Tips menyewa bangunan untuk usaha

Alangkah hebohnya kala menyiapkan sebuah bisnis baru. Banyak yang harus di sediakan, termasuk ruang yang menjadi kantor atau outlet Usaha. Apa saja yang harus di pertimbangkan dalam memilih bangunan untuk berbisnis?

Banyak orang salah dengan mengira dalam  menyewa tempat usaha yang penting harganya murah. Padahal berbagai faktor sangat fatal dalam kelancaran operasi usaha di luar harga. Ada baiknya panduan Frances MCGuckin, dalam buku Bisnis Untuk Pemula, (penerbit, Abdi Tandur, 2005), Anda baca sebagai salah satu acuan.

1. Ukuran dan Pertumbuhan

Memilih bangunan yang ukurannya benar-benar tepat bagi bisnis kita tidak selalu mudah. Padahal, biaya sewa-guna didasarkan pada luas bangunan  ditambah dengan biaya tambahan untuk aneka fasilitan dan pajak. Biaya akan melonjak secara drastis dengan penambahan hanya beberapa meter kuadrat saja.

Oleh karena, jika anggaran memungkinkan, perhitungkanlah 20% pertumbuhan selama 2 tahun pertama. Jika anggarannya ketat, anda mungkin harus membatasi kemewahan ini dengan mengingat bahwa jika bisnis anda sukses, anda mungkin harus membuat persiapan baru.   

2. Lokasi untuk usaha manufaktur.

Tempat manufaktur dan distribusi memerlukan penelitian dalam bidang-bidang berikut:

  • Utilitas. Teliti biaya ekstra atas pengerjaan perpipaan air dan kelistrikan dan biaya utilitas bulanan sebelum perjanjian sewa ditandatangani. Perusahaan utilitas anda dapat memberikan rekam pemakaian bulanan dan tahun sebelumnya. Jangan lupa untuk menganggarkan uang jaminan untuk utilitas.

  • Gudang atau Ruang penyimpanan. Pertimbangkan aksesibilitas dan kemudahan bergerak paa bangunan tersebut. Anda mungkin memerlukan rak untuk menyimpan persediaan. Jika anda mengirimkan dan menerima produk berukuran besar, anda memerlukan fasilitas bongkar muat. Maksimalkan efisiensi anda dengan mempunyai peralatan yang tepat untuk melakukan pekerjaan itu.

  • Ventilasi. Jendela mungkin tidak memasok cukup udara, membuat kondisi kerja pengap terutama lantai atas jika tidak mempergunakan penyejuk ruangan. Ini dapat mempengaruhi produktivitas karyawan.

  • Keamanan. Pasak mati mungkin diperlukan pada pintu luar dan terali pada jendela. Sebuah alarm yang dapat dipantau, barangkali penting untuk dipertimbangkan.

3. Lokasi Bisnis dan Eceran.

Barangkali salah satu kesalahan terbesar yang kerap dibuat ketika menyewa suatu lokasi untuk usaha eceran adalah mencari ‘sewa yang murah’. Jika sebuah lokasi untuk usaha eceran tidak tepat untuk bisnis anda, anda seperti menandatangani eksekusi hukuman mati ketika anda menandatangani perjanjian sewa-menyewa. Bersiaplah untuk membayar sewa yang lebih mahal untuk sebuah lokasi unggulan. Biaya biasanya adalah suatu indikasi atas keterlihatan dan kegiatan lokasi itu. Berikut adalah bagaimana caranya menghindari beberapa kesalahan yang umum.

  • Penelitian anda seharusnya dengan tepat dapat menemukan tingkat persaingan di wilayah itu. Jadi jangan menyewa sebuah bangunan yang dekat dengan mereka. Anda hanya membuah uang dengan beriklan bila hanya untuk mencoba menarik pelanggan.

  • Para pelanggan memerlukan akses yang mudah. Kita saat ini berada di zaman dimana semuanya serba cepat, jadi pastikan adanya tempat parkir yang luas atau mereka akan pergi ketempat lain.

  • Jangan menyewa sebuah bangunan untuk usaha eceran yang murah disuatu kawasan industri, karena orang mengunjungi suatu kawasan industri untuk berbisnis dan tidak dalam suasana hendak berbelanja eceran/ shopping.

  • Memindahkan suatu bisnis ketika ia tumbuh melebihi daya dukung tempatnya, biasanya memakan ongkos yang mahal. Jadi carilah suatu lokasi yang dapat memenuhi kebutuhan anda untuk lima tahun pertama.

  • Hematlah waktu anda dalam mencari lokasi yang idela dengan memakai internet untuk menemukan agen real estate yang tepat di wilayah yang anda inginkan.

  • Jika anda menyewa sebuah tempat disebuah mal, bersiaplah untuk membayar suatu persentase penjualan kotor kepada manajer mal untuk biaya iklan bersama.

4. Menandatangani Perjanjian Sewa-Menyewa.

Suatu sewa adalah sebuah perjanjian hukum dan mengikat antara si pemilik dan si penyewa selama waktu sewa. Karena suatu sewa adalah perjanjian yang rumit, mintalah pengacara anda atau orang yang dianggap mengerti hukum untuk menjelaskannya kepada anda sebelum penandatanganan.

Selama negosiasi perkirakan berapa lama anda akan memerlukan bangunan itu dan mintalah Hak pertama untuk menolak (First refusal). Ini semacam privilese yang memberikan kepada anda pilihan pertama untuk memperpanjang sewa. Ketentuan dan persyaratan apapun yang disetujui oleh si pemilik seharusnya didokumentasikan dalam perjanjian karena kesepakatan lisan dapat terlupakan. contohnya, ketika suatu sewa selama tiga tahun ditandatangani, ia harus menetapkan apakah dan kapankah akan ada kenaikan harga sewa.

Pajak properti, biaya jasa pembersihan dan pemeliharaan seharusnya dimasukkan dalam harga sewa. Tanyakan tentang biaya tambahan ini dan anggarkanlah untuk itu. Anda bertanggungjawab atas sewa bulanan selama waktu sewa jadi cantumkan sebuah klausal penyewaan kembali untuk berjaga-jaga.

5. Renovasi Bangunan

Rencanakan arus kas anda dengan membagi biaya renovasi menjadi prioritas: renovasi yang harus segera dilaksanakan, yang menunggu beberapa bulan dan yang ditangguhkan hingga laba mulai bergulir.

6. Tanda-tanda Eksterior

Kecuali bila bisnis anda dijalankan dirumah atau dilingkungan perumahan, anda memerlukan perangkat atau penanda yang merupakan tambahan yang mahal bagi anggaran anda. Baik pemerintah setempat maupun pemilik lahan dan bangunan seharusnya dikonsultasikan dahulu karena peraturan pemerintah sering membatasi tanda-tanda eksterior sesuai dengan spesifikasi tertentu.

Sebelum memutuskan, berkendaralah berkeliling dan carilah tanda-tanda yang mencolok mata. Mulailah dengan yang paling besar. Tanda berlampu neon yang berkelap-kelip mungkin mahal harganya, tergantung dari jenis dan ukurannya, dan dipaketkan dengan kontrak sewa bulanannya. Tanda yang berkelap-kelip mudah dilihat dan mencolok, terutama untuk mengiklankan suatu acara dan penjualan khusus. Kain rentang dari vinyl harganya memadai dan juga dapat dipakai dalam pameran niaga. Karena ini adalah suatu industri yang kompetitif, sesudah anda tahu apa yang anda inginkan, dapatkan setidaknya tiga penawaran sebelum membuat keputusan.$ [Eben Ezer Siadari]

Sumber : Tabloid Duit.

One Response

Leave a Reply