4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Memulai Bisnis Peternakan Ayam Ras

Daging ayam sangat erat kaitannya dengan jenis lauk yang dikonsumsi oleh manusia, tak terkecuali di Indonesia. Begitu juga dengan jenis olahannya, berbagai jenis hasil olahan daging ayam banyak ditemui sebagai lauk makan sehari-hari. Contohnya, bola daging (bakso), nugget, sosis, daging giling, dan lainnya. Karena begitu banyak potensi dari daging ayam yang bisa dikembangkan menjadi sisi yang lebih ekonomis, maka tidak salah jika memilih ayam untuk dikembangkan dalam usaha peternakan baik dari skala kecil hingga besar.

Ayam Ras

Ayam Ras

Ayam terdiri dari beberapa jenis, tapi yang sering digunakan untuk konsumsi adalah dari ayam ras dan ayam kampung. Dalam perkembangannya, ayam ras memiliki sisi ekonomis dibandingkan dengan ayam kampung. Pertumbuhan ayam ras lebih cepat, sehingga lebih cepat pula untuk dipanen dan dijual ke konsumen.Daging ayam sebagai salah satu jenis makanan yang dikonsumsi, banyak disukai mulai dari usia anak-anak hingga orang tua. Selain dikonsumsi untuk skala rumahan, daging ayam juga banyak digunakan sebagai bahan baku di beberapa jenis tempat makan, baik dari kaki lima hingga restoran mewah. Tak hanya itu juga, daging ayam juga digunakan sebagai bahan baku industri untuk beberapa jenis komoditi industri pengolahan daging ayam. Hasil olahan ayam, masih menjadi favorit untuk konsumsi bagi semua umur. Dengan begitu tingginya kebutuhan ayam di pasar konsumen, tidak ada salahnya untuk memulai bisnis peternakan ayam ras sebagai salah satu usaha yang bisa menghasilkan keuntungan.

budidaya ayam ras

Memulai bisnis peternakan ayam ras

Memulai bisnis peternakan ayam ras sebenarnya tidak susah, juga tidak harus dengan modal yang besar. Ayam ras atau yang sering disebut ayam broiller merupakan spesies ayam hasil persilangan bangsa-bangsa ayam dengan daya produktivitas yang tinggi. Pertumbuhan ayam ras termasuk cepat, sehingga bisa dipanen sekitar pada usia 5 hingga 6 minggu. Waktu pemeliharaan ayam ras ini sangat singkat, sehingga bisa menjadi peluang usaha dengan prospek yang baik untuk dikembangkan, mengingat hasil panen ayam ras bisa segera cepat dilempar ke pasaran, dan hasilnya bisa segera juga dirasakan oleh pemilik usaha peternakan.

Peternakan ayam ras ini bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu usaha secara mandiri dan usaha kemitraan. Usaha mandiri peternakan ayam ras adalah cara beternak ayam dengan kemampuan sendiri, sehingga semua komponen usaha ternak ayam ras ditanggung oleh si pemilik peternakan, mulai dari pembuatan kandang, penyediaan dan pemilihan bibit, penyediaan makanan, obat-obatan serta vitamin penunjangnya. Yang kedua, cara kemitraan peternakan, yaitu cara beternak ayam ras melalui proses kerjasama dengan perusahaan penyedia bibit ayam, serta mendapatkan pendampingan dalam perawatan dan penanganan kesehatan ayam broiler dari perusahaan inti. Kedua cara ini memiliki kelemahan dan kelebihan, semuanya kembali lagi pada pilihan pemilik budidaya ayam ras itu sendiri.

Ada beberapa hal yang harus dipersiapkanuntuk memulai bisnis peternakan ayam ras. Berikut uraiannya:

  1. Jumlah bibit ayam.
Day Old Chick (DOC)

Anak ayam yang berumur satu hari

Jika ingin memulai bisnis peternakan ayam ras, ada baiknya diawali dari yang kecil dahulu, sebagai tahap belajar dan mengambil pengalaman dalam menumbuhkan usaha. Misalnya dengan mengawali jumlah ayam yang akan dibudidayakan tidak banyak, kira-kira 200 ekor. Day Old Chick (DOC) adalah istilah untuk bibit ayam atau anak ayam yang berumur satu hari yang selanjutkan akan ditumbuhkembangkan di peternakan. Peternak ayam wajib mempelajari cara mengenali DOC yang baik. Hal ini perlu dipelajari agar hasil ayam ras yang dibudidayakan mendapatkan hasil yang maksimal dan tidak mudah mati atau terserang penyakit.

Day Old Chick (DOC)

Ayam DOC alias berumur sehari

Ciri umum DOC yang baik adalah anak ayam berasal dari indukan ayam yang sehat, bulu halus merata di tubuhnya, tidak ada cacat tubuh, nafsu makan ayam baik, tidak terdapat lekatan tinja pada tubuhnya, ukuran badan sekitar 35-40 gram. Selama 14 hari pertama peternak tidak boleh jauh-jauh dari kandang dan DOC, sebab masa ini sangat penting untuk kesuksesan usaha.

  1. Kandang ayam.
posisi kandang ayam

Kandang ayam

Mengawali usaha peternakan ayam ras dengan melakukan pembuatan kandang ayam pada lokasi yang tanahnya kering (bukan daerah persawahan) dengan tujuan agar kandang tidak cepat rusak. Besar kandang ayam yang dibuat hendaknya menyesuaikan jumlah ayam yang akan tinggal di dalamnya. Lokasi kandang sebisanya diletakkan jauh dari pemukiman, mudah dicapai sarana transportasi, tersedia sumber air, arahnya membujur dari timur ke barat.

Pembuatan kandang memperhatikan ventilasi agar terjadi pergantian udara dalam kandang serta suhunya. Tipe kandang ayam ada dua macam, yaitu bentuk panggung dan litter. Tipe panggung mempunyai lantai kandang lebih bersih karena kotoran ayam langsung jatuh ke tanah, tanpa alas kandang dan pengelolaan lebih efisien, tetapi biaya pembuatan kandang lebih banyak. Tipe litter adalah kandang tanpa panggung, lebih mudah dibuat dan lebih murah.

contoh bentuk kandang ayam

contoh bentuk kandang ayam

Pada awal budidaya ayam, dibutuhkan plastik untuk menutup kandang agar menjaga kehangatan, sehingga energi yang diperoleh dari pakan seluruhnya untuk pertumbuhan. Kepadatan kandang yang ideal adalah 8-10 ekor tiap m2. Jika melebihi, maka suhu kandang akan meningkat pada umur dewasa yang menyebabkan turunnya nafsu makan, ayam cenderung banyak minum, stress, pertumbuhan terhambat dan mudah terserang penyakit. Menjaga kebersihan kandang ayam dengan menyapu dan menampung kotoran ayam sangatlah penting agar ayam yang berada di kandang terhindar dari penyakit yang memicu kematian. Bila diperlukan, bisa dilakukan penyemprotan anti bakteri agar kandang ayam lebih steril dan ayam tidak mudah diserang penyakit.

  1. Makanan dan minuman ayam ras
Makanan ayam

Makanan ayam

Ayam diusahakan makan tiga kali sehari dengan kecukupan. Makanan ayam bisa berupa dedak untuk meningkatkan pertumbuhan badannya. Dedak padi bisa diperoleh dengan murah dan mudah. Kemudian, untuk mencegah ayam dari penyakit dan menjaga kesehatannya, ayam ras diberikan minuman dengan tambahan vitamin. Jika ada ayam yang sakit maka segera harus dipisahkan dari ayam lainnya dan perlu diberikan perawatan khusus.

Apabila menggunakan pakan dari pabrik, maka jenis pakan disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan ayam. Tahap pertama disebut tahap pembesaran (usia 1 – 20 hari), makananayam ras harus memenuhi kadar protein minimal 23%. Tahap kedua adalah penggemukan (umur lebih 20 hari), menggunakan pakan dengan kadar protein 20 %. Jenis pakan biasanya tertulis pada kemasannya.

  1. Obat-obatan dan vitamin
vitamin ayam

Minuman & vitamin untuk ayam

Untuk meningkatkan daya tahan terhadap serangan penyakit, ayam memerlukan tambahan obat-obatan dan vitamin sebagai tambahan. Vitamin biasanya ditambahkan pada minuman. Selain itu, ayam juga memerlukan beberapa jenis vaksin diantaranya vaksi Ende, vaksin Rumboru, vaksinasi ND/tetelo. Hal-hal yang berhubungan dengan obat-obatan perlu dipelajari lagi secara khusus. Perlu tambahan pelajaran bisa berasal dari buku atau berbagi pengalaman dengan orang sudah berpengalaman dalam budidaya ayam ras. Atau bila kemampuan awal kurang memadai, bisa menggunakan usaha peternakan ayam ras secara kemitraan. Hal ini agar perusahaan inti memberikan pendampingan terhadap perawatan dan penanganan kesehatan. Termasuk dalam hal ini, berupa pemberian obat-obatan dan vitamin.

Demikianlah Tips dan saran berguna jika anda berniat memulai bisnis peternakan ayam ras dan ingin mendalami prospek bisnis ini di masa mendatang. Salam-

Leave a Reply