5 Cara Simpel Memulai Bisnis Peternakan Ikan Gurami di Lahan yang Sempit

Permintaan pasar terhadap ikan gurami masih terbuka lebar, mulai dari pasar tradisional hingga supermarket, bahkan usaha catering, masih mampu menampung permintaan ikan gurami untuk memenuhi kebutuhan konsumennya. Dengan banyaknya permintaan pasar yang membutuhkan gurami untuk dikonsumsi, menjadikan ikan ini pilihan untuk dikembangkan sisi ekonomisnya melalui bisnis peternakan ikan gurami. Ikan gurami diolah dengan banyak caradengan cita rasa yang khas sangat disukai dari berbagai usia dan kalangan.

Budidaya Ikan Gurami

Ikan Gurami

Mengonsumsi ikan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari sebagai lauk makanan dengan makan pokok. Ikan merupakan bahan makanan sebagai sumber protein dari sisi hewani. Ikan bisa berasal dari air laut, air payau dan air tawar. Salah satu jenis ikan air tawar yang bisa dibudidayakan untuk bisa diambil sisi ekonomisnya adalah ikan gurami. Rasanya yang gurih sangat banyak disukai oleh penggemar kuliner ikan. Selain itu, ikan memiliki postur tubuh yang padat akan daging dan ukuran duri yang besar, memudahkan para pecintanya untuk mengkonsumsi tanpa ragu-ragu dan khawatir menelan duri ikannya. Selain dikonsumsi dalam skala rumah tangga, ikan gurami banyak diminati sebagai salah satu menu yang ditawarkan pada beberapa tempat makan, baik dari skala kecil hingga yang mewah.

Gurami bisa dibudidayakan dengan cara yang mudah dan murah. Butuh ketelatenan dalam mendirikan suatu usaha, termasuk dalam mengembangkan budidaya gurami. Tempat budidaya gurami tidak harus menggunakan tempat yang besar atau luas. Jika digunakan sebagai usaha sampingan namun serius digarap, penempatan kolam ikan gurami bisa dimanipulasi dengan cara-cara tertentu, misalnya menggunakan kolam dari terpal. Gurami masih bisa tumbuh dengan baik pada lahan yang sempit asalkan diberikan perawatan yang baik. Gurami bisa dijadi pilihan alternatif untuk dibudidayakan karena beberapa alasan yaitu angka kematian lebih rendah ketimbang ikan lain, permintaan pasar ikan gurami lebih tinggi di banding ikan lain, stok ikan gurami masih belum terpenuhi di pasaran, harga ikan yang tinggi, pakan ikan dalam budi daya tidak terlalu banyak.

Ikan Gurami

Ikan Gurami

Ada beberapa jenis gurami yang biasa dikonsumsi di pasaran yakni ikan gurami angsa, gurami jepang, gurami bluesafir, gurami paris, gurami perselen, gurami kapas, gurami batu. Tiap ikan gurami tersebut memiliki karakteristik tersendiri, baik dilihat dari segi bobot maksimal tubuhnya atau jangka waktu pemanenannya. Secara umum, umur gurami bisa dipanen minimal berusia 4-6 bulan, atau mungkin dilihat lagi kebutuhan pasar terhadap ukuran tubuh ikan gurami. Anggapan orang bahwa ikan gurami dibudidayakan dengan lahan luas dan modal besar adalah keliru. Budidaya ikan gurami bisa dilakukan dengan cara mudah, modal kecil dan laham yang tidak terlalu luas. Kebutuhan mlahan memang mutlak diperlukan, namun tidak harus dengan ukuran yang sangat luas. Masih bisa dilakukan manipulasi untuk bisa membudidayakan dengan maksimal.

Berikut ini langkah-langkah simpel yang bisa dilakukan untuk memulai bisnis peternakan ikan guramipada lahan yang sempit:

  1. Pemilihan lokasi pemeliharaan ikan gurami

Gurami termasuk jenis ikan yang bisa dibudidayakan di mana saja. Akan tetapi, lokasi budidaya gurami juga perlu diperhitungkan agar ikan bisa tumbuh dengan optimal. Hal yang harus diperhatikan ketika memilih lokasi budidaya ikan gurami adalah kondisi tanahnya, suhu air, kondisi keasaman tanah, oksigen dan juga tingkat kesuburan dari tanah yang didiami. Namun, seiring berkembangnya waktu, lokasi pembudidayaan dimanipulasi dengan menggunakan kolam dari terpal. Hal dilakukan agar budidaya ikan gurami menjadi lebih mudah dan murah. Yang perlu diperhatikan lagi adalah jumlah ikan harus di sesuaikan dengan ukuran kolam. Untuk ukuran kolam 1m2 dengan kedalaman 90 cm kira-kira bisa diisi dengan 10 ekor gurami dengan berat 2.5 ons. Lokasi budidaya harus memiliki suhu dan kualitas air sesuai dengan habitat gurami. Pertumbuhan gurami baik di daerah bersuhu 25- 28C. Meskipun demikian, ikan gurami mudah peka terhadap perubahan suhu.

Lokasi yang memiliki perbedaan suhu siang dan malam tinggi kurang baik untuk gurami.  Ikan gurami mudah stress jika suhu udara lingkungannya berubah drastis. Air dari sungai atau irigasi teknis bisa digunakan asalkan tidak tercemar limbah pestisida atau sisa sabun pembuangan rumah tangga. Gurami menyukai air yang bersih. Air kolam yang kerus keruhakan mengandung kotoran dan jiga bisa bercampur dengan sisa-sisa akan menyebabkan pembusukan. Hal inilah yang memicu timbulnya bakteri, parasit, dan cacing.

  1. Jenis kolam

    Tempat budidaya ikan gurami

    Tambak Ikan Gurami

Memulai bisnis peternakan ikan gurami bisa dilakukan dengan menggunakan media kolam tanah. Keuntungannya adalah adanya plakton-plankton alami sebagai makanan dari ikan gurami.

Cara budidaya ikan gurami menggunakan kolam tanah bisa diawali dengan menyiapkan kolam tanah itu sendiri, yaitu dengan menggali tanah dengan kedalam kira-kira 90-100 cm. Dilanjutkan dengan mendiamkan tanah galian tersebut hingga kira-kira 1 minggu untuk mengurangi kadar racun. Selanjutnya, kolam tanah diisi dengan air dan dibiarkan tergenang kembali selama 1 minggu lagi.

terpal juga dapat digunakan sebagai media budidaya ikan gurami

Budidaya ikan gurami menggunakan media terpal

Yang kedua, dengan media kolam terpal sebagai media pembudidayaanya. Caranya adalah dengan membangun dan merakit terpal seperti kolam dengan penopang bambu atau kayu dengan kedalaman kira-kira 90 cm. Selanjutnya kolam terpal diisi air dan didiamkan hingga kira-kira 1 minggu untuk menetralkan kolam terpal dari bahan kimia serta merangsang pertumbuhan plankton sebagai makanan ikan gurami. Kolam terpal lebih mudah dibersihkan karena air kolam mudah diganti.

Menafaatkan lahan untuk beternak ikan gurami dengan menggunakan terpal

Contoh pemasangan terpal untuk budidaya ikan gurami

  1. Bibit ikan gurami
bibit ikan gurami yang masih kecil

Bibit ikan gurami

Dakam penebaran bibit ikan gurami, perlu diperhatikan faktor adaptasi ikan gurami pada lingkungan kolam yang baru. Cara yang dilakukan adalah dengan meletakkan bibit ikan gurami yang masih berada di dalam plastik ke dalam kolam budidaya untuk sementara waktu. Jika suhu air kolam dan suhu pada sir dalam plastik tempat ikan gurami berada tersebut sama, maka ikan gurami bisa mulai dilepas di kolam. Ciri yang bisa tandai jika suhu air kolam dan air dalam plastik sama adalah terlihat embun atau titik air pada pada dinding plastik. Ikan gurami membutuhkan adaptasi agar tidak stress dan tidak mudah mati.

  1. Pakan ikan gurami

Ikan gurami sebenarnya sebagai ikan yang termasuk jenis herbivora. Ketersediaan pakan alami yang cukup bisa meningkatkan tingkat hidup benih pada tahap awal budidaya. Makanan yang bisa diberikan antara lain daun talas/keladiyang tua, daun ketela singkong, daun pepaya, daun ubi jalar, daun kangkung, mentimun, labu, talas, tauge kacang hijau, tauge kacang merah dan tauge dari bibit padi muda, pelet, yang terdiri katul, tepung ikan, bungkil kedelai, protein tepung daging dan tambahan 10 tablet anti biotik untuk per 100 kg pelet, jagung rebus. Pemberian makanan yang teratur dengan kualitas dan kuantitas yang baik dapat meningkatkan pertumbuhan tumbuh ikan cepat. Namun harus dihindari pemberian makanan yang berlebihan pada budidaya menggunakan kolam terpal. Jika ada makanan yang tersisa harus segera dibuang.

  1. Perawatan kolam
perawatan ikan gurami

Melihat kondisi ikan gurami

Selain memberi makan dengan jumlah dan frekuensi teratur kualitas air tempat habitat ikan gurami juga perlu diperhatikan. Ikan gurami termasuk ikan dengan ketahanan pada air yang tidak baik, tetapi air perlu dibersihkan dan diganti sebagian(30%) secara periodik. Biasanya penggantian dilakukan satu minggu sekali. Air disedot keluar dengan selang atau pompa sehingga kotorannya keluar melalui selang tersebut, dilanjutkan dengan pengisian kembali menggunakan air baru. Kebersihan air kolam selalu dijaga agar kesehatan ikan gurami tetap terjaga dan memaksimalkan pertumbuhannya.

Jika kelima cara memulai bisnis peternakan ikan guramitersebut di atas telah dilakukan, ikan gurami bisa dipanen dengan hasil yang memuaskan. Ikan gurami bisa dipanen pada usia minimal 4-6 bulan, bahkan ada yang dipanen pada usia kurang lebih 1-1,5 tahun, tergantung kebutuhan pasar yang ada. Pengalaman adalah guru yang terbaik, begitupun saat melakukan budidaya ikan gurami ini. Perlu dilakukan proses belajar untuk menjadi petani ikan yang suskes dengan hasil ikan yang memuaskan. Jika perlu, ilmu bisa dipelajari dengan membaca atau bertanya kepada yang sudah berpengalaman.

Demikian artikel seputar bisnis peternakan gurami, Palajari 5 cara memulai bisnis peternakan ikan gurami di lahan sempit, tidak ribet namun perlu ketekunan terutama di bulan-bulan pertama. Salam bisnis. 🙂

Leave a Reply