalam hati anda bahwa anda benar-benar tidak berdaya. Jalanilah kehidupan anda dan tetaplah selalu “berbisnis” (pikiran anda siap sedia bagi peluang untuk mengontak). Ini akan membuat anda kagum betapa banyaknya peluang yang bermunculan saat anda bersantai. Mereka sepertinya tahu bahwa anda membuntuti mereka. Anda memiliki sebuah bisnis yang hebat. Setiap orang membutuhkan apa yang  kita miliki, hanya saja beberapa dari mereka belum mendapatkan inti pesannya. Pasti suatu saat mereka akan mendapatkannya.

Tentukan tujuan yang anda kendalikan.Jangan terlalu banyak bicara. Saat mempresentasikan bisnis, katakan kepada mereka konsepnya. Temukanlah apa yang mereka inginkan, dan tunjukkan bagaimana mereka memperolehnya melalui marketing plan. Berikan mereka beberapa informasi. Bila mereka pulang, jangan mengikuti hingga ke kendaraan sehingga mereka tertahan selama 20 menit. Anda dapat berbicara kepada mereka diluar masalah bisnis.

Jika perusahaan punya kaset atau informasi, pastikan mereka memiliki sesuatu yang dapat membangun kredibilitas untuk perusahaan dan industri. Tentukan waktu untuk melakukan follow up. Ingat, kehilangan networker yang potensial, penyebabnya karena tidak melakukan follow up.

Beberapa tips untuk mensponsori downline adalah:

  • Tetapkan tujuan impian anda yang anda kendalikan
  • Jangan berbicara terlalu banyak
  • Milikilah materi yang tersedia untuk menolong para prospek baru dalam mengambil keputusan
  • Follow up. Jika anda mau melakukan hal-hal yang sederhana tersebut, sponsorisasi rata-rata anda akan meningkat secara drastis.

Sumber: Majalah BisnisPlus

Info bisnis jaringan tanpa modal:Peluang bisnis jaringan 7 level, mendapatkan 277 juta tanpa modal, silakan bergabung GRATIS. Klik di sini

Kisah sukses para perempuan di bisnis jaringan Tianshi

March 3rd, 2009

Para perempuan yang sukses di bisnis jaringan Tianshi ini terdiri dari berbagai lapisan strata sosial. Ada yang memulainya sejak kuliah, ada yang ibu rumah tangga, single parent, istri pengusaha, bahkan ada yang mantan TKW. Apa resep mereka untuk sukses di dunia MLM tersebut?

Asiya, mantan TKW di hongkong berhasil mendapatkan pemghargaan berupa mobil BMW. Wanita yang tingal di jakarta ini mengaku terharu dan bangga. Semuanya berbaur menjadi satu, sehingga sulit diungkapkan dengan kata-kata. Asiya, ibu satu anak ini, bekerja dengan tekun mengembangkan jaringannya di Tianshi, dan dalam dua tahun pertama sejak ia bergabung, jaringannya sudah mengembang ke Hongkong, Korea, Indonesia, Taiwan dan Malaysia. Di taksir jumlahnya mencapai 5.000 orang dan kebanyakan  juga adalah TKW.

Saya memang sengaja merekrut mereka, karena ingin mengangkat harkat dan martabat mereka”, ujarnya terharu. Ia merasakan getirnya sebagai TKW, lebih-lebih mereka yang bekerja di luar negeri. BMW itu diharapkan menjadi inspirasi bagi para TKW untuk merubah hidup.  “Karena di bisnis ini, kesuksesan tidak dilihat dari larat belakang pendidikan,” tegas Asiya.

Diah Safitri, teman sekampung Fei Fei, Yogyakarta, juga tidak mau ketinggalan. Daftar koleksi penghargaannya bertambah lagi. Setelah BMW serie 3, ibu dua anak yang menyandang anak yatim sejak usia 4 tahun ini, merebut kapal pesiar. Diah, adalah perempuan networker terkaya yang dicetak Tianshi untuk kota Pelajar itu. Maklumlah, mobil mewahnya bukan hanya BMW, juga ada Mercedez Benz E 320, Mitsubishi Galant V6 Modifikasi, punya beberapa bidang tanah dan mempunyai stokis yang terbilang mewah, di Jalan Timoho. Dan yang luar biasanya, semuanya berasal dari bonus yang diperolehnya setiap bulan – minus BMW.

Nah, dengan menyabet kapal pesiar, di yakini pundi-pundi kekayaan mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini makin gemuk, padahal peringkatnya masih Silver Lion. Namun, jangan punya anggapan, mereka yang terjun ke Tianshi berasal dari ekonominya kurang mapan. Sebut saja Theresia, istri seorang pengusaha yang juga networker Tianshi. “Wah, saya senang sekali. Apalagi mitra kerja saya, Ida Ayu Ketut Ratmini, mendapat BMW. Jadi, kebahagiaan saya, plus-plus,” ujar perempuan asal Bali ini.

Padahal, kiprahnya di Tianshi, bermula dari produk. Bukan semata-mata karena faktor finansial. “Waktu saya konsumsi, saya merasa cocok,” ujarnya. Karena cocok, ibu empat anak ini bercerita kepada teman-teman dan relasinya. Eh, tak di duga, setelah merasakan hal yang sama, banyak diantaranya yang ikut bergabung. Malah dibulan berikutnya, ia memperoleh bonus. Di sinilah, Theresia yang hanya tamatan SMA, berfikir bahwa bisnis ini begitu mudah untuk dijalankan.

Jadi, hanya menggunakan produk dan cerita, eh dapat bonus,” tambah Theresia yang mengaku belum pernah menggeluti network marketing, kecuali hanya Tianshi. Tapi, ia mengingatkan, cerita bisnis network marketing tak selalu identik dengan uang. Tapi ada hal yang lebih penting, yakni kesehatan dan berkembangnya kepribadian.

Katarina, demikian wanita berkulit putih ini, adalah orang pertama yang meraih BMW untuk propinsi Papua di Tianshi. Kiprahnya di bisnis jeringan ini dimulai beberapa tahun lalu. Diprospek oleh Ulung yang tinggal di Bandung. “Wah, saya senang sekali. Ini bukti, walau saya tinggal di Papua, juga bisa dapat BMW,” ujar katarina.

Jangan kaget pula, dari 13 ribu jaringannya, paling banyak berada di Papua. Mereka tersebar di Papua, Timika, Sorong, Merauke, Biak, Monokwari. Sisanya berada di Jawa Tengah dan Makassar. Ia berharap, BMW yang dierolehnya itu dapat menjadi inspirasi bagi perempuan-perempuan lainnya. “Saya pikir, bisnis ini cocok untuk perempuan. Apalagi waktunya yang fleksibel” jelas Katarina.

FERAWATY HARTONO, MEMULAI BISNIS TIANSHI DARI AWAL

Serba kaya tampaknya melekat pada Ferawaty Hartono (Fei Fei). Pertama, perempuan asal Yogyaarta ini merupakan istri kondang Leader di Tianshi, Louis Tendean. Dari 1,2 juta jumlah networker di perusahaan network marketing asal China itu, Louis yang di juluki “Si Bocah Ajaib” merupakan orang pertama yang bertengger di Diamond Gold Lion 3, sekaligus peringkat tertinggi saat ini. Bonusnya perbulan mencapai ratusan juta rupiah. Ia juga menggondol semua penghargaan, dari BMW, Kapal pesiar, dan Villa mewah.

Kedua, Fei Fei – demikian panggilan akrabnya, juga seorang networker perempuan. Walau peringkatnya baru Silver Lion, Fei Fei memiliki jaringan yang tambun, mengantarkannya meraih semua penghargaan Tianshi, seperti BMW, Kapal Pesiar, dan Villa Mewah. Di Tianshi sendiri, selain Fei Fei, menyembul sosok Livia Helen, yang juga meraih empat penghargaan. Cuma, dalam urusan peringkat, Fei Fei tampaknya lebih “senior”.

Ternyata, atribut “kaya” tersebut benar-benar genap saat pasangan itu menginjak empat tahun usia perkawinan. Sebagai hadiah perkawinan, Louis memberikan istrinya sebuah mobil mewah, Mercedez Benz Silk 2000, yang harganya mencapai Rp 1 miliar. Mobil ini di sandingkan dengan BMW seri 6 yang berharga Rp 1,7 miliar. Jika di total, harga kedua mobil itu mencapai Rp 2,7 miliar. Belum lagi BMW seri 3 dan kijang Inova.

Itu baru mobil. Bagaimana dengan rumah? selain punya di beberapa daerah, pasangan inipun sedang menyiapkan rumah baru yang dananya menelan Rp 12 miliar, masih di lokasi Perum Dago Permai. Biaya maket plannya saja, sudah menelan Rp 300 juta.

Padahal, jika dirunut ke belakang, pasangan ini bukan siapa-siapa. Sebelum menekuni Bisnis Tianshi, Louis menggeluti profesi sebagai penjual panci door to door maupun menjajakan melalui berbagai pameran. Pria kelahiran 6 Oktober 1974 ini juga pernah mengalami kegetiran hidup, seluruh rumahnya terbakar hingga melumat harta keluarganya. Sementara istrinya berasal dari keluarga kecukupan, yang tak merasakan pedihnya guratan hidup sang suami.

Di network marketing, pasangan ini bertemu, pacaran, menikah dan menyandang atribut pasangan terkaya dalam dunia network marketing Indonesia. Kisah mereka juga membuktikan bahwa bisnis jaringan adalah “kendaraan” yang termudah dalam merubah hidup. Maklumlah, setelah setelah sekitar 5 tahun berjuang di bisnis ini, pasangan ini menikmati enaknya “uang yang bekerja untuk mereka“, sebuah penghasilan yang hanya dinikmati kalangan tertentu, khususnya para pengusaha atau para konglomerat yang punya ratusan jenis usaha.

KISAH Fei Fei, perempuan sukses di Tianshi.

Sebelum di Tianshi, saya sempat bergabung di sebuah perusahaan network marketing. Itupun karena diajak seorang teman di kampus. Di network marketing itu, saya bertemu dengan Louis Tendean. ketika bertemu, jujur saja, perasaan saya biasa-biasa saja. Namun, setelah dekat, saya menemukan sesuatu yang lain dari dirinya. Pandangannya tentang hidup begitu jauh kedepan, melebihi usianya yang masih muda. Dia menjelaskan perjalanan hidupnya, yang semula menyenangkan, berubah menjadi kegetiran. Rumahnya terbakar di lalap si jago merah, membuat seluruh hartanya ludes, kecuali yang tertinggal hanya pakaian yang melekat di badan.

Sampai-sampai, celana pun dipinjamkan tetangga. Kuliahnya di Universitas Maranatha, Bandung, Jawa Barat, dibiayai sendiri. Saya berfikir, kok ada ya kehidupan seperti itu, sesuatu yang tak pernah terlintas di benak saya. Maklumlah, sebagai anak kedua dari empat bersaudara, saya dibesarkan dari keluarga berkecukupan. Segala kebutuhan kami disiapkan oleh orang tua, termasuk disekolahkan disekolah terbaik di Yogyakarta. Louis pula yang mengajarkan saya banyak tentang hidup. Dia selalu berpesan den mengingatkan, “Jangan sampai seperti saya dulu, baru kamu mau berubah untuk sukses. Lakukan sekarang mumpung kehidupan kamu masih baik“.

Sayangnya, perusahaan itu tutup, membuat kami kapok dengan network marketing. Tapi, kemandirian yang ditularkan oleh Louis, benar-benar membungkus relung hati saya yang paling dalam. Makanya, saya berjualan perhiasan perak di kampus, ataupun mengikuti bazaar-bazaar di kampus. Modalnya berasal dari saya, tidak meminta dari orang tua. Tapi, orang tua saya melarang, takut kuliah saya terganggu. Tugas saya, kata mereka, hanya belajar. Jadi nggak perlu cari duit.

Sementara Louis berjualan panci. Hal Itu dilakukan setahun, 1999 – 2000. Wah, penghasilannya cukup lumayan per bulan. Eh, Januari 2001, saat kita pameran, datang Trisulo menawarkan bisnis Tianshi. Kontan saja saya larang. Maklumlah, di bisnis network marketing, Louis itu selalu gagal. Jadi, saya pikir sayang buang-buang uang lagi. Tapi, entah kenapa, Louis tetap ngotot. Dia minta kita jalan sendiri-sendiri.

Walau melarang, toh saya tetap menemani dalam setiap aktivitas bisnis Tianshi. Ya, namanya pacar. Jadi, pacaran kami dari satu presentasi ke presentasi lain. Mesra? Oh, itu jelas sekali, walau terkadang saya mangkel. Sebab, saat awal membagun jaringan, prospeknya yang diundang ke OPP di hotel, hanya 1 – 2 saja yang datang. Bahkan tidak datang sama sekali. Belum lagi setiap hari kerjanya menelpon. itu khan semua butuh biaya yang tidak sedikit. Tapi Louis tetap ngotot, ia benar-benar tidak maun mundur.

Ternyata, kegigihannya tidak sia-sia. Setelah enam bulan berjuang, pelan tapi pasti, jaringannya mulai terbentuk. Bonusnya sudah mencapai jutaan. Disinilah saya baru melek, serius menekuni bisnis Tianshi, tepatnya Agustus 2001 lalu. Apalagi buku-buku Robert T Kiyosaki bermunculan, membuat wawasan saya jadi bertambah. Saya benar-benar tidak ingin ketinggalan kereta, ingin sukses dan kaya di Tianshi. Di sini, Louis berpesan, “Jika kamu ingin sukses, kamu tahu apa yang harus kamu lakukan”.

Makanya, saya tetap kerja keras membangun jaringan. Di tolak, dilecehkan, di usir hingga saya menangis, menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Jika sudah begitu, ya saya mengadu ke Louis, baik sebagai upline maupun pacar. Dia pun memotivasi, hingga semangat saya tetap terjaga dan bangkit kembali. Hal itulah, menurut saya, jika kita sedang down, sebaiknya bertemu upline ataupun mengikuti pertemuna-pertemuan. Jangan di pendam, apalagi berkeluh kesah dengan mereka yang pikirannya negatif. Saya yakin, hasilnya akan negatif juga.

Jujur saja, sebagai pacar ataupun istri, saya sedikit diuntungkan. Setidaknya, jika jaringan saya mengadakan sebuah acara besar, saya bisa memintanya untuk hadir. Jika tidak mau, ya saya sedikit memaksa dengan wajah cemberut. Tapi, ingat lho, hanya sebatas itu. Lainnya, seperti membangun jaringan, saya kerjakan sendiri. Jadi, dalam Team Work, jaringan kita bangun sendiri-sendiri, kecuali hubungan sebagai upline-downline, maupun suami istri. Tapi, ya namanya istri, saya downline yang plus plus dech untuk Louis.

Saya suka uang …

Uang memang bukan segalanya. Tapi, hidup mengajarkan, segala-galanya membutuhkan uang. Makanya kalau ditanya soal uang, wah, pasti saya suka. Sebab, bagi saya uang itu begitu penting. Dengan uang, kita bisa melakukan sesuatu yang kita inginkan. Coba saja bayangkan hidup tanpa uang. Kita hanya bisa menjadi “penonton” saat orang lain membantu sesama, menyekolahkan anaknya ke tingkat yang lebih tinggi, membantu orang tua dan lain sebagainya.

Karena itu, walaupun segala sesuatunya sudah di sediakan suami, saya masih tetap bekerja. Saya ingin sukses dan tetap ingin jadi orang kaya. Soal inilah yang sering ditanyakan orang, kurang apalagi pada saya? sebab, dengan penghasilan yang dimiliki suami, saya tinggal duduk manis, pergi ke salon atau ke spa memanjakan diri, pergi ke mall untuk shopping dan lain sebagainya.

Tapi, bila santai-santai saja, saya pikir, itu bodoh sekali kalau saya tidak belajar dari suami. Bodoh sekali bila saya tidak bisa mengail ilmunya. Sebab, orang lain saja ingin bertemu, ingin belajar resep keberhasilannya di bisnis ini. Lho kok saya, yang setiap hari ketemu, setiap hari berbicara, melayani dan mengurusinya, kok tidak mau belajar, tidak mau sukses dan kaya. Saya pikir, jika saya santai-santai saja, wah betapa konyolnya saya.

Lagipula, Tuhan mengaruniakan kita talenta, kemampuan berkembang, mengembangkan dan membantu orang lain. Masak sich kita diam saja melihat penderitaan orang lain, tidak memiliki empati dan rasa peduli. Buat saya, salah sekali jika kita tidak jadi siapa-siapa. Justru siapapun kita, entah itu anak orang kaya, ibu rumah tangga, hidup tak sampai disitu saja. Masih banyak yang harus dikembangkan. Semua itu bisa diperoleh dan dilakukan melalui network marketing.

Saya sendiri pernah mengalami pahitnya tidak punya uang. Ketika itu, ada sebuah baju pesta yang bagus, harganya Rp 300 ribu. Karena tidak punya uang, saya hanya bisa mencoba-coba saja, tidak bisa memiliki. Sejak itu, saya katakan kepada suami, suatu saat saya akan berbelanja tanpa melihat harganya. Makanya sekarang, kalau berbelanja, saya langsung beli apa saja yang saya inginkan tanpa melihat harganya. Paling-paling suami tersenyum kecut dan cemberut. Tapi, dia khan tidak bisa marah. Sebab, selain tugas istri bagian “menghabiskan”, juga menghasilkan. Makanya saya tetap senang dan suka duit ….

Obsesi kami banyak …

Jujur saja, lewat network marketing, khususnya Tianshi, finansial kami lebih dari cukup. Kami punya beberapa rumah, mobil BMW baik seri 3 ataupun seri 6,dan Mercedez Benz Silk 2000. Yang terakhir ini merupakan hadiah perkawinan ke-4. Bahkan, kami juga sedang mempersiapkan rumah baru yang biayanya mencapai Rp 12 milyar. Lokasinya tak jauh dari rumah kami, di resort Dago Permai, Bandung, Jawa Barat.

Selain materi, banyak hal lain yang kami peroleh di bisnis jaringan ini. Misalnya pengembangan kepribadian, sesuatu yang tidak saya peroleh di kampus. Bayangkan saja, dulu saya orang yang tidak basa basi, malas bertemu orang, sehingga sering berada dikamar dengan iringan musik. Wah itu, saya betah sekali.

Tapi, setelah mengikuti network marketing, hal-hal tersebut jadi hilang. Mungkin, karena terpaksa, saya harus berubah jika ingin sukses dalam kehidupan. Namun, satu hal yang tak terkira di bisnis ini, saya bisa membahagiakan orang tua, sesuatu yang tak ternilai oleh apapun. Bahkan rasa capek,ditolak, diusir, dilecehkan, sekejap saja hilang saat melihat kebahagiaan mereka.

Sebagai wujud cinta dan rasa syukur, saya membelikan mereka rumah termewah di perumahan mewah Yogyakarta. Saya juga bisa membawa mereka keluar negeri. Jadi, bisnis ini banyak memberikan kesempatan kepada kita untuk memberikan sesuatu yang berharga bagi orang-orang yang kita cintai.

Tapi, apa yang kami peroleh semua itu, belumlah seberapa dibanding orang-orang kaya lainnya. Lihat saja gedung-gedung menjulang tinggi di Jakarta, mereka yang memiliki ratusan usaha, pesawat terbang dan sebagainya. Semua itu tentu ada yang punya. Makanya kami akan terus bekerja dan bekerja. Alasannya, kami masih punya banyak obsesi.

Lebih-lebih jika menoleh ke jaringan. Mereka itu berasal dari berbagai lapisan. Ada satpam, ada tukang sayur, mahasiswa, sopir, ibu rumah tangga dan sebagainya. Tanpa mereka, kami sadar sepenuhnya, hidup kami tidak akan seperti ini. Louis dan saya, mungkin masih kost di gang gang yang sempit. Makanya, kami akan tetap bekerja dan bekerja, berusaha keras mewujudkan impian mereka. Itu “harga” yang tidak bisa ditawar tawar.

Demi sukses mereka, kami bersama rekan-rekan lainnya mendirikan Unicore, sebuah sekolah bisnis yang memberikan guide untuk kesuksesan. Mereka tinggal meniru dan mempraktekkannya. Bahkan, Unicore akan memberikan promo award bagi mereka yang memenuhi ketentuan. Unicore akan mengirimkan sedikitnya 80 orang untuk pergi ke Eropa. Jadi, apa yang diperoleh Unicore, akan dikembalikan lagi kepaa mereka.

Kami yakin, jika mereka antusias, berfikiran positif dan tidak berhanti ditengah jalan, apa yang mereka dambakan akan diperoleh lewat bisnis ini. Dulu saja, saya kurang begitu yakin terhadap bisnis ini. Maklumlah, saya tipikal yang tidak mudah percaya. Segala sesuatunya harus rasional, ada bukti empiris dan sebagainya. Tapi, seiring perjalanan waktu, ternyata apa yang digembar-gemborkan Robert T. Kiyosaki banyak benarnya. Buktinya, saya dan Louis merasakan. Jadi kalau kami bisa, merekapun pasti bisa, percayalah …

Kisah sukses dokter perempuan yang terjun ke dunia network marketing

February 21st, 2009

Walau profesinya dokter praktek, mereka tidak alergi menggeluti bisnis jaringan, bahkan ada diantaranya yang menggondol BMW.

Buku The New Professionals – The Rice of Network Marketing As The Next Major Profession, ditulis oleh Prof. Dr. Charles King- Seorang akademisi pemerhati network marketing dari University of Illinois – memang tidak keliru. Maklumlah, buku tersebut menyatakan bahwa network marketing tetap menjadi trend dan menarik bagi kalangan profesional. Buktinya, bisnis ini menjadi lahan empuk kalangan profesional dalam mengais rejeki menjadi jutawan. Ada bankir, pengusaha, dosen, dokter dan lain sebagainya.

Yang paling mencolok, kiprah para dokter di bisnis ini. Mereka tak sekedar menjadi konsultan medis, menjadi pebisnisnya (networker), tetapi juga merambah menjadi pemilik. Maklumlah, jika tinjauannya pada produk health food, network marketing memang sangat dekat dengan profesi dokter. Setidaknya, kiprah dokter disini adalah preventif dan promotif, sesuatu hal yang dapat dipelajari oleh kaum awam.

Luar biasanya, walau disibukkan oleh aktivitas profesinya, para dokter pun tak mau menjadi penonton di dunia bisnis jaringan ini. Mereka menunjukkan taji-nya dengan mendulang penghasilan dan prestasi. Contohnya 3 dokter perempuan yang sukses diTianshi: Dr Yanthi Naunghelarta, Dr Yani Laksitawati dan Dr Wien Daryoko. Ketiganya berhasil menggondol BMW dari perusahaan MLM Tianshi.

Bagi Dr Yanthi, BMW itu sulit diperoleh jika hanya mengandalkan profesi selaku dokter praktek. Maklumlah, seperti dikatakan pakar kebebasan finansial dalam bukunya Cahflow Quadrant, penghasilan dokter ditentukan diri sendiri (bekerja untuk uang), bukan uang yang bekerja untuk kita.

Tapi, bukan berarti penghasilan dokter tidak cukup lho. Lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” tutur Yanthi, yang memperoleh BMW di Berlin tahun 2002 lalu. Alumnus Universitas Indonesia ini menyebut dirinya tercebur ke network marketing gara-gara produk Tianshi, yang dpaat membantu menormalisir penyakit suaminya yang menderita bronchitis akut.

Soal produk juga dibenarkan oleh Dr Rani. Ia mengakui produk Tianshi merupakan produk Cina yang diambil dari ramuan China kuno dan banyak membantu menormalisir pelbagai penyakit. Sebagai contoh, ia menyebutkan bahwa seorang satpam di dekat rumahnya mengalami kecelakaan, tangannya patah. Saat berobat ke tempat prakteknya, Rani, demikian panggilan akrabnya, memberikan kalsium satu sachet. Eh, esok harinya, satpam tersebut meminta kalsium lagi.

Satpam itu mengaku rasa nyeri ditangannya berangsur-angsur pulih” ungkap Rani. Sejak saat itu, Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat, ini mulai kepincut dengan Tianshi, mengingat produknya berguna bagi banyak orang. Bahkan tak hanya itu, Rani pun menggunakan produknya sebagai alat bantu menyehatkan.

Hasilnya tak sia-sia, Rani dan rekan sejawatnya, Dr wien, berhasil membawa pulang BMW, mengikuti jejak Dr Yanthi. Tak hanya itu, Rani pun menyembul dengan peringkat Silver Lion, peringkat tertinggi yang dicapai buat para dokter yang menggeluti bisnis jaringan di Tianshi. Dr Anita, setelah berjuang tiga tahun, kini memetik hasilya. Ia pun berhasil meraih BMW 3 tahun lalu. “Wah senangnya. Sepertinya rasa capai dan lelah itu hilang,” jelasnya, seraya menilai network marketing itu cocok bagi perempuan, khususnya ibu rumah tangga.

Dari Sun Hope, tercatat nama Andi Sukmawaty Latief. Dokter gigi jebolan Universitas Hasanuddin, Makasar, Sulawesi selatan, ini mencapai peringkat Diamond Director. Ia terjun ke bisnis jaringan ini, tak jauh berbeda dengan dokter perempuan lainnya: gara-gara produk. Jaringannya melebar ke pelbagai daerah, dan termasuk para dokter juga, seperti spesialis anak, jantung dan lain sebagainya.

Jujur saja, apa yang saya peroleh saat ini, melebihi dari gaji saya sebagai pegawai negeri,” tegas Sukmawaty, yang bertugas di bagian administrasi sebuah Puskesmas di Jakarta. Tapi, berdasarkan marketing plan, akumulasi bonusnya dengan peringkat Diamond Director mencapai Rp 270 juta. Ia mengatakan, jika tak menggiurkan, tak mungkin bertahan sampai 9 tahun di network marketing tersebut.

Bagi para dokter perempuan, ada beberapa hal yang diraih di binsis ini. Pertama, menyehatkan dan mensehakterakan masyarakat, baik lewat produk maupun peluang bisnisnya. Kedua, meningkatkan kesejahteraan kesejahteraan keluarga. Sebab, walaupun profesi dokter memiliki income yang lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, namun kebutuhan terus meningkat, termasuk juga soal impian hidup.

Nah, kebetulan bisnis ini menciptakan asset dan passive income“, tegas Yanthi, seraya menyebut ongkos di network marketing relatif murah, sehingga dapat dijadikan “kendaraan” merubah hidup, termasuk bagi para ibu rumah tangga lainnya dalam menata masa depan yang lebih berkualitas.

Sumber: Artikel di majalah Bisnis Plus

 

Komersial:

Peluang bisnis jaringan Modal NOL, bisa dapat 277 juta

Peluang bisnis jaringan grosir pulsa

Metode rahasia menghasilkan uang dari internet

Para Perempuan kaya dan sukses dari bisnis jaringan

February 18th, 2009

Perkataan RA Kartini yang terkenal, “Aku Mau”, ternyata network marketing adalah denyut nadinya. Di bisnis jaringan, perempuan diberikan kesempatan merubah hidupnya, jauh dari situasi diskriminasi dan sulitnya membagi waktu yang seringkali dialami perempuan karir yang bekerja di kantor.

Seandainya Raden Ajeng Kartini masih hidup, bisa jadi perempuan asal Jepara, Jawa tengah itu, memberikan restunya pada network marketing (bisnis jaringan). Dan mungkin Ia juga akan merekomendasikan agar semua perempuan Indonesia terjun ke BISNIS JARINGAN. Penyebabnya, semangat keseteraan gender yang diperjuangkannnya senafas dengan network marketing.

Sebagai gambaran, lihat saja sebuah buku yang mengupas pemikiran RA Kartini, yang berjudul “Aku Mau“. Buku tersebut diterbitkan dari surat menyurat Kartini kepada sahabatnya di Belanda, Estelle Zeehanderlaar, seorang perempuan yang memberi pengaruh kuat secara ideologis kepada pemikiran Kartini. Dalam sebuah suratnya kepada Stella, 13 Januari 1900, Kartini antara lain menulis begini: “kau tahu mottoku? “Aku Mau“. Dua kata itu telah membawaku melewati gunung kesulitan. Aku tak mau menyerah, aku mau melewati gunung itu.”

Dalam dunia BISNIS JARINGAN, semangat “Aku Mau” tadi merupakan denyut nadi , yang dalam implementasinya selalu disosialisasikan kepada setiap perempuan. Mengapa? karena perkataan “Aku Mau” bukan hanya sekedar kata-kata yang hilang begitu saja setelah diucapkan, tetapi suatu tekad yang harus diwujudkan demi masa depan yang lebih baik. Dalam bahasa network marketing, “Aku Mau” adalah sebuah impian yang harus di-afirmasi setiap hari.

Dan yang luar biasa, praktek “Aku Mau” dalam dunia Bisnis Jaringan, sangat cocok dengan semangat perjuangan RA kartini untuk memberdayakan kaum perempuan pada masa itu. Maklumlah, di bisnis yang akrab dengan sebutan pemasaran jaringan ini, jauh dari diskriminasi dan senafas dengan semangat emansipasi. Hal ini dapat terjadi karena setiap pelaku di BISNIS JARINGAN, baik pria maupun wanita, memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam mencapai kesuksesan, tanpa melihat status pendidikan, modal yang dimiliki, ataupun latar belakang keluarga. Jadi, tidak ada perbedaan, seperti yang terjadi dalam pekerjaan formal lainnya.

Dalam dunia network marketing, “Aku Mau” yang adalah semangat RA kartini dapat dimiliki setiap perempuan, asalkan punya kemauan, pantang menyerah dan mau berusaha. Sementara fleksibelnya waktu yang ditawarkan bisnis jarigan ini, membuat perempuan tidak dipusingkan membagi waktu urusan kantor dan rumahangga, hal yang menjadi kendala perempuan selama ini. Dengan demikian, peran “Ratu Rumah Tangga” tak terabaikan gara-gara karir yang ingin diraih. Disisi lain, income yang dihasilkan dari bisnis ini juga tanpa batas, Sky is the limit!.

Sebagai bukti, tengok saja Ferawati Hartono (Fei Fei). Kiprahnya di dunia marketing Tianshi membuat banyak orang terbelalak. Masklumlah, Ibu muda dua anak ini, mampu meraih penghargaan yang disiapkan oleh perusahaan Tianshi, yakni: Mobil BMW, Yacht (kapal pesiar), pesawat terbang dan villa mewah. Belum lagi bonus per bulan, ditambah share international, membuat isi rekeningnya bertambah-tambah saja.

Saya pikir, network marketing itu sangat cocok untuk perempuan. Maklumlah, perempuan itu lebih banyak ‘bercerita’ dibanding pria,” ujar Fei Fei tesenyum. Selain itu, dalam hal “bercerita”, perempuan lebih banyak sarananya, seperti arisan, mengantar anak, tempat fitness, shoping atau pun berbelanja dan sebagainya. “Nah, daripada ceritanya ngalar ngidul, khan lebih baik cerita bisnis, sehingga waktu tidak terbuang percuma,” jelas Fei Fei yang juga alumnus Teknik Industri Universitas Parahiyangan, Bandung, Jawa Barat.

Selain kondisi finansial yang semakin baik, Fei Fei mengaku banyak memperoleh hal positif melalui bisnis jaringan, seperti pengembanagn kepribadian. Misalnya, hal bertemu orang lain, berani berbicara didepan umum, kepercayaan diri meningkat, mengatur waktu dan lain sebagainya. “Padahal dulu saya kurang pede lho. Makanya lebih baik menghindar bertemu orang,” ungkapnya tertawa.

Di Tianshi sendiri, selain Fei Fei, masih banyak perempuan yang menorehkan prestasi, seperti bonus BMW. Adaibu rumah tangga, singel parent, mahasiswi, istri pengusaha, mantan perempuan karir, professional dan sebagainya. Bahakan ada juga yang berprofesi dokter yang terjun ke bisnis ini.

Selain perempuan-perempuan yang berprestasi di Tianshi, juga ada perempuan yang sukses di perusahaan network marketing lainnya, ambil contoh Oriflame, perusahaan network marketing yang produk utamanya berupa produk kecantikan, dimana memang sebagian besar membernya adalah wanita. Contohnya Cynthia Venika. Wanita asal bangka, Sumatera Selatan ini merupakan orang pertama Oriflame Indonesia dan Asia yang mencapai Executive Director, Sekaligus peringkat ke-7 terbaik di seluruh dunia.

Saya bahagia karena bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang dan menjadi yang terbaik di usia muda merupakan lembaran emas dalam kehidupan saya,” ujar Cynthia, yang melalui Oriflame memiliki rumah, mobil, apartemen dan wisata ke luar negeri. Ia yakin, semua ini tidak akan diperoleh jika mengandalkan gaji per bulan selaku karyawati di perusahaan swasta.

Sikap yang sama, juga diperlihatkan oleh Een Sugiarsih, rekan sejawat Cynthia di Oriflame. Ia berani meninggalkan atribut selaku karyawati supermarket terkemuka di kawasan jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Ternyata, sikapnya tersebut tidak keliru. Buktinya, setelah 14 tahun berkecimpung di network marketing kosmetik asal swedia itu, peringkat yang diperolehnya adalah Double Diamond Director, satu peringkat di bawah Cynthia.

Sebagai “orang nomor” dua, Een, demikian sapaan akrab ibu tiga anak ini, berhak menerima cash award Rp 70 juta, liontin, pin emas, dan wisata ke luar negeri seperti singapura, Hongkong, Bangkok, Beijing, Brazil, New Zealand, Paris, Tokyo, Moskow, Malaysia, Afrika dan Shanghai.

Een tidak menampik, walau ditinjau dari sudut waktu kaum perempuan memiliki nilai plus dibisnis ini, tetap saja bukan jaminan untuk mencapai kesuksesan. Tidak semata-mata kerja keras, tetapi juga harus pintar, khususnya bagaimana duplikasi berjalan dengan baik.

Disinilah, seperti diingatkan Fei Fei tadi, peran training sangat dibutuhkan dalam mengubah sikap dan mental dalam menjalankan bisnis ini. “Tanpa sikap yang positif, wah kita akan sulit membangun jaringan. Kita akan sulit melakukan pendekatan dengan prospek,” jelas Fei Fei, seraya menyebut keberhasilannya tidak lepas dari 7 langkah yang merupakan “trade mark” duplikasi seluruh member Tianshi di Tanah Air.

Fei fei menilai, dekatnya network marketing dengan perempuan — baik soal produk ataupun konsep bisnisnya, seyogianya membuat perempuan eling punya penghasilan. Atau setidaknya, dapat mengurangi beban suami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari yang biayanya terus membengkak naik. Belum lagi kebutuhan pendidikan anak-anak. Jadi tidak bisa sepenuhnya beban di pundak suami.

Jujur saja, saya suka duit, walaupun kita sadari uang bukanlah segala-galanya. Tapi, harus kita ketahui, segala-galanya tidak akan bisa tanpa uang,” ujar Fei Fei. Lagi-lagi, istri jutawan leader kondang Tianshi, Louis Tendean, meyakinkan bahwa network marketing memberikan akses luar biasa pada perempuan dalam merubah hidup, baik soal income atau pengembangan diri. Akses ini, bukan melulu hanya karena network marketing modalnya relatif kecil, tetapi konsep bisnisnya yang mencetak kemandirian, jauh dari diskriminasi dan memberdayakan perempuan dalam menyanggah perekonomian keluarga.

Cerita Dr Erni Hermijanti, M.Kes, mungkin dapat menjadi renungan. Ia menyebut rekan sejawatnya sesama dokter yang terbilang sukses. Temannya itu punya 5 mobil, 3 rumah, tiap tahun pergi ke luar negeri beserta keluarga, dan sebagainya. Tidak diduga musibah datang.

Temannya itu kena stroke, hingga dirawat berbulan-bulan di ruang ICU (Intensive Care Unit) di Rumah Sakit. “Semua hartanya ludes untuk membayar perawatan rumah sakit. Saya benar-benar miris melihatnya,” ujarnya. Dan bukan hanya ludes, istri rekannya itu meminta bantuan kepada sejawat suaminya. Erni mengaku tak habis pikir, kenapa bisa terjadi begitu? “Apa teman saya tidak punya asuransi, atau lupa kepada aturan-aturan asuransi,” lanjutnya.

Persoalan akhirnya terjawab, setelah Erni – demikian sapaan akrabnya, membaca buku Rich Dad’s Poor Dad’s dan Cashflow Quadrant, karya pakar kebebasan finansial, Robert T. Kiyosaki. Di buku tersebut, profesi yang ditekuninya sampai saat ini, ternyata masih masuk kelompok kuadran kiri, alias self employee, dimana penghasilan ditentukan oleh diri sendiri. Walhasil, walau menggeluti dua profesi sekaligus, –dokter dan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara, tidak membuatnya alergi dengan network marketing. Terbukti, Erni memperoleh BMW, sekaligus leader kondang di Goodway International Network.

Erni, Fei Fei, Cynthia dan perempuan lainnya yakin networker-networker perempuan akan terus bermunculan. Alasannya, lagi-lagi selain dekat dengan perempuan, bisnis inipun dapat mewujudkan “Aku Mau”-nya Kartini dalam memberdayakan perempuan, khususnya dalam soal menyanggah perekonomian keluarga. Apalagi krisis ekonomi negeri ini belum sepenuhnya pulih, sekarang datang krisis global. Jadi, ibarat sedia payung sebelum hujan, tak ada salahnya perempuan menjadi entrepreneur networker, sebelum “monster” Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) “mendatangi” suami. (Tim)

Sumber: Artikel Bisnis Plus tahun 2006

Komersial:

Peluang Network Marketing Modal NOL, income Rp 277 juta. Join Gratis!

Peluang bisnis jaringan dengan produk grosir pulsa

Panduan menghasilkan uang melalui internet

Peluang bisnis jaringan bagi kaum perempuan

February 16th, 2009

Melihat produk-produk yang ditawarkan untuk dijual dengan sistem network marketing, sepertinya tidak jauh dari kebutuhan wanita. Dengan demikian, perempuan berpeluang besar untuk sukses di bisnis ini.

Jika anda seorang wanita yang saat ini bingung menentukan karir atau karir yang anda tekuni tidak memberikan hasil maksimal, baik secara materi maupun waktu yang tersisa untuk keluarga, mungkin network marketing dapat dijadikan sebagai alternatif pekerjaan yang dapat dijalani paruh waktu atau mungkin sepenuh waktu. Karena, jika dibandingkan jenis pekerjaan atau jenis wirausaha yang lain, network marketing ternyata sangat cocok dengan perempuan.

Hal ini bukanlah mengada-ada atau apalagi diskriminasi gender. Lihat saja kebanyakan produk yang dijual dengan sistem network marketing, sebagian besar produk-produk tersebut berhubungan dengan kebutuhan wanita. Mulai dari produk nutrisi, alat-alat rumah tangga, produk kecantikan, kebutuhan sehari-hari dan bahkan sampai kepada
busana dan pakaian dalam. Dari sini terlihat bahwa bisnis jaringan sangat memanjakan kaum wanita.

Jika dilihat dari sudut bisnis, terutama dari segi pengaturan waktu yang fleksibel dalam menjalani bisnis jaringan ini, industri ini sangat mungkin dijalankan oleh seorang wanita, yang sebagian besar Ibu Rumah Tangga. Dalam bisnis jaringan, perempuan tidak dibebani oleh peran ganda, dimana kesulitan membagi waktu antara urusan kantor dengan kodratnya selaku perempuan dapat diatasi. Bahkan, dengan flesibilitasnya waktu plus teknologi internet sekarang ini, bisnis jeringan dapat dijalankan sepenuhnya dari rumah. Hal ini tentu membuat si pelaku bisnis lebih menikmati pekerjaannya. Paling tidak, mereka tidak dituntut atau direpotkan dengan soal penampilan, busana, pergi tergesa-gesa, macet di jalan, dan sabagainya.

Apalagi, pada saat “bercerita” memperkenalkan bisnis ini, biasanya kaum wanita lebih banyak memiliki “media sosialisasi” seperti arisan, tempat senam atau pusat kebugaran, salon, saat mengantarkan anak ke selkolah, dan lain sebagainya. Disinilah dapat terjalin hubungan yang lebih erat, sehingga terbentuk jaringan sebagai langkah awal mewujudkan impian dan cita-cita.

kaum perempuan dilahirkan dengan kemampuan membuat segala impian menjadi kenyataan. Oleh karena itu, menjadi perempuan merupakan kekuatan mendasar, bukan kelemahan,”ujar Linda Hollander, seorang guru entrepreneur perempuan, sekaligus pendiri the Women’s Small Business EXPO, di Los Angeles, California, Amerika Serikat.

Menurut wanita yang juga penulis buku “Bags to Riches: 7 Success Secrets for Women in Business“, menganjurkan supaya setiap wanita yang menekuni bisnis network marketing agar mengembangkan seluruh potensi kewanitaanya. Hal-hal itu antara lain:

Pertama, men-”nutrisi“-kan pelanggan seperti mendengarkan masalah mereka, memberikan pelayanan yang terbaik, fokus menolong orang lain ketimbang memaksakan penjualan produk, belajar mengenal kebutuhan para pelanggan, dan sekaligus menawarkan solusi bagi mereka.

Kedua, cari mentor yang dapat membantu anda berjalan di “jalur cepat” sehingga kesuksesan lebih cepat diraih. Hal ini akan memberikan kesempatan meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan yang lebih luas. Bukan rahasia lagi, jika dalam bisnis, khususnya dalam dunia network marketing, mereka yang sukses biasanya memiliki mentor yang dapat dipercaya, memberikan motivasi dan mendorong mereka untuk melakukan sesuatu yang melebihi kemampuannya.

Ketiga, bekerjalah dengan tim, atau bentuklah tim sukses, khususnya bekerja dengan orang yang memiliki rasa kepedulian untuk menolong ornag lain sebagai salah satu tujuan hidupnya. Tim sukses ini akan mengaktifkan imajinasi dan energi kreativitas, sehingga menambah keyakinan. Penyebabnya, tim sukses akan mengimbangi kekuatan, kelemahan, pengalaman, keahlian dan memperluas wawasan.

Keuntungan dengan adanya tim sukses sangat besar“, ujar linda. Ia berpendapat, kecerdikan grup akan membantu seseorang mengakselerasikan pencapaian tujuan, memberikan sudut pandang yang segar rencana yang dikerjakan. “Hasilnya, anda akan tercengang, karena sinergi dari tim yang bekerja menginspirasikan brainstorming yang luar biasa,” tambah linda lagi dalam sebuah arikel yang berjudul, “kembangkan Seluruh Kekuatan keperempuanan Anda“.

Menurutnya, perempuan memiliki kemauan belajar, kemauan berubah dan senantiasa mencari cara untuk memperbaiki kehidupan, termasuk kehidupan ornag-orang yang dicintainya. Namun tidak juga dipungkiri, perubahan itu sangat menakutkan, membuat banyak diantaranya lebih nyaman dengan kondisi semula. Oleh karena itu, menggeluti bisnis sendiri ataupun bisnis jaringan, adalah kursus pengembangan pribadi yang sangat cepat.

Yang keempat, Linda menyebutnya “praktek pembelajaran seumur hidup“. Pada poin ini ia mengingatkan agar jangan putus asa, mengira mengetahui semua, melainkan berani berinvestasi pada diri sendiri. Buatlah sudut pandang seperti seorang anak, yang selalu ingin mempelajari hal-hal baru. Hal tersebut dapat diperoleh setiap hari, karena akan selalu ada permasalahan baru untuk dipecahkan, tantangan-tantangan baru, bahkan hal-hal baru untuk dipelajari. Oleh karenanya, menemukan para mentor, mengikuti seminar-seminar, membaca buku-buku dan membentuk tis sukses adalah bagian dari kursus tersebut.

Hal itu semua, bagi Rene Reid Yarnell, adalah resep perempuan untuk meningkatkan kepercayaan diri. Maklumlah, secara umum perempuan kurang yakin terhadap diri sendiri, khususnya sebagai pemimpin. Disinilah sikap lebih dipentingkan ketimbang bakat.

Selain percaya diri, untuk mencapai kesuksesan, Rane yang juga penulis buku Your First Year in Network Marketing, mengingatkan bahwa dalam memprospek perempuan dapat “menyalin lawan bicara”. Contoh, jika memprospek pria, berpikirlah seperti pria. Sebab, kebanyakan pria tentu tidak akan tertarik jika ditawarkan produk kecantikan. Mereka lebih tertarik dengan produk-produk kesehatan.

Dan yang penting, perempuan bisa menghilangkan pola pikir sebagai retailer, melainkan sebagai pemimpin suatu organisasi. Alasannya, di network marketing, wanita ataupun pria dituntut dapat menduplikasikan jaringan, mendidik mereka agar bisa menduplikasi. Ingatlah, kesuksesan di binsis jaringan adalah hasil kombinasi dari kepemimpinan yang efektif dan proses terduplikasinya jaringan.

Karena itu, seharusnya bagi perempuan, perbedaan kodrat dengan pria merupakan suatu keistimewaan tersendiri. Karena, walau bagaimanapun, perempuan cenderung lebih perhatian, lebih punya sifat pengasuh dibanding pria. Dengan bakat yang disertai kelembutan, perempuan modern mampu mengimbangi kemampuan pria dalam berbisnis, termasuk sepak terjangnya di dunia Bisnis Jaringan.

Sumber Referensi: Artikel yang ditulis Gita & Romo di majalah Bisnis Plus

 

Komersial:

Bisnis Jaringan GROSIR PULSA elektrik

Bisnis jaringan modal Gratis berpeluang dapat 277 juta

Mengapa bisnis jaringan cocok untuk perempuan

February 13th, 2009

Di dunia hiburan, baik domestik maupun mancanegara, tercatat banyak sekali perempuan yang sukses menapaki karir di bidang entertainment, sebutlah Britney Spears, Paris Hilton, Nicole Kidman, Angelina Jolie dan sederet nama besar lainnya. Nemun, tidak semua wanita memiliki talenta dan kemampuan seperti nama-nama besar diatas. Tidak semua perempuan dapat menciptkan sebuah lagu, bernyanyi, berakting didepan kamera ataupun menulis buku best seller. Kemampuan yang mereka miliki dihasilkan dari tingginya ‘jam terbang’ mereka di dunia yang mereka geluti, dan ini tidak dimiliki oleh semua orang.

Namun Madonna, seorang selebritis sekaligus artis penyanyi terkenal di jagad musik dan entertainment, pernah menyampaikan pesan kepada penyanyi disko dari Prancis, Patrick Hernandez, “Kesuksesan seutuhnya miliki anda hari ini. Tapi esok Hari, kesuksesan akan menjadi milik saya.” Hal ini dapat menjadi inspirasi dalam meraih kehidupan di masa depan yang lebih baik.

Dalam dunia network marketing (bisnis jaringan), inspirasi dari kisah Madonna ini dapat diwujudkan oleh siapa saja,tak pandang strata sosial, seperti pendidikan, latar belakang keluarga, atau pun berapa banyak modal yang dimiliki. Bahkan, Network Marketing, jika dilihat dari faktor waktunya yang dapat diatur (fleksibel), bisnis jaringan (network marketing) sangat cocok dijalankan oleh kaum perempuan. Karena di bisnis ini, tidak terikat pada waktu maupun ruang, sehingga kodratnya sebagai seorang Ibu rumah tangga dan istri tidak terabaikan, yang mana masih merupakan problem klasik bagi seorang perempuan karir (employee). Karena peran ganda tersebut, wanita karir senantiasa dituntut membagi waktunya, antara urusan-urusan rumah tangga maupun urusan kantor. Situasi seperti ini, tidak akan ditemui oleh perempuan yang menjalani bisnis jaringan (NETWORK MARKETING).

Selain mudah mengatur waktu, dasar dari bisnis jaringan atau network marketing pun dibangun melalui kekuatan hubungan (relationship), yang oleh Jill Lublin, CEO dari firma Consulting Strategis Promosing Promotion, sebagai saatu keajaiban networking. Menurutnya, Melalui hubungan tersebut dapat memciptakan pemenuhan kebutuhan hidup yang selama ini didambakan, ataupun masa depan yang lebih baik (berkualitas).

Nah, hubungan ini dapat terjalin jika memiliki sikap melayani, menunjukkan rasa peduli, yang mana banyak kalangan menyebut wanita punya nilai lebih dibandingkan dengan laki-laki. Disinilah kejujuran, rasa ingin tahu dan rendah diri, dapat membuat hubungan itu lebih langgeng dan erat. Jadi, kesuksesan dibisnis ini, tidak semata-mata masalah tahan mental, tetapi bagimana membangun hubungan dengan orang lain dengan hati yang tulus. Jill, yang mengaku selama menjalani network marketing, mengatakan bahwa salah satu kiat menciptakan hubungan adalah dengan lebih banyak memberi.”Lakukanlah pada setiap interaksi dan siap melayani, temukan kebutuhan prospek (orang lain),” ungkap Jill, yang juga menulis buku Guerilla Publicity dan Networking Magic ini. Menurutnya, sikap yang berorientasi pada pelayanan (memberi) merupakan alat networking yang ajaib.

Linda Locke, seorang editor pada bulletin bulanan MLM Women, juga berpendapat yang tidak jauh berbeda. Menurutnya, dalam membangun hubungan, wanita lebih banyak kepada pendekatan pribadi. Misalnya, mendengarkan prospek, bertanya, berbagi informasi, mencari tahu keinginan prospek, dan kemudian membantunya. “Inti dari networking adalah masyarakat dan komunikasi. Wanita sangat ahli dalam soal ini,” ujarnya.

Dalam artikelnya, “Bagaimana perempuan merekrut melalui relasi marketing“, Linda menilai pendekatan komunikasi yang dilakukan perempuan yang berhasi di bisnis network marketing biasanya melalui produk, khususnya khasiat dan manfaatnya. “Perempuan itu begitu mudah berbagi dengan orang lain, begitu mudah menceritakan sesuatu produk yang disukai,” ungkapnya.

Selain produk, pendekatan lain dapat berupa karena keluarga, pekerjaan, relasi dan uang.
Saat berinteraksi, perempuan tidak membicarakan bisnis, kecuali seputar keluarga, seperti anak, lingkungan tempat tinggal, produk yang di pakai dan lain sebagainya. Itu semua, dinilai oleh Linda sebagai sesuatu yang alami, sehingga menemukan hal-hal yang menarik tentang prospek. Dengan demikian, selain ingin mencari teman baru, orang akan tertarik kepada orang lain yang dapat membuat dirinya merasa nyaman. Pada point inilah kaum perempuan mempresentasikan bisnis sesuai dengan keinginan prospek.

Linda juga menilai, perempuan juga fokus pada setiap pandangan prospek. Mereka berbicara mengenai manfaat bisnis, tidak mementingkan keinginan dan kebutuhan pribadi. “Perempuan itu lembut, sabar dan membebaskan prospek dalam memilih,” ujar Linda. Lebih lanjut, menurutnya perempuan selalu menciptakan jejaring melalui kemampuan mereka berbagi informasi setiap hari.

Bahkan, seperti yang dikatakan oleh Sue Seward, entrepreneur yang juga pelatih marketing dan penerbit dari Fit Fours Success Online Marketing Newsletter menilai perempuan dalam membangun hubungan lebih kuat dan lebih bertahan lama. Dan oleh karenanya, maka industri bisnis jaringan ini sangat cocok bagi perempuan, khususnya yang punya hasrat, sikap yang benar dan mengerti sesungguhnya apa yang dibutuhkan dan diinginkan untuk masa depan. Penyebabnya, pada dasarnya perempuan memiliki sifat alami yang lebih peduli dan selalu ingin belajar.

Lebih lanjut Sue mengatakan bahwa perempuan adalah pendengar yang baik, memiliki kemampuan memotivasi terhadap orang lain yang baru dikenalnya. Perempuan mengerti dan memahami pada waktu orang lain mengatakan bahagia, tanpa tergantung pada situasi, kapan dan dimana mereka berada. Menurut Sue, kepekaan ini merupakan intuisi perempuan, sebagai karunia Ilahi.

Selain dapat memperoleh kebebasan finansial yang tanpa batas, hal lain yang menakjubkan untuk perempuan yang bergerak di industri ini adalah terbangunnya kepercayaan diri. Inilah salah satu sisi positif bisnis jaringan, entah itu yang dikerjakan secara part time atau sepenuh waktu. “Networking adalah anugrah yang indah bagi semua orang, khususnya bagi kaum perempuan yang memilih menyalurkan anugrah itu kembali,” ujar Sue lagi. Bahkan, pengembangan diri itu, membuat mereka lebih membuka diri untuk menolong lebih banyak lagi orang yang mereka temui.

Selain itu, pada masa sekarang, dimana hampir semua bisnis didukung oleh teknologi informasi, membuat upaya perempuan yang bergelut di bisnis ini semakin mudah. Setidaknya, dengan teknologi internet yang semakin maju, perempuan dapat mengoptimalkan waktu yang berharga, menggunakkannya untuk hal-hal yang lebih berguna, seperti merawat anak, keluarga, orang tuanya, dan dirinya sendiri. Hal hal ini bersamaan dengan kebebasan finansial yang didapatnya.

Pada intinya menurut Sue, bekerja dari rumah melalui internet sangatlah sempurna bagi perempuan, seperti yang dilakoni oleh wanita ini. Mereka tak perlu berdandan rapi pada saat online, tak perlu bergegas menuju tempat kerja karena takut terlambat dan akhirnya di tegur atasan, ataupun sibuk memilih busana yang dikenakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan aktivitas seorang karyawan.

Melalui komputer yang terkoneksi internet, seorang perempuan karir yang bekerja  full time di kantor, dapat mulai membangun bisnis jaringannya sendiri dari rumah (work from home). “Semua perempuan, berapapun usianya, apapun pekerjaannya, jika memiliki keinginan mendapatkan kebebasan finansial dan kebebasan waktu, harus dengan serius mempertimbangkan kesempatan membangun bisnis jaringannya sendiri sebagai sebuah sarana untuk mewujudkan impian hidup,” ujar Sue lagi.

Semua ini dapat diraih, jika setiap perempuan memiliki komitmen yang kuat untuk menjadikan network marketing (bisnis jaringan) sebagai “kendaraan” untuk melakukan perubahan besar dalam hidupnya, pada khususnya berkenaan dengan income tanpa harus menggangu kodratnya sebagai ibu rumah tangga.

Sumber referensi: Artikel yang di tulis Romi pada Majalah Bisnis Plus.

Info Komersial:

Bisnis jaringan dengan modal gratis, tugas ajak teman join, dapat beberapa ebook. Gratis, dan berpeluang dapat 277 juta.

Bisnis jaringan dengan produk pulsa, harga bersaing bisa jual retail. Matrixnya 5 x 12 level, ada sistem spillover.