Untung bisa mencapai Rp 50 juta per bulan dari bisnis cetak foto digital pada media kaos, gelas/mug, piring, pin dan ID card

Thursday, December 27th 2007. | Peluang Usaha

Pernahkah anda saat sedang shopping di mal  atau di tempat umum lainnya, melihat ada orang yang memakai kaos dengan gambar diri nya tercetak pada kaos tersebut? mungkin zaman dahulu hal seperti itu terasa sangat hebat, namun saat ini, dengan kemajuan teknologi foto digital, mencetak foto pada kaos kesayangan bukanlah hal yang sulit. Bahkan selain foto digital yang kita miliki bisa dicetak pada media kaos, foto-foto digital tersebut  juga bisa dicetak pada gelas/mug, piring, pin dan id card.

Adalah Syaiful, pemilik X-Image Digital Imagine, yang merintis usaha digital shop setelah 7-8 tahun bekerja di perusahaan advertising. Semula ia tertarik takkala melihat produk mesin press made in Singapora yang bisa mencetak foto pada kaos dan tas. Namun ketika mengetahui mahalnya harga mesin tersebut, keinginan untuk memeiliki mesin tersebut pun memudar.

Namun demikian, Syaiful mulai memutar otak mencari cara bagaimana memiliki mesin tersebut, lalau dia mencoba membantu menjual mesin produk singapura tersebut sampai akhirnya ia sendiri bisa memilikinya.

Kemudian Syaiful membuka usaha digital X-Image Digital Imagine sejak beberapa tahun lalu, apalagi dengan latar belakangnya yang pernah bekerja di perusahaan advertising, tentunya bisang desain grafis bukan hal yang asing baginya.

Dalam menjalankan bisnisnya, Syaiful membeli peralatan yang dibutuhkan secara bertahap. Peralatannya antara lain: mesin press mug, mesin press T-Shirt aluminium plate, mesin press pin dan mesin press laminating yang rata-rata harganya antara Rp 5- 7 juta rupiah. Dengan mesin tersebut X-Image Digital Imagine dapat memenuhi permintaan konsumen yang ingin hasil fotonya tercetak di kaos, mug/gelas, piring, pin dan ID card.

Modal awal Syaiful untuk pembelian peralatan dan lain-lain sekitar Rp.50 juta, dan ternyata dalam waktu sekitar 2 bulan usahanya sduah bisa balik modal. Apa rahasia bisnisnya tersebut?

Menurut Syaiful, untuk mug yang sudah dicetak fotonya, haraga jualnya sekitar Rp.20 ribuan, sedangkan harga beli mug sebelum dicetak sekitar Rp.84.000 per lusin atau sekitar Rp.7.000 per pcs-nya. Sedangkan untuk ID card bisa dijual Rp.5.000/pcs nya, sedangkan harga modalnya hanya Rp.1.000/pcs nya. Dan yang membuat keuntungannya makin berlipat ganda adalah pemesanan dalam partai besar atau ratusan pcs sekali pesan. Oleh karena itu keuntungan Rp.50 juta / bulan bisa diraihnya.

Untuk mempertahankan marketnya, Syaiful memberikan service optimal kepada pelanggannya supaya merasa puas. Contohnya, jika clientnya tidak memiliki logo atau tidak bsia membuatnya, maka akan dibantu.

Selain itu, salah satu faktor kemajuan bisnisnya adalah faktor tempat usaha. Syaiful menyewa tempat yang lumayan strategis di Tebet Utara, Jakarta dengan harga sewa Rp.12 juta pertahun dengan dibantu 2 orang karyawan.

Selain melayani pelanggan retail, Syaiful juga menjual kepada pebisnis yang berminat membuka usaha sejenis peralatan berupa mesin cetak foto seperti untuk cetak foto di mug/gelas, kaos, piring, dsb. Mesin-mesin tersebut buatan Korea, China dan Singapura. Menurutnya, daya tahan mesin-mesin tersebut bisa mencapai puluhan tahun. Client yang membeli mesin cetak foto juga diberi training, apalagi jika client tersebut sudah menguasai salah satu program seperti microsoft office atau photoshop akan sangat membantu.

Adapun paket mesin yang dijual Syaiful adalah presto photo mug, presto photo T-shirt dan presto photo pin, yang mana paket-paket tersegbut dijual dengan harga antara Rp. 4-25 juta. Juga disediakan satu paket mesin seharga Rp.50 juta, dimana client akan dilatih sampai bisa mengoperasikan semuanya, dari proses produksi sampai manajemennya. Client juga akan selalu dimonitor perkembangan usahanya, termasuk jika ada kendala akan diberikan solusinya.

Untuk lebih jelasnya dapat menghubungi:

Syaiful. Telp: 021-70162670 (flexi), HP: 085216285000

Griya d’Rost Lt. 2 , Tebet Utara Dalam no 34, Jakarta.

Atau kunjungi aja langsung blognya di : Analisa Usaha digital presto atau disini

tags: ,